jika politik adalah sesuatu yang abu-abu
yang menjadi senjata para penguasa
yang menjadi sindikat pengejar harta dunia
maka aku bukanlah itu
Namun jika politik adalah pembelaan & perjuangan
yang membangunkan keberanian retorika
dan lantang meneriakkan keadilan
maka aku adalah politikus itu

Jika demokrasi adalah belenggu penjajahan
diramaikan oleh tangan-tangan gila jabatan
disetir untuk mengubur kepribadian anak bangsa
maka itu bukan tempatnya
Namun jika demokrasi adalah sebuah peluru pembebas
yang pengusungnya adalah teladan sejati
dan ideologinya menembus keangkuhan parlemen
maka itu adalah kendaraannya..

Senin, 18 Juni 2012

Pedagang Pasar Resmikan Dukungan Bagi Hidayat-Didik

JAKARTA - Menjelang pemilukada Juli mendatang, para pedagang pasar akhirnya meresmikan dukungannya pada pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta, Hidayat Nurwahid-Didik J. Rachbini.

Hal tersebut dibuktikan dengan penandatanganan nota kesepakatan antara pasangan calon gubernur nomor urut 4 tersebut dengan Federasi Organisasi Pedagang Pasar Indonesia (FOPPI).

Acara penandatanganan nota kesepakatan berlangsung di kediaman Dewan Pembina FOPPI, KH Salahuddin Wahid atau yang akrab disapa Gus Sholah, di Jalan Bangka Raya, Jakarta Selatan, Rabu (13/6/2012).

Acara tersebut juga dihadiri Sujianto dan Sutama, selaku presiden dan wakil presiden FOPPI. Turut hadir pula Irfan Melayu selaku penasehat hukum FOPPI serta puluhan pedagang pasar tradisional.

Pada kesempatan tersebut, Gus Sholah menyampaikan, momen dukungan ini akan menjadi pertemuan bersejarah. Sebab upaya untuk memperjuangkan nasib pedagang pasar sudah pernah dilakukan sebelumnya, namun belum mencapai harapan.

"Perjuangan dalam membangun pasar dilakukan oleh para pedagang, tapi setelah pasar besar, pedagangnya malah digusur," ungkap Gus Sholah, yang juga pengasuh Pondok Pesantren Tebu Ireng, Jombang, Jawa Timur dalam rilis yang dikirimkan tim pemenangan Hidayat-Didik kepada okezone.

Menurut Gus Sholah, apa yang sedang diperjuangkan bukan dalam rangka mengejar kekuasaan, melainkan untuk memperjuangkan aspirasi pedagang.

Menanggapi dukungan para pedagang, Hidayat Nurwahid menyampaikan rasa terima kasihnya. "Kita akan berjuang menyejahterakan rakyat. Pedagang adalah bagian dari yang akan disejahterakan itu," ujar Hidayat.

Mantan ketua MPR ini juga mengatakan, dalam berjuang diperlukan kerjasama, karena dalam sistem demokrasi, satu suara rakyat jelata sama dengan satu suara pejabat. "Mau pejabat atau rakyat biasa, suaranya cuma satu" tukas Hidayat.

Pedagang Siap Menangkan Hidayat-Didik


Sedangkan Presiden FOPPI, Sujianto, menjelaskan saat ini peran kaum kapitalis diibaratkan sebagai bentuk penjajahan gaya baru. "Perselingkuhan penguasa dengan oknum hanya menyisakan penindasan terhadap rakyat," tandasnya.

Oleh sebab itu, Sujianto mengajak semua pedagang untuk tidak saja mencoblos Hidayat saat pemilukada mendatang, melainkan juga ikut memenangkan pasangan yang diusung Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut.

"Nasib ada pada kaki kita sendiri. Selama ini kita diinjak dan saat ini kita harus bangkit," tegas Sujianto.

Sumber: Okezone.Com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar