jika politik adalah sesuatu yang abu-abu
yang menjadi senjata para penguasa
yang menjadi sindikat pengejar harta dunia
maka aku bukanlah itu
Namun jika politik adalah pembelaan & perjuangan
yang membangunkan keberanian retorika
dan lantang meneriakkan keadilan
maka aku adalah politikus itu

Jika demokrasi adalah belenggu penjajahan
diramaikan oleh tangan-tangan gila jabatan
disetir untuk mengubur kepribadian anak bangsa
maka itu bukan tempatnya
Namun jika demokrasi adalah sebuah peluru pembebas
yang pengusungnya adalah teladan sejati
dan ideologinya menembus keangkuhan parlemen
maka itu adalah kendaraannya..

Kamis, 07 Maret 2013

Anis Matta Effect Mengalahkan Jokowi Effect?

Hari ini publik mengarahkan pandangannya pada hasil Quick Count (hitung cepat) Pemilihan Kepada Daerah Provinsi Sumatera Utara (Pilkada Sumut). Usai pemungutan suara di seluruh Tempat Pemungutan Suara (TPS), setidaknya dua lembaga survei sudah merampungkan hasil hitung cepatnya. Hasilnya, pasangan no. 5 yang berjuluk Ganteng (Gatot Pujo Nugroho) unggul baik di Survei Lembaga Survei Indonesia (LSI) maupun di Indobarometer.

Hasil hitung cepat LSI yang dirilis oleh viva.co.id dan TVone menempatkan pasangan Ganteng unggul dengan perolehan suara 32.23 % disusul pasangan No. 2 Effendi Simbolon-Jumiran Abdi/ESJA (26.82 %). Urutan selanjutnya adalah pasangan No. 1  Gus Irawan-Soekirman/GusMan (19.45 %) diikuti pasangan No. 2 Amri Tambunan-RE Nainggolan (12.40 %) dan terakhir Pasangan No. 3 Chairuman Harahap-Fadly Nursal /Charly (9.10 %). Jumlah suara TPS masuk hingga tulisan ini ditulis (pukul 17.30) sebanyal 99.14%

Dari hasil hitung cepat Indobarometer yang dirilis oleh metrotvnews.com dan Metro TV, hasilnya tidak berbeda jauh. Pasangan Ganteng juga unggul denga perolehan suara 32.87 % disusul pasangan No. 2 Effendi Simbolon-Jumiran Abdi/ESJA (23.93 %). Urutan selanjutnya adalahpasangan No. 1  Gus Irawan-Soekirman/GusMan (21,82 %) diikuti pasangan No. 2 Amri Tambunan-RE Nainggolan (12.01 %) dan terakhir Pasangan No. 3 Chairuman Harahap-Fadly Nursal /Charly (9.37 %) dengan jumlah suara TPS 100 %.

Anis Mata: Ini Buah Manis Konsolidasi Nasional

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Anis Matta mensyukuri hasil penghitungan cepat (Qiuck Count) yang menempatkan Gatot Pujo Nugroho - Tengku Eri Nuryadi (Ganteng) dalam pemilihan Gubernur Sumatera Utara di posisi teratas. Ini adalah kemenangan kedua PKS versi Quick Count dalam Pilkada.

Anis Matta pun mensyukuri atas hasil Quick Count tersebut. "Alhamdulillah ini adalah buah manis dari konsolidasi nasional yang kita lakukan," kata Anis Matta kepada Tribunnews.com di Istora Senayan, Jakarta, Kamis (7/3/2013).

Anis Matta menilai kemenangan ini merupakan sesuatu yang sangat penting. Hal tersebut dikarenakan kemenangan terjadi di tengah masyarakat Sumatera Utara yang plural.
 

PKS Menang Pilgub, "Jokowi Effect" Memudar?


Joko Widodo saat menjadi juru kampanye Rieke-Teten dalam Pilgub Jawa Barat.

