jika politik adalah sesuatu yang abu-abu
yang menjadi senjata para penguasa
yang menjadi sindikat pengejar harta dunia
maka aku bukanlah itu
Namun jika politik adalah pembelaan & perjuangan
yang membangunkan keberanian retorika
dan lantang meneriakkan keadilan
maka aku adalah politikus itu

Jika demokrasi adalah belenggu penjajahan
diramaikan oleh tangan-tangan gila jabatan
disetir untuk mengubur kepribadian anak bangsa
maka itu bukan tempatnya
Namun jika demokrasi adalah sebuah peluru pembebas
yang pengusungnya adalah teladan sejati
dan ideologinya menembus keangkuhan parlemen
maka itu adalah kendaraannya..

Tampilkan postingan dengan label Pengangguran di Sukoharjo. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pengangguran di Sukoharjo. Tampilkan semua postingan

Rabu, 23 Maret 2011

Angka pengangguran capai 54.259 orang

Sukoharjo (Solopos.com). Angka pengangguran di Kabupaten Sukoharjo dari tahun ke tahun bertambah. Sampai akhir 2010, dari 434.232 orang yang masuk usia kerja, 54.259 orang di antaranya tidak memiliki pekerjaan.

Berdasarkan data dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Sukoharjo, terlihat angka pengangguran tertinggi berada di Kecamatan Kartasura dengan jumlah penganggur sebanyak 8.300 orang.

Disusul kemudian Kecamatan Grogol dengan jumlah penganggur sebanyak 5.411 orang. Sedangkan jika dilihat dari gender, laki-laki pengangguran lebih banyak dengan jumlah 26.555 orang dibanding pengangguran perempuan sebanyak 25.704 orang.

Selasa, 21 September 2010

Pengiriman Naker ke luar daerah meningkat 100%

Sukoharjo. Pengiriman tenaga kerja (Naker) dari Kabupaten Sukoharjo ke luar daerah pada tahun 2010 meningkat dua kali lipat dibanding tahun sebelumnya.

Staf Bagian Penempatan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Sukoharjo, Suparno menyatakan data per Agustus Naker yang dikirim ke luar daerah sebanyak 262 orang. Padahal tahun 2009, jumlahnya hanya 121 orang.

“Tujuan paling banyak ke Batam. Perusahaan yang dituju antara lain perusahaan elektronik,” papar Suparno kepada wartawan di kantornya, Kamis (16/9).

Jumat, 07 Mei 2010

Pengangguran Masih Jadi Masalah

SUKOHARJO. Pemkab Sukoharjo dinilai belum berhasil menangani masalah pengangguran. Indikasinya, di tahun 2009 ini, jumlah penganggur mencapai sekitar mencapai 20.823 jiwa. Sementara pada tahun 2005 lalu, jumlah pengangguran hanya sebanyak 13.482 jiwa.

“Ini membuktikan bahwa program yang direncanakan Bupati belum mampu menggerakkan perekonomian di wilayah Sukoharjo,” ujar anggota Komisi IV DPRD Sukoharjo, Heri Purwanto dalam rapat Paripurna Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Akhir Masa Jabatan (LKPJ AMJ) 2005-2010, Rabu (5/5).

Jika ekonomi digarap dengan maksimal, menurut Heri, secara otomatis dapat membuka peluang kerja yang luas dan angka jumlah pengangguran juga dapat ditekan. Salah satu alternatif untuk menekan pengangguran, jelas Heri, proyek Kawasan Industri Nguter (KIN) seluas 250 hektare harus segera direalisasikan.

Selasa, 19 Januari 2010

Anggaran minim, dana pelatihan hanya cover 1% penganggur


Sukoharjo (Espos). Pelatihan untuk memberdayakan para pengangguran melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) hanya mampu mengkover 1% dari total jumlah penduduk usia kerja dengan status pengangguran atau hanya sebanyak 112 orang.

Sementara itu mengacu kepada data Badan Pusat Statistik (BPS), angka pengangguran di Kota Makmur saat ini mencapai 36.378 orang. Dengan begitu, masih tersisa 36.267 orang yang tidak terkover dalam pelatihan Disnakertrans secara gratis melalui Balai Pelatihan Kerja (BLK).

Kepala Disnakertrans, Sugiyanto menjelaskan, sampai saat ini jumlah pengangguran memang masih banyak. Namun demikian untuk angka valid yang mempunyai data adalah BPS sehingga Disnakertrans selama ini selalu minta data dari mereka.

Kasi Statistik Sosial BPS, Sasmoko menjelaskan, jumlah pengangguran di Sukoharjo hingga 2008 mencapai 36.379 orang. Mereka yang statusnya pengangguran adalah warga usia kerja yang dalam satu pekan bekerja kurang dari satu jam. Sebaliknya bagi mereka yang lama bekerjanya dalam satu pekan lebih dari satu jam dianggap sudah bekerja.