jika politik adalah sesuatu yang abu-abu
yang menjadi senjata para penguasa
yang menjadi sindikat pengejar harta dunia
maka aku bukanlah itu
Namun jika politik adalah pembelaan & perjuangan
yang membangunkan keberanian retorika
dan lantang meneriakkan keadilan
maka aku adalah politikus itu

Jika demokrasi adalah belenggu penjajahan
diramaikan oleh tangan-tangan gila jabatan
disetir untuk mengubur kepribadian anak bangsa
maka itu bukan tempatnya
Namun jika demokrasi adalah sebuah peluru pembebas
yang pengusungnya adalah teladan sejati
dan ideologinya menembus keangkuhan parlemen
maka itu adalah kendaraannya..

Rabu, 03 April 2013

Samad Tinggal Serumah dengan Pembocor Sprindik

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad ternyata tinggal serumah dengan Sekretaris Ketua KPK Wiwin Suwandi.

Wiwin terbukti telah membocorkan konsep surat perintah penyidikan (sprindik) atas nama Anas Urbaningrum. Anggota Komite Etik Tumpak Hatorangan Panggabaean menjelaskan, Wiwin memang benar telah tinggal serumah dengan Samad sejak menetap di Jakarta.

"Bahwa benar terperiksa satu, Abraham Samad tinggal serumah dengan Wiwin Suwandi di Jakarta," ujarnya di kantor KPK, Jakarta, Rabu (3/4).
 
Wiwin pun terbukti membocorkan perkara besar lain di KPK. Seperti kasus korupsi Buol, kasus Koorlantas, kasus impor daging sapi. Dalam pemberintaan media, informasi dari Wiwin selalu dinyatakan sebagai sumber KPK.

Soal pembocoran konsep Sprindik atas nama Anas Urbaningrum, Tumpak menjelaskan, Wiwin terbukti telah mengambil foto konsep sprindik dengan blackberry dan mengirimnya kepada sejumlah wartawan dengan blackberry messenger.

Wiwin sebelumnya diperintahkan oleh terperiksa Abraham Samad untuk membuat copy sprindik tersebut. Kemudian, hasilnya diserahkan kepada Abraham Samad.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar