jika politik adalah sesuatu yang abu-abu
yang menjadi senjata para penguasa
yang menjadi sindikat pengejar harta dunia
maka aku bukanlah itu
Namun jika politik adalah pembelaan & perjuangan
yang membangunkan keberanian retorika
dan lantang meneriakkan keadilan
maka aku adalah politikus itu

Jika demokrasi adalah belenggu penjajahan
diramaikan oleh tangan-tangan gila jabatan
disetir untuk mengubur kepribadian anak bangsa
maka itu bukan tempatnya
Namun jika demokrasi adalah sebuah peluru pembebas
yang pengusungnya adalah teladan sejati
dan ideologinya menembus keangkuhan parlemen
maka itu adalah kendaraannya..

Senin, 18 Juni 2012

Sesepuh Gontor Puji Kepemimpinan dan Ketakwaan Hidayat

Ilustrasi pasangan Hidayat-Didik (foto:okezone)

JAKARTA - Salah seorang sesepuh Pondok Pesantren Modern Gontor yang juga Ketua Umum Badan Kerjasama Pondok Pesantren Seluruh Indonesia (BKPPSI), KH Mahrus Amin, mengajak warga Jakarta untuk memilih pemimpin yang bertakwa.

"Dari calon-calon yang ada, tentu kita tahu. Kita bisa melihat siapa yang bertakwa," kata Mahrus dalam rilisnya kepada okezone, Minggu (10/6/2012). Kiai Mahrus merupakan Ketua Umum Forum Islamic Center Seluruh Indonesia, dalam ceramahnya pada acara Temu Alumni Gontor, BKPPSI, Pesantren Husnayain dan Pesantren Darunnajah, di  Pesantren Husnayain, Pekayon,

Kiai Mahrus juga menjelaskan, termasuk kesalahan jika umat Islam memilih pemimpin yang tidak bertakwa, apalagi jika ada calon pemimpin yang jelas ketakwaannya.

Lebih lanjut, Kiai Mahrus memuji kepemimpinan dan ketakwaan Hidayat Nurwahid, calon gubernur DKI Jakarta yang diusung Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

"Dari kecil di Gontor, kemudian ke Madinah. Secara kepemimpinan, tak perlu diragukan lagi,"
kata Mahrus memuji pendiri sekaligus presiden pertama PKS tersebut.

Kerjasama, Solusi Problem Jakarta

Dalam sambutannya, calon gubernur mengungkapkan, selain diperlukan sosok yang mempunyai kapasitas teruji, diperlukan kerjasama semua pihak untuk menyelesaikan masalah dan membangun Jakarta.

Kerjasama yang dimaksud adalah kerjasama Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dengan warga Jakarta, dengan pemerintah pusat dan juga dengan pemerintah daerah tetangga, seperti Depok, Bogor, Bekasi, Banten maupun Pemprov Jawa Barat.

"Intinya adalah komunikasi, komunikasi dengan semua pihak. Kerjasama adalah kunci utamanya,"
pungkas Hidayat. (ahm)

Sumber: Okezone.Com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar