jika politik adalah sesuatu yang abu-abu
yang menjadi senjata para penguasa
yang menjadi sindikat pengejar harta dunia
maka aku bukanlah itu
Namun jika politik adalah pembelaan & perjuangan
yang membangunkan keberanian retorika
dan lantang meneriakkan keadilan
maka aku adalah politikus itu

Jika demokrasi adalah belenggu penjajahan
diramaikan oleh tangan-tangan gila jabatan
disetir untuk mengubur kepribadian anak bangsa
maka itu bukan tempatnya
Namun jika demokrasi adalah sebuah peluru pembebas
yang pengusungnya adalah teladan sejati
dan ideologinya menembus keangkuhan parlemen
maka itu adalah kendaraannya..

Kamis, 27 Mei 2010

Prioritaskan Dakwah di Lingkungan Keluarga

Meski pemilihan umum legislatif dan presiden masih lama, tahun 2014, namun Partai Keadilan Sejahtera telah mempersiapkan strategi dan taktik jauh-jauh hari.
SEBANYAK 610 kader PKS dari DPD, DPC, cabang dakwah dan dewan pimpinan ranting PKS di tingkat desa sengaja dikumpulkan. Dari mulai jajaran pengurus pusat hingga provinsi pun hadir dalam acara yang digelar di salah satu hotel di Pangandaran. Dari pengurus pusat hadir Wakil Ketua DPP PKS Dr Sohibul Iman dan Ketua Komisi I DPR RI Kemal Azis Stamboel.
Sekretaris DPD PKS Kabupaten Garut Karnoto SKep menegaskan, konsolidasi partai ini sebagai salah satu langkah persiapan PKS menghadapi pemilu 2014. Metoda kampanye dengan dakwah yang diterapkan, akan dimulai dari tingkat keluarga. Berikutnya, baru dilakukan di luar keluarga.

Karnoto mengatakan, jika kader bisa dan mampu membina keluarga dengan solid, ini akan memberi dampak besar pada partai. Kader akan mampu melakukan penetrasi dakwah di masyarakat dan juga mampu membawa partai ke arah kemenangan pada pemilu 2014 nanti.

Pendekatan keluarga sebagai basis struktur dakwah ini, menurut Karnoto, sengaja dipegang oleh partai. Diharapkan nantinya keluarga menjadi sendi pendorong gerakan dakwah. Selain itu, segi positif lainnya adalah keluarga tidak akan menjadi korban dari perjuangan dakwah yang dilakukan oleh para kader PKS.

“Jangan sampai keluarga menjadi korban dari dakwah yang dilakukan oleh para kader. Makanya kita jadikan keluarga sebagai basis struktur dakwah yang kita lakukan,” katanya.

Ketua DPD PKS Kabupaten Garut dr Helmy Budiman dalam sambutannya mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada seluruh kader PKS di Kabupaten Garut atas segala dukungannya selama dirinya menjadi ketua sejak tahun 2006 hingga sekarang.

Sedangkan Sohibul Iman menerangkan, akan terjadi perubahan kepemimpian di masyarakat dari kepemimpinan mitos menjadi kepemimpinan historis. Kepemimpinan mitos sendiri, kata dia, adalah sebuah kepemimpinan yang bertumpu pada pencitraan. Padahal sosok kepempinannya tidak mempunyai kemampuan memimpin, sementara kepemimpinan historis adalah sosok pemimpin yang lahir dari rakyat dan besar bersama rakyat.

Kemal Azis Stamboel mengatakan, saat ini tuntutan dari masyarakat akan layanan prima dari partai juga cukup besar dan menjadi tantangan bagi partai. (*)


Sumber: Radar Tasikmalaya Online

Tidak ada komentar:

Posting Komentar