jika politik adalah sesuatu yang abu-abu
yang menjadi senjata para penguasa
yang menjadi sindikat pengejar harta dunia
maka aku bukanlah itu
Namun jika politik adalah pembelaan & perjuangan
yang membangunkan keberanian retorika
dan lantang meneriakkan keadilan
maka aku adalah politikus itu

Jika demokrasi adalah belenggu penjajahan
diramaikan oleh tangan-tangan gila jabatan
disetir untuk mengubur kepribadian anak bangsa
maka itu bukan tempatnya
Namun jika demokrasi adalah sebuah peluru pembebas
yang pengusungnya adalah teladan sejati
dan ideologinya menembus keangkuhan parlemen
maka itu adalah kendaraannya..

Kamis, 04 Desember 2008

Golkar Tak Takut Pendukungnya Pindah ke PKS


Jakarta. PKS menominasikan Mbak Tutut sebagai wanita Indonesia yang memberi inspirasi. Partai Golkar mengaku tidak takut suara para pendukung keluarga cendana akan beralih ke PKS.

"Kami tidak takut, orang kan tahu Pak Harto adalah pendiri Golkar," ujar Ketua Harian Badan Pemenangan Pemilu Partai (Bapilu) Partai Golkar Firman Subagyo kepada detikcom, Jumat (5/12/2008).

Firman menjelaskan hubungan Golkar dan cendana sangat erat. Pemberian nominasi oleh PKS ini tidak berarti akan merubah pandangan pendukung keluarga cendana yang mendukung Partai Golkar.

"Kami dulu pernah mengusulkan agar pak Harto diberi gelar pahlawan dan kami pun tidak pernah menzalimi Mbak Tutut," jelasnya.

Namun Firman menghargai langkah PKS untuk memberikan nominasi pada Mbak Tutut. Menurutnya hal itu merupakan bukti bahwa putri sulung Soeharto itu memang meiliki prestasi.

"Kami mengapresiasi. Golkar pun memberikan penghargaan," katanya.(rdf/did)


http://smsplus.blogspot.com/2008/12/golkar-tak-takut-pendukungnya-pindah-ke.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar