jika politik adalah sesuatu yang abu-abu
yang menjadi senjata para penguasa
yang menjadi sindikat pengejar harta dunia
maka aku bukanlah itu
Namun jika politik adalah pembelaan & perjuangan
yang membangunkan keberanian retorika
dan lantang meneriakkan keadilan
maka aku adalah politikus itu
Jika demokrasi adalah belenggu penjajahan
diramaikan oleh tangan-tangan gila jabatan
disetir untuk mengubur kepribadian anak bangsa
maka itu bukan tempatnya
Namun jika demokrasi adalah sebuah peluru pembebas
yang pengusungnya adalah teladan sejati
dan ideologinya menembus keangkuhan parlemen
maka itu adalah kendaraannya..
Tampilkan postingan dengan label Tokoh Bersuara. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tokoh Bersuara. Tampilkan semua postingan
Senin, 18 April 2016
6 Pesan Sohibul Iman untuk Kader PKS
Palangkaraya (17/4) - Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mohamad Sohibul Iman menyampaikan enam pesan politik kepada seluruh kadernya. Salah satunya, Sohibul Iman mengingatkan politik PKS adalah melayani rakyat.
"Pertama, luruskan niat. Mari kita tanyakan pada hati untuk apa kita berpartai politik? Untuk pribadi ataukah untuk berkhidmat kepada bangsa dan negara? Kita berpolitik untuk memberikan sumbangsih bagi ummat bangsa dan negara," ujar Sohibul Iman saat membuka Rakorwil DPW PKS Kalimantan Tengah di Palangkaraya, Sabtu (16/4/2016).
Dia mengatakan, PKS berpolitik untuk berkontribusi agar masyarakat bisa lebih sejahtera ke depan. Jabatan menurutnya, adalah mandat bukanlah kemuliaan karena kehebatan individu.
MSI: Tingkatkan Kualitas SDM, Pemerintah Harus Perbanyak Pelatihan dan SMK
Kalimantan
Tengah (18/4) - Anggota Komisi X DPR RI Fraksi PKS Mohamad Sohibul Iman
menyampaikan tentang salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas Sumber
Daya Manusia (SDM) di Indonesia adalah dengan perbanyak Sekolah
Menengah Kejuruan (SMK).
"Selain perhatian tentang pendidikan lanjutan, pemerintah juga harus memperbanyak SMK untuk mencetak tenaga terlatih siap pakai untuk dunia kerja. Selain itu juga memperbanyak dan memfasilitasi pelatihan (training) di dalam maupun luar negeri," papar Sohibul dalam Seminar Nasional Mewujudkan Pendidikan Nasional yang Berkemajuan di Universitas Muhammadiyah Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Sabtu (16/4/2016).
Semua itu menurutnya merupakan rangkaian upaya dalam meningkatkan kualitas SDM yang memiliki produktivitas tinggi.
"Selain perhatian tentang pendidikan lanjutan, pemerintah juga harus memperbanyak SMK untuk mencetak tenaga terlatih siap pakai untuk dunia kerja. Selain itu juga memperbanyak dan memfasilitasi pelatihan (training) di dalam maupun luar negeri," papar Sohibul dalam Seminar Nasional Mewujudkan Pendidikan Nasional yang Berkemajuan di Universitas Muhammadiyah Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Sabtu (16/4/2016).
Semua itu menurutnya merupakan rangkaian upaya dalam meningkatkan kualitas SDM yang memiliki produktivitas tinggi.
Minggu, 17 April 2016
Jamal: BPR-BKK Harusnya Fokus Penyaluran Kredit Produktif
SEMARANG, PKS Jateng Online
– Bank Perkreditan Rakyat (BPR)—Badan Kredit Kecamatan (BKK) diminta
untuk fokus pada penyaluran kredit yang sifatnya produktif kepda
masyarakat. Hal tersebut disampaikan oleh anggota Komisi C Dewan
Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Tengah, Jamaluddin, dalam
keterangannya pada Jumat (15/4/2016).
Menurut
Jamal fokus BPR-BKK pada penyaluran kredit produktif tersebut adalah
dalam upaya membantu meningkatkan ekonomi masyarakat kecil, sesuai
dengan arahan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). “Tahun 2015 rasio kredit
produktif BPR BKK se-Jateng sebesar 59,27 persen, ini masih perlu
didorong lagi,” katanya.
Lebih
lanjut, Jamal menyampaikan bahwa dengan adanya kredit produktif, akan
mendorong pergerakan sektor riil di masyarakat. “Sehingga, kami meminta
agar ekspansi kredit BPR BKK harus diarahkan ke sektor tersebut,"
tandas legislator Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jateng ini.
Rabu, 13 April 2016
Puisi Anis Matta : Zaman Ketidakpercayaan
Menulis puisi politik sudah menjadi barang langka di zaman sekarang ini.
Namun tidak untuk mantan presiden Partai Keadilan Sejahtera Anis Matta Puisi
politik terbarunya berjudul “Zaman Ketidak Kepercayaan” dengan beberapa
pengulangan bait “di zaman ketidak percayaan ini, jangan lagi membuat
janji-janji” ada pesan tersirat Anis Matta untuk kader PKS agar tidak
membuat janji-janji.
“Jangan bikin janji lagi kemasyarakat karena semua orang sudah tidak percaya, apa yang harus anda lakukan, turun dan temui mereka biar mereka melihat wajah anda. Biar mereka sendiri yang merasakan bahwa anda memiliki wajah pembohong atau tidak.” Ungkap Anis Matta di sela-sela wawancara. (kabarpks)
“Jangan bikin janji lagi kemasyarakat karena semua orang sudah tidak percaya, apa yang harus anda lakukan, turun dan temui mereka biar mereka melihat wajah anda. Biar mereka sendiri yang merasakan bahwa anda memiliki wajah pembohong atau tidak.” Ungkap Anis Matta di sela-sela wawancara. (kabarpks)
Label:
Anis Matta,
Dakwah wa Tarbiyah,
Materi Tarbiyah,
Tarbiyah A'iliyah,
Tarbiyah Aqliyah,
Tarbiyah Islamiyah,
Taujih Nabawi,
Taujih Ruhiyah,
Tokoh Bersuara
Taujih Ust. Musyafa A.R : Hati-Hati dengan "Wewenang"
Tersebut dalam hadits muttafaqun ‘alaih (Bukhari [1496, 4347] dan Muslim
[19]) bahwa Rasulullah SAW mengutus Mu’adz bin Jabal – radhiyallahu
‘anhu – (20 SH – 18 H = 603 – 639 M) ke Yaman, untuk melaksanakan tugas
dakwah di satu sisi, dan sebagai amil zakat, di samping tugas-tugas yang
lainnya.
Ada banyak point “taujih” penugasan yang diberikan oleh Rasulullah SAW kepadanya, dan sudah banyak buku, syarah dan kajian yang mengulas makna mendalam dari setiap point “taujih” Rasulullah SAW tersebut.
Di antara point taujih yang perlu mendapatkan pendalaman adalah “peringatan” beliau SAW kepada Mu’adz (RA) sebagai berikut:
«... فَإِنْ هُمْ أَطَاعُوا لَكَ بِذَلِكَ، فَإِيَّاكَ وَكَرَائِمَ أَمْوَالِهِمْ وَاتَّقِ دَعْوَةَ المَظْلُومِ، فَإِنَّهُ لَيْسَ بَيْنَهُ وَبَيْنَ اللَّهِ حِجَابٌ»
«… Maka, jika mereka telah taat kepadamu untuk hal itu, maka berhati-hatilah terhadap harta mereka yang mulia, dan takutlah kamu terhadap do’a orang yang terzhalimi, sebab tidak ada hijab (penghalang) antara do’a orang yang terzhalimi dengan Allah SWT».
Ada banyak point “taujih” penugasan yang diberikan oleh Rasulullah SAW kepadanya, dan sudah banyak buku, syarah dan kajian yang mengulas makna mendalam dari setiap point “taujih” Rasulullah SAW tersebut.
Di antara point taujih yang perlu mendapatkan pendalaman adalah “peringatan” beliau SAW kepada Mu’adz (RA) sebagai berikut:
«... فَإِنْ هُمْ أَطَاعُوا لَكَ بِذَلِكَ، فَإِيَّاكَ وَكَرَائِمَ أَمْوَالِهِمْ وَاتَّقِ دَعْوَةَ المَظْلُومِ، فَإِنَّهُ لَيْسَ بَيْنَهُ وَبَيْنَ اللَّهِ حِجَابٌ»
«… Maka, jika mereka telah taat kepadamu untuk hal itu, maka berhati-hatilah terhadap harta mereka yang mulia, dan takutlah kamu terhadap do’a orang yang terzhalimi, sebab tidak ada hijab (penghalang) antara do’a orang yang terzhalimi dengan Allah SWT».
Selasa, 12 April 2016
Fraksi PKS Terima Masukan Pencabutan PP Nomor 78 tentang Pengupahan
Jakarta (12/4) – Wakil
Ketua Fraksi PKS DPR RI Bidang Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Ansory
Siregar hari ini, Selasa (12/4), menerima masukan dari Konfederasi
Serikat Pekerja Indonesia (KSPI).
Masukan dari KSP tersebut di antaranya terkait dengan Pencabutan PP Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan, Penolakan Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan, Pengangkatan Guru dan Tenaga Honorer menjadi PNS, Pengesahan RUU Pembantu Rumah Tangga (PRT), dan sebagainya.
“Terkait dengan persoalan Pengupahan, saat ini masih dibahas di Panja Komisi IX. Ada Panja yang ke Maluku Utara, dan ada yang ke Bandung. Kami juga terus melakukan Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) dengan pihak-pihak terkait,” jelas Legislator PKS sejak 2004 ini.
Masukan dari KSP tersebut di antaranya terkait dengan Pencabutan PP Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan, Penolakan Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan, Pengangkatan Guru dan Tenaga Honorer menjadi PNS, Pengesahan RUU Pembantu Rumah Tangga (PRT), dan sebagainya.
“Terkait dengan persoalan Pengupahan, saat ini masih dibahas di Panja Komisi IX. Ada Panja yang ke Maluku Utara, dan ada yang ke Bandung. Kami juga terus melakukan Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) dengan pihak-pihak terkait,” jelas Legislator PKS sejak 2004 ini.
Presiden PKS: Rasisme dalam Pemilu tak Baik
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA
-- Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sohibul Iman mengatakan,
pertarungan demokrasi apa pun seperti pemilihan kepala daerah, pemilu
atau pemilihan presiden tidak sepantasnya menggunakan unsur rasisme.
Sohibul menjelaskan, sentimen primodialisme harus ditinggalkan. Menurut dia, persaingan dalam pemilu harus melalui kinerja bukan rasisme. Hal tersebut diungkapkan Sohibul saat dimintai tanggapannya mengenai kicauan Duta Besar RI untuk Jepang, Yusron Ihza Mahendra yang menulis kicauan bernada rasisme lewat Twitter.
"Saya tidak spesifik dengan tulisannya, tapi rasisme itu tidak baik," katanya usai menjamu pertemuan Koalisi Merah Putih di kantor DPP PKS, Jakarta, Kamis (31/3).
Sohibul menjelaskan, sentimen primodialisme harus ditinggalkan. Menurut dia, persaingan dalam pemilu harus melalui kinerja bukan rasisme. Hal tersebut diungkapkan Sohibul saat dimintai tanggapannya mengenai kicauan Duta Besar RI untuk Jepang, Yusron Ihza Mahendra yang menulis kicauan bernada rasisme lewat Twitter.