 

VIVAnews - Kemenangan beruntun pasangan yang diusung PKS di Pilkada Jawa Barat (Jabar) dan Sumatera Utara (Sumut), diperkirakan akan menaikkan elektabilitas PKS pada pemilu 2014 nanti.

Pengamat politik dari Media Survey Nasional (Median), Rico Marbun, menjelaskan wilayah Jabar dan Sumut memiliki jumlah pemilih yang relatif besar di Indonesia.  “Jumlah pemilih di Jawa Barat itu terbesar di Pulau Jawa, dan Sumatera Utara memiliki jumlah terbesar di Pulau Sumatera,” katanya, Kamis 7 Maret 2013.

Menurutnya, kemenangan di dua pilkada itu telah menunjukkan kepemimpinan Anis Matta sebagai Presiden PKS, telah berhasil membalikkan arus serangan terhadap PKS, menjadi peluang. “Serangan kepada PKS setidaknya bisa dijadikan peningkat soliditas bagi kader PKS, ketimbang meruntuhkan soliditas mereka” ujarnya.

Dua Kekalahan dan Pertaruhan Moral Kader PDIP

PDI Perjuangan (PDIP) ternyata tak cukup mampu merawat tren positif terhadap kemenangan Jokowi di Jakarta. Terbukti setelah kemenangan di Jakarta, PDIP berturut-turut kalah di pilgub Jawa Barat (Jabar) dan Sumatera Utara (Sumut). Saya tidak memasukkan kemenangan kandidat yang didukung PDIP di Sulawesi Selatan, karena tak ada kader PDIP yang maju di sana.

Berbeda di Jawa Barat dan Sumatera Utara. Dalam pilgub Jabar, PDIP mengusung kadernya sendiri yaitu Rieke Diah Pitaloka yang dipasangkan dengan Teten Masduki. Pasangan ini memperoleh hasil yang cukup cemerlang karena mampu mengalahkan Dede Yusuf yang dalam survey-survey sebelumnya unggul terhadap Rieke. Dalam pilgub Jabar sosok Jokowi juga dimanfaatkan oleh PDIP untuk mendongkrak suara Rieke.

Dalam pilgub Sumut yang berlangsung hari ini, PDIP mengusung Effendi Simbolon sebagai Cagub. Fenomena yang terjadi di Jawa Barat juga muncul di sini. Dalam berbagai rilis quick count Effendi Simbolon mampu memperoleh posisi kedua dalam perolehan suara menggeser Gus Irawan yang dalam survey sebelumnya memperoleh posisi kedua. Jokowi dalam pilgub Sumut juga dihadirkan sebagai juru kampanye Effendi Simbolon.

Pidato “Konspirasi” Anis Matta Mulai Menuai Hasilnya

Gemuruh takbir sontak terdengar
memenuhi ruangan kantor DPP PKS
di Jalan TB Simatupang, Jakarta,
pada Jumat 1 Februari 2013. Anis
yang biasanya tampil tenang
mendadak bak menjelma menjadi
singa podium. Pidatonya menggelegar
dan sarat dengan emosi. Menghanyutkan! hingga tak sadar air mata pun
berderai turun.

Meski menerima keputusan KPK yang menjerat Presiden PKS, Luthfi
Hasan Ishaq, sebagai salah satu tersangka kasus dugaan korupsi impor
sapi, namun kalimat sanksi berbalut konspirasi masih terlontar dari Anis
Matta.

PKS itu Berbahaya

13626182901839306699
Pandu Wibowo
Mahasiswa Jurusan Ilmu politik
UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

PKS (Partai Keadilan Sejarhtera) merupakan partai Islam terbesar
di Indonesia dan kader kader PKS merupakan kader tersolid diantara
kader partai lainnya. Partai dakwah ini pun sering dan turut aktif dalam
melakukan kegiatan sosial, seperti mengirim kader dan simpatisannya
untuk membantu korban bencana alam (bajir, gunung meletus, tsunami,
gempa bumi, dll).  Dibalik kebaikan kebaikan PKS tersebut timbul
sebuah pertanyaan mengapa PKS selalu mendapat hujatan, hinaan,
kritikan negative, dll. Dari pertanyaan pertanyaan tersebut ternyata
PKS itu berbahaya, mangkanya PKS selalu mendapat hujatan.

Hujatan, hinaan, kritikan negative tidak selalu datang dari rakyat
Indonesia melainkan datang dari beberapa individu, lembaga, dan
partai yang tidak suka dengan PKS. Untuk lebih jelas mengapa
PKS itu berbahaya, penulis akan mengajak pembaca melihat
seberapa bahayanya PKS itu.

Bukti Kebangkitan PKS dan “Tsunami” Demokrat

Meski proses hitung cepat Pilkada Sumatera Utara (Sumut) masih dilakukan hingga artikel ini dipublish, namun -dengan kisaran suara masuk sebesar 91 persen- dipastikan bahwa pasangan nomer urut 5, Gatot-Tengku Erry, akan mengunci kemenangan atas lawan-lawan politiknya.

Kemenangan (sementara) pasangan Gatot-Tengku (Ganteng), dengan raihan sekitar 33 persen, yang diusung oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS) semakin menegaskan tidak adanya efek gonjang-ganjing korupsi yang tengah membelit para elite PKS.

Sebelumnya, pada gelaran Pilkada Jawa Barat (Jabar), pasangan yang diusung oleh PKS, yakni Aher-Dedy, juga meraih kemenangan yang sama. Ini menjadi cerminan bahwa sentimen negatif terhadap PKS di tingkat nasional tidak berimbas hingga ke tingkat daerah-daerah.
 

Pengamat: Salut Buat Soliditas PKS!

Dua kemenangan berturut-turut PKS dalam pilgub Jawa Barat (propinsi terbesar di Jawa) dan pilgub Sumatera Utara (propinsi terbesar di Sumatera) membuat para pengamat mengacungkan jempol kepada PKS. Di tengah krisis dan gelombang badai yang luar biasa dihadapi PKS pasca ustadz Luthfi Hasan Ishaq ditetapkan tersangka KPK mampu diubah menjadi kekuatan dahsyat.

Pengamat politik Charta Politika, Yunarto Wijaya, via akun twitternya @yunartowijaya menulis:


Salut buat soliditas mesin politik PKS ditengah guncangan kasus eks-presidennnya.. :) #Sumut

Tim Aher: Tak Ada Celah Rieke Menang di MK


JAKARTA, KOMPAS.com — Ketua Tim Advokasi pasangan Ahmad Heryawan-Dedi Mizwar, Sadar Muslihat, menilai gugatan sengketa Pilgub Jabar 2013 yang diajukan pasangan Rieke Dyah Pitaloka-Teten Masduki di Mahkamah Konstitusi akan ditolak. Pasalnya, tidak ada celah bagi MK untuk mengabulkan gugatan sengketa pilgub itu.

"Terkait kecurangan sistematis dan masif, kami rasa akan sulit dibuktikan. Karena kami lihat di lapangan, pelanggaran yang ditangani panwas hanya sedikit," kata Muslihat dalam jumpa pers di DPP PKS, Jakarta, Kamis (7/3/2013).

Muslihat menyebutkan, berdasarkan data keberatan pasangan yang kalah di pleno penetapan rekapitulasi suara pilgub, pihaknya sudah mendeteksi poin yang akan menjadi gugatan. Sebab itu, gugatan pasangan Rieke-Teten mengenai sangkaan politik uang dari program bantuan sosial sudah dapat diprediksi sebelumnya.

PKS : Kemenangan di Jabar dan Sumut adalah Skenario Allah SWT


REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Meski didera isu tak sedap soal korupsi daging sapi impor, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tetap unggul dalam pemilukada. Di Jawa Barat (Jabar), PKS mampu mengantar Ahmad Heryawan (Aher)-Deddy Mizwar ke posisi teratas.

