jika politik adalah sesuatu yang abu-abu
yang menjadi senjata para penguasa
yang menjadi sindikat pengejar harta dunia
maka aku bukanlah itu
Namun jika politik adalah pembelaan & perjuangan
yang membangunkan keberanian retorika
dan lantang meneriakkan keadilan
maka aku adalah politikus itu

Jika demokrasi adalah belenggu penjajahan
diramaikan oleh tangan-tangan gila jabatan
disetir untuk mengubur kepribadian anak bangsa
maka itu bukan tempatnya
Namun jika demokrasi adalah sebuah peluru pembebas
yang pengusungnya adalah teladan sejati
dan ideologinya menembus keangkuhan parlemen
maka itu adalah kendaraannya..

Senin, 12 April 2010

PDIP-PKS Lawan Golkar-Demokrat di Denpasar

VIVAnews. Pemilihan Walikota Denpasar 2010-2015 diikuti dua pasangan calon. Pasangan pertama merupakan calon dari koalisi Golkar dengan Demokrat serta 17 partai lainnya secara resmi. Sementara pasangan calon berikutnya dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan yang didukung oleh Partai Keadilan Sejahtera.

Pasangan Golkar dengan Demokrat yakni I Wayan Subawa dengan Udiyana yang bernomor urut 2. Sementara itu pasangan nomor 1 adalah Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra dengan Jaya Negara. Ketua KPU Kota Denpasar Made Gde Ray Misno mengatakan ada 17 partai kecil yang mendukung pasangan Subawa - Udiyana.

"Sementara pasangan Dharmawijaya Mantra dengan Jaya Negara yang diusung dari PDIP juga didukung banyak partai seperti PKS, PKPB, dan Gerinda namun hanya sebatas dukungan diberbagai spanduk," ujarnya, Senin 12 April 2010.

Menurut Ray Misno dukungan ini merupakan dukungan nonformal. Dukungan dari PDIP sendiri sebanyak 37,7 persen, sementara Golkar 18 persen dan Demokrat sebanyak 20 persen. "Untuk nonformal tidak masalah, tapi secara sah di KPU Kota Denpasar tidak tercatat," ujarnya.

Pilkada ini akan berlangsung pada 4 Mei 2010. Pemilih yang sudah terdaftar sebanyak 405.839 orang di 805 tempat pemungutan suara di seluruh kota Denpasar, Bali.


Sumber: Vivanews.Com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar