jika politik adalah sesuatu yang abu-abu
yang menjadi senjata para penguasa
yang menjadi sindikat pengejar harta dunia
maka aku bukanlah itu
Namun jika politik adalah pembelaan & perjuangan
yang membangunkan keberanian retorika
dan lantang meneriakkan keadilan
maka aku adalah politikus itu

Jika demokrasi adalah belenggu penjajahan
diramaikan oleh tangan-tangan gila jabatan
disetir untuk mengubur kepribadian anak bangsa
maka itu bukan tempatnya
Namun jika demokrasi adalah sebuah peluru pembebas
yang pengusungnya adalah teladan sejati
dan ideologinya menembus keangkuhan parlemen
maka itu adalah kendaraannya..

Minggu, 03 Februari 2013

Kulwit Tifatul Sembiring terkait Status Tersangka LHI

Mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Tifatul Sembiring mengomentari penangkapan Luthfi Hasan Ishaq (LHI) melalui sejumlah twit, Kamis (31/1). Dalam kulwit tersebut, Tifatul juga memberikan pesan kepada kader-kader PKS. Berikut ini kulwit Tifatul:

1. Sehubungan dg ditetapkannya Pak Luthfi, Presiden PKS sbg tersangka oleh KPK. Kami menghormati proses hukum yg tengah dilakukan oleh KPK.

2. Kami harap proses tsb berjalan secara jujur, adil, berdasarkan hukum yg berlaku dan tdk terpengaruh dg tekanan politik dari siapapun.

3. PKS akan menyiapkan bantuan hukum, pengacara bagi Pak Luthfi menghadapi kasus ini. Sebelum diputus hakim, ttp azas praduga tak bersalah.

4. Kepada kader2 PKS tetap tenang, komitmen kita untuk memberantas korupsi tidak akan pernah lekang. Jatuh bangun dlm berjuang itu hal biasa

5. Menjelang 2014 politik memanas, hati2, senantiasa berlindung kpd Allah swt. Hasbunallah wani'mal wakil, ni'mal maula wani'man nashiir.

6. Langkah2 dakwah PKS, tidak akan terhenti. Ini resiko berjuang dg idealisme. Siapa berumah ditepi pantai, jangan takut dilamun ombak.

7. Kepada kader2 PKS jaga prinsip2: bersih, peduli kpd masyarakat. Tetaplah berbuat yg terbaik untuk bangsa dan negara yg kita cintai ini.

8. Pimpinan dan Qiyadah PKS akan sgr merespons dan mengambil tindakan2 yg diperlukan, terkait kasus yg sedang dituduhkan ini.

Catatan: Hingga berita ini dimuat, kulwit Tifatul baru sampai pada twit ke-8, yang sangat mungkin akan dilanjutkan. Pembaca juga bisa menyimak langsung di @tifsembiring [JJ/Tw]

Sumber: Bersama Dakwah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar