jika politik adalah sesuatu yang abu-abu
yang menjadi senjata para penguasa
yang menjadi sindikat pengejar harta dunia
maka aku bukanlah itu
Namun jika politik adalah pembelaan & perjuangan
yang membangunkan keberanian retorika
dan lantang meneriakkan keadilan
maka aku adalah politikus itu

Jika demokrasi adalah belenggu penjajahan
diramaikan oleh tangan-tangan gila jabatan
disetir untuk mengubur kepribadian anak bangsa
maka itu bukan tempatnya
Namun jika demokrasi adalah sebuah peluru pembebas
yang pengusungnya adalah teladan sejati
dan ideologinya menembus keangkuhan parlemen
maka itu adalah kendaraannya..

Rabu, 24 Maret 2010

Selamatkan Masjidil Aqsha

Dakwatuna.com. Kami, Komite Nasional untuk Rakyat Palestina (KNRP) menyaksikan perkembangan yang sangat menyedihkan atas arogansi Zionis Israel terhadap masjid al-Aqsha. Dalam beberapa hari terakhir ini Zionis Israel dengan sengaja secara terus menerus dan semakin berani melakukan penodaan terhadap Masjid Suci Al Aqsha, kiblat pertama umat Islam.

Puncak penodaan itu mereka tunjukkan beberapa hari sebelum peresmian sinagoge Al Kharaab yang terletak tidak jauh dari Masjid Al-Aqsha. Mereka menutup sejumlah sekolah Islam yang berdekatan dengan Masjid Al-Aqsa. Di samping itu mereka juga menyerbu beberapa rumah di sekitarnya dan mengusir jamaah shalat yang sedang beri’tikaf dan menutup semua pintu akses ke Masjid Al-Aqsha.

Menyikapi arogansi tentara Israel tersebut, kaum muslimin di Palestina terutama yang tinggal di wilayah yang berdekatan dengan Masjid Al-Aqsha tidak berpangku tangan. Mereka melakukan berbagai upaya untuk mencegah tindakan semena-mena tentara Israel terhadap masjid suci Al-Aqsha. Para pemuda, remaja bahkan orangtua laki-laki maupun perempuan bahu-membahu untuk menghentikan dan memprotes arogansi Zionis Israel. Meski peralawan saudara-saudara kita ini harus ditebus puluhan orang yang dijebloskan ke dalam penjara dan lebih dari 100 orang lainnya mengalami luka-luka.

Atas kelancangan dan kedzaliman Zionis Israel ini, Komite Nasional untuk Rakyat Palestina (KNRP) menyatakan resolusi sebagai berikut:

1. Mengutuk dan mengecam keputusan pihak Zionis Israel yang terus-menerus melakukan penodaan terhadap Masjid Al-Aqsha.

2. Menolak makar dan usaha jahat Zionis yang berusaha meruntuhkan Masjid Al-Aqsha dan mendirikan Solomon Temple di atasnya.

3. Menolak keputusan zionis Israel yang terus mengusir warga al-Quds dan merampas tanah-tanah umat Islam.

4. Meminta Pemerintah RI, dalam hal ini Departemen Luar Negeri dan Departemen Agama, untuk segera mengirim nota keberatan kepada pihak-pihak yang berwenang untuk menghentikan ulah jahat Zionis Israel ini.

5. Mendesak Pemerintah RI untuk memainkan peran politik dan lobi internasional di tingkat dunia melalui Dewan Keamanan PBB,di tingkat regional melalui ASEAN, dan di dunia Islam melalui Organisasi Konfrensi Islam (OKI), untuk segera mengadakan sidang darurat membahas dan mengutuk kekejaman Zionis Israel ini.

6. Menyerukan kepada Umat Islam Indonesia untuk melakukan berbagai aksi protes menentang kebijakan Zionis Israel yang telah mengotori dan menginjak-injak tempat suci umat Islam berupa masjid di Palestina, dan menghimpun dana untuk memperbaiki masjid-masjid yang telah dirusak Zionis Israel itu.

Demikian resolusi kami, Allahu Akbar wa lillahilhamdu...!!!


Jakarta, 17 Maret 2010

Ketua Umum KNRP


Suripto, SH

Tidak ada komentar:

Posting Komentar