jika politik adalah sesuatu yang abu-abu
yang menjadi senjata para penguasa
yang menjadi sindikat pengejar harta dunia
maka aku bukanlah itu
Namun jika politik adalah pembelaan & perjuangan
yang membangunkan keberanian retorika
dan lantang meneriakkan keadilan
maka aku adalah politikus itu

Jika demokrasi adalah belenggu penjajahan
diramaikan oleh tangan-tangan gila jabatan
disetir untuk mengubur kepribadian anak bangsa
maka itu bukan tempatnya
Namun jika demokrasi adalah sebuah peluru pembebas
yang pengusungnya adalah teladan sejati
dan ideologinya menembus keangkuhan parlemen
maka itu adalah kendaraannya..

Senin, 12 April 2010

PKS Nilai Sikap Tegas Mega Soal Oposisi Menarik

Kongres III PDIP

Denpasar. Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengapresiasi ketegasan sikap Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri yang tertuang dalam pidato politiknya. Presiden PKS, Luthfie Hasan Ishaq, menilai pidato Megawati menarik.

"Bagus. Sikapnya menarik. Kita memberi apresiasi tehadap sikap tersebut," kata Luthfie usai menghadiri acara pembukaan Kongres III PDIP di Inna Grand Bali Beach, Sanur, Bali, Selasa (6/4/2010).

Dalam pidatonya, Megawati menegaskan tidak akan pernah menjadi bagian dari kekuasaan yang tidak berpihak kepada rakyat. Banyak kalangan menilai, pernyataan tersebut adalah keinginan Megawati agar PDIP ke depan tetap menjadi penyeimbang pemerintahan SBY.

"Kita menghargai sebuah pilihan, kami menghormati pilihan Ibu Mega," kata Luthfie.

Ditanya apakah karena ketertarikan sikap tersebut PKS jadi tergoda untuk bergabung dengan aliansi penyeimbang, Luthfie enggan berkomentar panjang. "Kita sudah memilik kontrak politik dengan Pak SBY," imbuhnya.

"Kita sudah menjaga yang kami pilih, demikian juga Ibu Mega sudah menjaga yang dia pilih,"
tutup Luthfie. (lrn/mad)


Sumber: DetikCom

Tidak ada komentar:

Posting Komentar