jika politik adalah sesuatu yang abu-abu
yang menjadi senjata para penguasa
yang menjadi sindikat pengejar harta dunia
maka aku bukanlah itu
Namun jika politik adalah pembelaan & perjuangan
yang membangunkan keberanian retorika
dan lantang meneriakkan keadilan
maka aku adalah politikus itu

Jika demokrasi adalah belenggu penjajahan
diramaikan oleh tangan-tangan gila jabatan
disetir untuk mengubur kepribadian anak bangsa
maka itu bukan tempatnya
Namun jika demokrasi adalah sebuah peluru pembebas
yang pengusungnya adalah teladan sejati
dan ideologinya menembus keangkuhan parlemen
maka itu adalah kendaraannya..

Rabu, 12 Mei 2010

KPU: 3 Balon Bupati Sukoharjo memenuhi syarat

Sukoharjo (Espos). Sebanyak tiga pasangan bakal calon (Balon) bupati/wakil bupati yang akan maju dalam pemilihan umum kepala daerah (Pilkada) 3 Juni mendatang dinyatakan memenuhi syarat oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Selanjutnya, ketiga pasangan tersebut akan ditetapkan di Gedung Graha Satya Praja (GSP) hari ini. Menurut jadwal seharusnya pengambilan nomor urut pasangan calon dilakukan Kamis (13/5) namun karena hari itu hari libur maka jadwal penetapan digabungkan dengan jadwal pengambilan nomor urut.

Ketua KPU, Kuswanto menjelaskan, penatapan Balon bupati/wakil bupati dilakukan di GSP pada Rabu (11/5). “Penetapan memang dilakukan besok (hari ini-red) di GSP. Untuk sementara dari tiga Balon yang ada kami nyatakan memenuhi syarat,” jelasnya ketika dijumpai wartawan di sela-sela Seminar Pendidikan Politik Pemilukada Bagi Elemen Masyarakat di Daerah Tahun 2010 dengan tema Peranan Ormas/LSM dalam Menyukseskan Pemilukada Kabupaten Sukoharjo 2010, Selasa (11/5).

LDII Tidak Akan Ambil Sikap Politik Praktis

SUKOHARJO. Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) melalui Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Sukoharjo menegaskan, menghadapi Pilkada Sukoharjo 3 Juni mendatang, pihaknya akan bersikap netral dan tidak ikut berpolitik praktis.

Pernyataan itu disampaikan Ketua LDII Sukoharjo periode 2005-2010, Raharno menjelang pelaksanaan musyawarah daerah (Musda). “Kami sebagai lembaga dakwah Islam mengambil bersikap bebas dan aktif dalam pelaksanan Pilkada nanti,” ujar Raharno, Senin (10/5).

Selain itu, menurut dia, sikap tersebut diambil sebagai sikap yang pas bagi lembaga dakwah Islam seperti LDII. Dijelaskan, Musda yang akan berlangsung Rabu (12/5) di gedung Budi Sasono, Sukoharjo dilandasi SK No. Kep-01/K.13/I/2010. Musda mengagendakan pembahasan program kerja LDII lima tahun ke depan, rekomendasi LDII, pemilihan ketua, termasuk sikap LDII menjelang Pilkada.