jika politik adalah sesuatu yang abu-abu
yang menjadi senjata para penguasa
yang menjadi sindikat pengejar harta dunia
maka aku bukanlah itu
Namun jika politik adalah pembelaan & perjuangan
yang membangunkan keberanian retorika
dan lantang meneriakkan keadilan
maka aku adalah politikus itu

Jika demokrasi adalah belenggu penjajahan
diramaikan oleh tangan-tangan gila jabatan
disetir untuk mengubur kepribadian anak bangsa
maka itu bukan tempatnya
Namun jika demokrasi adalah sebuah peluru pembebas
yang pengusungnya adalah teladan sejati
dan ideologinya menembus keangkuhan parlemen
maka itu adalah kendaraannya..

Selasa, 27 Oktober 2009

Soal Pilkada, PDIP Solo klaim paling unggul



Solo (Espos). Meski pasangan Jokowi-Rudy belum menyatakan kesediannya untuk berlaga dalam Pilkda 2010, namun Partai Demokrasi Perjuangan (PDIP) Kota Solo merasa yakin bahwa duet tersebut akan kembali berlaga mengendarai PDIP. Bahkan, para kader partai banteng moncong putih mengklaim paling unggul dalam perebutan kursi tertinggi di Kota Solo itu.
Wakil Ketua Bidang Organisasi dan Keanggotaan DPC PDIP Solo, YF Soekasno mengaku tak merisaukan sama sekali dengan banyaknya Parpol yang mencoba menarik Jokowi untuk dicalonkan sebagai walikota kembali.
Menurutnya, meski Jokowi memiliki hak untuk menolak, namun dirinya optimistis bahwa Walikota Solo itu akan kembali maju dalam Pilkada dengan mengendarai PDIP.

“Sebagai kader yang baik, kami yakin Pak Jokowi akan mengendarai lagi PDIP untuk maju dalam Pilkada. Karena ini adalah amanat warga Solo. Dan bukan bermaksud menyombongkan diri, PDIP yakin akan kembali memenangkan Pilkada nanti,” ujarnya ketika ditemui wartawan di Balaikota, Sabtu (24/10).

Lebih jauh Soekasno membeberkan bahwa semua pengurus dan kader PDIP mulai tingkat DPC hingga anak ranting di RT/ RW menyatakan siap mendukung kembali pasangan Jokowi-Rudy menjadi Walikota Solo 2010-2015.

Hal itulah yang membuat PDIP percaya diri bahwa Pilkda akan kembali dimenangkan calon yang diusung PDIP. Meski demikian, PDIP memang tak menutup kemungkinan bahwa ada kader lain yang bisa mendaftarkan diri maju dalam Pilkda selain dari incumbent, yakni Jokowi-Rudy.

“Nanti dalam Rakercabsus-lah yang menentukan siapa yang akan disetujui. Yang jelas, pasangan Jokowi-Rudy masih terkuat,” paparnya.

Ketua Fraksi PDIP, Teguh Prakoso menambahkan, meski suara PDIP dalam Pilpres Juli 2009 terkalahkan dengan Partai Demokrat, namun hal itu tak terjadi dalam Pilkada. Pasalnya, dalam Pilkada sosok atau figur juga menjadi kekuatannya.


Sumber: http://www.solopos.com/2009/solo/soal-pilkada-pdip-solo-klaim-paling-unggul-6729

Tidak ada komentar:

Posting Komentar