Begitu juga di Sumatera Utara (Sumut). Pasangan Gatot Pujo Nugroho-Tengku Erry Nuradi yang diusung PKS juga berhasil unggul di perhitungan cepat (quick count).

Politisi PKS, Indra menilai, kemenangan  Aher di Jabar dan Gatot di Sumut sebagai skenario dan kehendak Allah SWT. "Kami hanya berusaha seoptimal mungkin," katanya di Jakarta, Kamis (7/3).

Presiden PKS: Kemenangan GanTeng di Tengah Badai PKS

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden PKS, Anis Matta menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang sungguh-sungguh berjuang memenangkan Pilgub Sumatera Utara (Sumut).

Selain itu Anis juga menyampaikan terima kasihnya kepada partai-partai pendukung yaitu Hanura dan PBR.

"Kami juga berterima kasih kepada warga Sumut yang telah berpartisipasi dalam pilgub secara aktif dan damai," ungkap Anis Mata kepada Tribunnews.com, Kamis (7/3/2013).

PKS usung Hadi Prabowo-Don Murdono di Pilgub Jateng

SEMARANG - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jawa Tengah secara resmi mengusung Hadi Prabowo sebagai Calon Gubernur Jawa Tengah. Hadi Prabowo yang merupakan Sekretaris Daerah Jawa Tengah ini berpasangan dengan Don Murdono sebagai calon Wakil Gubernur. Pasangan Hadi-Don mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Tengah pada Selasa Malam (6/3) pukul 22.00 WIB, atau sebagai pendaftar terakhir Cagub Jateng.

Menurut Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKS Jateng, A Fikri Faqih, PKS pada akhirnya memilih Hadi--Don karena dinilai pasangan ini yang paling layak dan memiliki kapasitas untuk memimpin Jawa Tengah.

“Mereka berdua adalah tokoh birokrat yang memiliki pengalaman memimpin di daerah masing – masing. Hadi Prabowo memiliki pengalaman menjabat sebagai sekda, sedangkan Don memiliki pengalaman memimpin Kabupaten Sumedang,” terang Fikri kepada PKS Jateng Online, sesaat setelah mengantarkan Pasangan Hadi-Don mendaftar, Selasa (6/3).

Lagi, PKS Menangi Pilkada Sumut


Medan - Hasil sementara penghitungan cepat (quick count) Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Sumatra Utara (Sumut) menunjukkan pasangan Gatot Pujo Nugroho dan Tengku Erry yang diusung Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) memperoleh suara terbanyak.

Menurut Wakil Sekjen PKS, Mahfudz Siddiq, hampir pasti pasangan "Ganteng" dengan nomor urut 5, memenangi pilkada Sumut.
 

Hasil penghitungan quick count tersebut, hampir sama dengan hasil Pilkada Jawa Barat, di mana calon yang diusung PKS unggul diikuti pasangan calon dari PDIP.

PKS WOW! Setelah Jabar, Sumut juga Menang | Quick Count: 'Ganteng' Menang Satu Putaran 33%


MEDAN - Pilgub Sumatera Utara telah berlangsung hari ini, Kamis (7/3/2013). Dari hasil Quick Count oleh beberapa lembaga survei menempatkan pasangan 'Ganteng' Gatot Pujo Nugroho-Tengku Errry Nuradi unggul teratas dengan perolehan 33 %. Dengan perolehan diatas 30%+1 maka pasangan Ganteng ini berhasil menang Pilgub satu putaran.

Berikut perolehan hasil quick count :

LSI (TV One) Suara Masuk 100 %

1) Gus Irawan Pasaribu-Soekirman 19,52 %

2) Effendy Simbolon-Djumiran Abdi 26,71 %

3) Chairuman Harahap-Fadly Nurzal 9,22 %

4) Amri Tambunan-RE Nainggolan 12,41 %

5) Gatot Pujo Nugroho-Tengku Errry Nuradi 32, 14 %

Subhanallah, Gatot Puasa Sunah Kamis di Hari Pencoblosan

MEDAN - Gatot Pujo Nugroho, salah satu calon gubernur Sumatera Utara berpuasa hari ini (Kamis, 7/3) di hari H pencoblosan pilgub Sumatera Utara.

Gatot beserta istri, Sutias Handayani mencoblos di TPS 50 Kompleks Citra Seroja Kelurahan Sunggal, Kecamatan Medan Sunggal, sekitar pukul 08.00 WIB pada hari ini (7/3).

Siang harinya, saat quick count hasil pilgub sudah mulai dilakukan, pasangan 'Ganteng' Gatot Pujo Nugroho-Tengku Errry Nuradi unggul teratas dengan perolehan 33 %. Dengan perolehan diatas 30%+1 maka pasangan Ganteng ini berhasil menang Pilgub satu putaran.

WOW (Menjelang Pemilihan) #GantengSatuPutaran Jadi Trending Topic Teratas di Indonesia

Dukungan terhadap pasangan calon gubernur-wakil gubernur Sumatera Utara Gatot-Tengku Erry mengalir deras dari dunia maya.

Di situs micro bloging twitter mulai Rabu malam (6/3) tagar #GantengSatuPutaran berhasil menembus daftar trending topic Indonesia, bertahan berjam-jam dan pagi ini habis shubuh sekitar pukul 5 pagi (Kamis, 7/3) bertepatan dengan hari H pemilihan gubernur (pilgub) tagar #GantengSatuPutaran berhasil kokoh di puncak teratas trending topic Indonesia.

Fenomena ini mirip dengan saat pilgub Jawa Barat, dimana dukungan dari social media begitu deras untuk pasangan yang diusung PKS Aher-Demiz dan ternyata menjadi nyata kemenangan itu bukan saja di dunia maya tapi juga di dunia nyata.

Niat Baik PKS VS Rakusnya Politik Daging Amerika...

Saat ini begitu maraknya masyarakat berbicara ttg tertanggkapnya petinggi PKS terkait suap importir beberapa hari lalu

cuma sayangnya, banyak sekali komentar yang tendendius disampaikan tanpa melihat akar masalah yang rumit dibalik itu semua

untuk itu, kami mencoba menguraikan satu sudut pandang lain yang kiranya dapat jadi suatu masukan bagi masyarakat untuk dapat memahami masalah besar di baliknya

karena jgn sampai kita salah arah dalam menyikapinya! soal masalah suap LHI kita serahkan pada proses hukum yg ada, tapi jgn sampai justru kita membuka tangan2 negara kapitalis, khusunya USA kembali mengoyak2 kedaulatan ekonomi/menjajah kita dibalik isu pembukaan kran impor bagi produk2 mereka

MENYIKAPI KEMENANGAN

Oleh: Ustadz Abdullah Haidir

Ketika simpati demi simpati kau terima, tundukkan kepalamu, juga hatimu… hati-hati dengan kesombongan…

Ketika kemenangan demi kemenangan kau raih, tundukkan kepalamu, juga hatimu…. hati-hati dengan kelalaian…

Ketika harapan demi harapan dibebankan ke pundakmu, tundukkan kepalamu, juga hatimu…. hati-hati dengan kelengahan…

Ketika apresiasi demi apresiasi dialamatkan kepadamu, tundukkan kepalamu, juga hatimu… hati-hati dengan ketergelinciran…

