jika politik adalah sesuatu yang abu-abu
yang menjadi senjata para penguasa
yang menjadi sindikat pengejar harta dunia
maka aku bukanlah itu
Namun jika politik adalah pembelaan & perjuangan
yang membangunkan keberanian retorika
dan lantang meneriakkan keadilan
maka aku adalah politikus itu

Jika demokrasi adalah belenggu penjajahan
diramaikan oleh tangan-tangan gila jabatan
disetir untuk mengubur kepribadian anak bangsa
maka itu bukan tempatnya
Namun jika demokrasi adalah sebuah peluru pembebas
yang pengusungnya adalah teladan sejati
dan ideologinya menembus keangkuhan parlemen
maka itu adalah kendaraannya..

Selasa, 27 Oktober 2009

Lima Agenda Tifatul Sembiring di Kominfo


VIVAnews. Sesaat setelah dilantik dan menerima jabatan dari Menkominfo sebelumnya, Tifatul Sembiring langsung memaparkan langkah-langkah kongkrit yang akan dikerjakan. Ada beberapa poin yang ditekankan oleh Presiden untuk Menkominfo selama 2009–2014 mendatang.

Yang pertama, ucap Tifatul, adalah penggalakkan IT untuk masuk ke lembaga pendidikan secara merata. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kompetensi SDM dan daya saing.

Kedua, ICT masuk ke bidang bisnis. Dengan dengan keterlibatannya IT di dunia bisnis, diharapkan kesenjangan digital bisa lebih ditekan.

Ketiga, penetrasi IT ke lembaga pemerintahan juga diharapkan bisa lebih jauh. Harapannya, tidak ada lagi pegawai pemda yang menerima uang tunai atau pungutan di lapangan.

Keempat, untuk bangsa Indonesia yang informatif, Tifatul melihat perlu adanya pengadaan 10 ribu desa komputer dalam 5 tahun ke depan. Sementara itu, untuk menaikkan kesejahteraan masyarakat, investasi 1% di IT dapat meningkatkan 3-5% ekonomi.

Kelima adalah program green BTS atau BTS ramah lingkungan, terutama di daerah-daerah yang masih menggunakan pasokan dari genset solar dan listrik.

“Dari pembicaraan di DPR, kita akan canangkan program ramah lingkungan dengan subtitusi energi pada 10 hingga 20 ekor sapi pada kelompok tani di sekitar BTS,” ucap Tifatul usai serah terima jabatan Menkominfo di Jakarta, 22 Oktober 2009. “Dengan begitu, substitusi energi bisa dikonversi ke kotoran sapi. Kotoran bisa dipakai untuk pasokan listrik,” ucapnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar