jika politik adalah sesuatu yang abu-abu
yang menjadi senjata para penguasa
yang menjadi sindikat pengejar harta dunia
maka aku bukanlah itu
Namun jika politik adalah pembelaan & perjuangan
yang membangunkan keberanian retorika
dan lantang meneriakkan keadilan
maka aku adalah politikus itu

Jika demokrasi adalah belenggu penjajahan
diramaikan oleh tangan-tangan gila jabatan
disetir untuk mengubur kepribadian anak bangsa
maka itu bukan tempatnya
Namun jika demokrasi adalah sebuah peluru pembebas
yang pengusungnya adalah teladan sejati
dan ideologinya menembus keangkuhan parlemen
maka itu adalah kendaraannya..

Minggu, 13 Desember 2009

Nasir Djamil Ikut Sumbang Koin Untuk Prita


Jakarta. Bantuan sumbangan koin untuk Prita Mulyasari terus berdatangan. Kali ini sumbangan datang dari anggota Komisi III DPR Nasir Djamil.
"Prinsipnya (agar) tidak mubazir," kata Nasir dalam email yang diterima detikcom, Sabtu (12/12/2009) dini hari.

Nasir menyerahkan langsung koin-koin miliknya ke posko peduli Prita, Jl Tebet Barat Dalam IX, Jakarta Selatan, pada Jumat (11/12/2009) siang.

Koin yang diserahkan Nasir berasal dari sisa-sisa uang kembalian belanja dan uang kembalian membayar tol yang ditabungnya dalam sebuah celengan. Celengan tersebut mempunyai tinggi 21 cm dan diameter 16 cm yang kurang lebih ditabung selama setahun.

"Saya pikir semua masyarakat juga terketuk hatinya ya," ungkapnya.

Menurut anggota DPR dari Dapil Aceh ini, sumbangan koin tersebut diberikan untuk meringankan beban Prita dari tuntutan RS Omni. Nasir merasa empati atas kasus yang menimpa Prita.

"Saya datang karena empati dan simpati terhadap kasus yang dialami Prita. Uang koin yang saya berikan juga sebagai simbol pembelaan terhadap orang kecil seperti Prita. Masih banyak prita-prita lain yang mengalami nasib yang sama saat berhadapan dengan kekuasaan, orang berduit dan pengadilan," jelasnya. (ape/ape)


Sumber: DetikCom

Tidak ada komentar:

Posting Komentar