jika politik adalah sesuatu yang abu-abu
yang menjadi senjata para penguasa
yang menjadi sindikat pengejar harta dunia
maka aku bukanlah itu
Namun jika politik adalah pembelaan & perjuangan
yang membangunkan keberanian retorika
dan lantang meneriakkan keadilan
maka aku adalah politikus itu

Jika demokrasi adalah belenggu penjajahan
diramaikan oleh tangan-tangan gila jabatan
disetir untuk mengubur kepribadian anak bangsa
maka itu bukan tempatnya
Namun jika demokrasi adalah sebuah peluru pembebas
yang pengusungnya adalah teladan sejati
dan ideologinya menembus keangkuhan parlemen
maka itu adalah kendaraannya..

Selasa, 15 Juni 2010

PKS Ingin Tepis Aktivis Islam Hanya Bisa Jadi Watchdog

Jakarta, RMOL. Sekjen PKS Anis Matta membeberkan alasan partainya bergabung dalam pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono dan Boediono.

Dalam diskusi bertema, "Pimpinan Baru PKS antara Pusaran Politik dan Target 2014," di Warung Daun Cikini, Jakarta Pusat pagi ini (Sabtu, 12/6), Anis menjelaskan setidaknya ada tiga alasan PKS menjadi bagian dari pemerintah.

"PKS ingin ikut membantu pemerintah melakukan akselerasi proses transisi. Kedua ini juga momentum pembelajaran bagi PKS," ujar Anis.

Ketiga, masih kata Anis, PKS ingin menghapus image bahwa selama ini aktivis Islam harus selalu menjadi opoisisi, tidak bisa jadi bagian kekuasaaan. Karena selama ini, istilah yang dipakai adalah ambil semuanya atau tinggalkan semuanya. Jadi tidak bisa berbagi. PKS, jelas Anis, sudah pernah menjadi oposisi pada masa Pemerintahan Megawati Soekarno Putri. [zul]


Sumber: Rakyat Merdeka Online

Tidak ada komentar:

Posting Komentar