PKS KEMBALI MENGANCAM

Ancaman ini mungkin diluar prediksi banyak orang atau pengamat, yang menganggap bahwa PKS tidak punya BIG BOSS, atau plutocrat behind d scene, seperti ARB, JK, dll di Golkar, SP & HT di NasDem, Konglomerat dibalik PDIP, Demokrat, dst. Dengan demikian, implikasi anggapan ini adalah PKS miskin, minim dana, bangkrut, gak mungkin iklan macam2, dsb. Hal tersebut tidaklah mengherankan, sebab dari mula kejadiannya (1998), orang kebanyakan terus saja mempertanyakan, siapa BOS PKS. Kita mungkin masih ingat bagaimana PKS dikait-kaitkan dengan Keluarga Cendana, bahkan lebih seramnya, PKS disebut sebagai partai bentukan cendana yang disusupkan dalam gelombang reformasi. Tuduhan ini menurut saya sebenarnya hanyalah pemenuhan syahwat keingin-tahuan banyak orang akan supplier dana kegiatan2 PKS dalam berpartai. Bukankah telah menjadi jamak di negeri kita bahwa orang ber-uang akan membuat atau menguasai partai guna mendapatkan tahta, pengaruh, otoritas, hingga pundi2 anyar?? Utilitarian.

Lantas, darimana PKS mendapatkan dana operasional?? Sampai kapan partai ini akan bertahan hidup?? Mengapa SOKONGAN PENDANAAN untuk PKS menjadi ancaman bagi partai atau gerombolan lain??

Disinilah anehnya PKS. Coba amati premis-premis berikut.

PKS Optimis Biaya Haji 2013 Bisa Turun

Komisi VIII DPR RI melakukan Rapat Kerja dengan Menhub EE. Mangindaan dan Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kementerian Agama RI Anggito Abimanyu (Selasa, 6/3) dalam rangka persiapan pelayanan transportasi dan penerbangan haji tahun 2013.

Dalam rapat tersebut, Wakil Ketua Komisi VIII DPR, Jazuli Juwaini, menyoroti dua hal yaitu kemungkinan menekan dan mengefisiensi biaya penerbangan sehingga dapat meringankan BPIH 2013 serta peningkatan kualitas pelayanan transportasi dan penerbangan haji.

“Komponen biaya ibadah haji yg paling besar adalah transportasi udara, jika bisa di-efisien-kan maka akan terjadi penurunan yang signifikan pada BPIH tahun ini(2013). Hal ini sangat mungkin karena tahun 2010 pernah terjadi penurunan BPIH yang sangat signifikan. Inilah yang sangat diharapkan oleh jamaah haji,” kata Jazuli.

Ide Besar "Konspirasi" Anis Matta

Oleh : Arif Atul Mahmudah Dullah

Kompasiana.com. Terimakasih kepada Anis Matta , karena kata konspirasi yang anda ucapkan telah (seharusnya) membangkitkan satu Kesadaran Baru bagi kita sebagai sebuah bangsa. Kesadara Baru, bahwa sebagai bangsa yang sedang tumbuh, akan ada “orang lain” yang memandang ini sebagai ancaman bagi “mereka”. Terlebih lagi, bangsa ini diperkirakan akan menjadi kekuatan baru di dunia.

Jadi, kata Konspirasi adalah Ide Besar tentang kesadaran akan musuh. Dan kesadaran ini adalah kesadaran yang mutlak harus ada pada setiap anak bangsa. Tidak boleh tidak. Sebab bangsa yang tidak pernah mendefenisikan musuhnya secara jelas, minimal akan menghadapi dua masalah besar.

Harlem Shake Versi PKS Curi Perhatian Publik



Makassar- Video muslim harlem shake yang diunggah di youtube oleh tim media Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mendapat tanggapan positif dari masyarakat, hingga hari ini (05/03) tepat pukul 08.00 wita video itu sudah ditonton oleh 39.642 kali sejak diunggah 2 hari lalu (03/03).

Beragam tanggapan pun datang dari masyarakat yang menonton video yang berdurasi 49 detik itu. mulai dari yang kagum terhadap kreativitas kader PKS sampai yang bernada sinis. Dari 39.642 penonton, dikomentari 577 kali, 703 diantaranya Like video tersebut dan 57 Dislike. “Kreatif! Salute PKS!” Tulis Ferd14nt mengemontari video tersebut. “Terlepas dari semua perdebatan, yang jelasnya viewernya nambah terus.” Komentar Khusnul Khuluq.

