jika politik adalah sesuatu yang abu-abu
yang menjadi senjata para penguasa
yang menjadi sindikat pengejar harta dunia
maka aku bukanlah itu
Namun jika politik adalah pembelaan & perjuangan
yang membangunkan keberanian retorika
dan lantang meneriakkan keadilan
maka aku adalah politikus itu

Jika demokrasi adalah belenggu penjajahan
diramaikan oleh tangan-tangan gila jabatan
disetir untuk mengubur kepribadian anak bangsa
maka itu bukan tempatnya
Namun jika demokrasi adalah sebuah peluru pembebas
yang pengusungnya adalah teladan sejati
dan ideologinya menembus keangkuhan parlemen
maka itu adalah kendaraannya..

Minggu, 16 Mei 2010

Polres Siap Amankan Pilkada

SUKOHARJO. Pilkada Sukoharjo masih akan berlangsung 3 Juni mendatang, namun Polres Sukoharjo sudah melakukan gelar pasukan bersama dan penyerahan Linmas dalam rangka Pilkada tahun 2010 di Lapangan Gelora Merdeka, Jumat (14/5).

Kapolres Sukoharjo, AKBP Suharyono mengatakan, gelar masukan itu dilakukan sebagai persiapan polisi dalam mengamankan pelaksanaan Pilkada Sukoharjo yang tinggal beberapa miggu lagi.

“Kami harus mempersiapkan sejak dini supaya Pilkada bisa berjalan tertib dan aman. Sejak kemarin kita telah menerapkan status siaga. Dan nanti saat menjaga keamanan Polres bekeja sama dengan sejumlah elemen masyarakat,”
jelasnya.

Untuk keperluan pengamanan Pilkada, terang Kapolres, pihaknya akan menerjunkan tiga perempat pasukan, atau sekitar 600 orang dari total 800 anggota. Jumlah tersebut menurut dia sebenarnya masih kurang, sehingga perlu meminta bantuan Polsek terdekat untuk ikut membantu.

“Dari pelaksanaan Pilkada seperti di Boyolali, Polres di sana juga meminta bantuan pada kami, demikan juga nanti sebaliknya jika kami kekurangan pasukan akan meminta bantuan pada wilayah lain juga,” kata Kapolres, Jumat (14/5).

Selama pengamanan nanti, Polres akan menerapkan sistem siasat dalam rangka mengantisipasi banyaknya jumlah tempat pemungutan suara (TPS) sementara jumlah anggota sedikit. Artinya, sistem buka tutup tersebut dilakukan jika ada dua TPS yang berdekatan, bisa satu polisi saja yang menjaga dan jika tidak dua polisi bisa juga menjaga tiga TPS, tergantung kondisi di lapangan. “Ya jadi gambarannya seperti itu,” imbuhnya. (mal)


Sumber: Harian Joglosemar Online

Tidak ada komentar:

Posting Komentar