Muslim harlem shake versi PKS mengandung makna mengajak orang yang masih tersesat dalam kejahilian menuju ke arah yang lebih baik. Berbeda dengan versi asli harlem shake yang booming diinternet mulai pertengahan februari lalu. Harlem shake yang booming tersebut memperlihatkan seorang yang sibuk bergoyang tidak karuan di tengah keramaian, orang-orang tidak memperhatikan si penari, tapi tidak lama mereka semua ikut bergoyang tidak karuan. Banyak yang membanding-bandingkan harlem shake dengan tarian gangnam style yang juga booming beberapa waktu lalu.

HIDUP JANGAN LAH SEPERTI TRUCK SAMPAH ...

Bismillahir-Rahmaanir-Rahim ... Suatu hari ada sebuah taxi yang menuju ke Bandara. Taxi itu melaju pada jalur yg benar ketika tiba-tiba sebuah mobil hitam melompat keluar dari tempat parkir tepat di depan taxi itu.

Supir taxi menginjak pedal rem dalam-dalam hingga ban mobil berdecit dan berhenti hanya beberapa cm dari mobil tersebut.

Pengemudi mobil hitam tersebut mengeluarkan kepalanya & memaki ke arah taxi tersebut.

Akademisi Jogja undang Nur Mahmudi 'Gerakan Mencintai Makanan Tradisional'

YOGYAKARTA - Gerakan mencintai makanan lokal (tradisional), harus terus digalakkan. Sebab, menurut Walikota Depok Dr Ir H Nur Mahmudi Ismail MSi, makanan tradisional seperti jagung, ubi jalar, singkong, mbili, kimpul, ganyong, dan sejenisnya memiliki gizi tinggi.

Disamping memiliki gizi tinggi, juga alami karena tidak mengandung zat kimia. Sementara makanan sekarang justru berbahaya bagi kesehatan manusia, karena banyak mengandung zat kimia dan campuran bahan-bahan berbahaya.

Nur Mahmudi, mengatakan itu pada acara puncak Dies Natalis ke 40 di Kampus Akademi Kesejahteraan Sosial (AKS)-AKK Yogyakarta, Jalan Nitikan, Yogyakarta, Rabu (6/3). ”Untuk itu, perlu ada gerakan mencintai makanan tradisional,” katanya.

Warga Butuh Ambulans? Bang Adun PKS Siap Dipanggil 24 Jam Nonstop


Wajah Akhmadi yang biasa akrab disapa Bang Adun, nampak terlihat lelah ketika memasuki kantor DPD PKS Kota Tanjungpinang, Senin (18/02). Walaupun demikian, senyum khas pria yang sudah menikah beberapa tahun silam ini selalu mengembang saat berjumpa dengan setiap orang, seperti halnya ciri khas kader PKS yang lainnya, selalu tersenyum saat bertemu dengan orang lain, kapanpun dan dimanapun.

Adun (36), adalah salah satu kader Pemula Partai keadilan Sejahtera (PKS) Kota Tanjungpinang yang sehari – harinya menjadi supir dari ambulans PKS sembari berdagang jualan es bubur sum-sum. Pria yang sudah menjadi kader PKS sejak sekitar 4 tahun yang lalu ini mengisahkan seputar Ambulans PKS Kota Tanjungpinang yang selalu siap siaga kapanpun untuk melayani warga yang membutuhkan.

Jauh sebelum mobil ambulance ini ada PKS juga sudah melayani masyarakat dengan meminjam mobil para kadernya untuk mengantar masyarakat ke rumah sakit. Jadi ini bukan karena momentum Pemilu 2014.  Ternyata Bang Adung sang supir ambulance PKS mengisahkan diawal-awal keberadaan mobil ini hadir banyak yang segan menggunakannya tapi sekarang malah ada yang jadi pelanggan tetap mobil ambulance PKS ini.