"Saya tidak spesifik dengan tulisannya, tapi rasisme itu tidak baik," katanya usai menjamu pertemuan Koalisi Merah Putih di kantor DPP PKS, Jakarta, Kamis (31/3).
Penertiban Daerah Kumuh Harus dengan Pendekatan Manusiawi
Jakarta (12/4) -- Ketua Bidang Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Fahmy Alaydroes mengatakan bahwa menertibkan daerah kumuh dan semrawut adalah salah satu tugas pemerintah daerah; kemudian membangunnya menjadi daerah yang lebih rapi, bersih dan manusiawi.
“Apalagi kalau lahan yang mau ditertibkan itu milik negara, yang pada akhirnya demi kebaikan dan kemaslahatan kita semua," kata Fahmy, di Jakarta, Selasa (12/4).
Hanya saja, lanjutnya, dalam hal mengeksekusi harusnya memerhatikan berbagai hal yang boleh jadi akan menimbulkan prasangka, kekisruhan, atau bahkan menabrak nilai-nilai keadilan.
Senin, 11 April 2016
Zulkifli Hasan: PKS Semakin Hari Semakin Bagus
Jakarta (6/4) – Ketua Umum Partai
Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan memberikan ucapan selamat ulang
tahun (milad) kepada Partai Keadilan Sejahtera (PKS).
“Saya mengucapkan selamat yang ke-18 bagi PKS yang dari awal bersama-sama dengan PAN,” kata Zulkifli beberapa waktu yang lalu.
Ia mengapresiasi kerja-kerja PKS dan
menaruh harapan kepada Partai yang dipimpin oleh Mohamad Sohibul Iman
ini agar ke depannya semakin baik. “Insya Allah semakin hari semakin
bagus, bertambah bulan bertambah tahun bertambah pula memberikan
kebaikan bagi umat, bangsa dan negara,” ucapnya.
Minggu, 10 April 2016
Dorong Kualitas Hidup Brebes Lebih Baik, PKS Ajukan Suswono
Brebes, PKS Jateng Online -
Melihat rendahnya Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Brebes,
nomor 2 terbawah se Jawa Tengah, Partai Keadilan Sejahtrea (PKS) ajukan
DR Ir H Suswono MMA sebagai calon bupari Kabupaten Brebes. Hal tersebut
disampaikan Sekretaris Wilayah Dakwah Jateng, Jatim, Yogyakarta
(Jatijaya) DPP PKS Abdul Fikri Faqih di Gedung Islamic Center Brebes,
beberapa waktu lalu.
"Untuk
itulah, seluruh struktur PKS Jawa Tengah merekomendasi dan menunjuk DR
Ir H Suswono MMA, untuk maju dalam Pilkada Kabupaten Brebes," kata
Fikri.
Brebes
menurut Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Tengah, pada tahun 2014
termasuk kedalam Kabupaten dengan IPM relatif rendah yaitu 62,55. Atas
kondisi tersebut Fikri menerangkan bahwa perlunya pemimpin seperti
Suswono yang punya pengalaman dibidang pemerintahan, pemerataan
pembangunan, dan yang terpenting mempunyai karakter yang kuat untuk
membangun Brebes.
Perempuan PKS Diminta Jadi Advokator Tekan Kasus Kekerasan Anak
SEMARANG, PKS Jateng Online—Para
perempuan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) diminta menjadi kader
terdepan dalam perlindungan anak. Menurut Netty Prasetiani Heryawan,
istri gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, bentuk perlindungan tersebut
adalah menjadi motivator dan advokator dalam menekan kasus kekerasan
pada anak.
Hal
tersebut disampaikan oleh Netty saat memberikan pengarahan tentang
kekerasan pada anak pada Seminar Parenting di Semarang, Minggu (10/1).
Dalam paparannya, ia menjelaskan bahwa perempuan PKS harus menjadi
motivator dalam menekan kasus kekerasan pada anak.
Menurut
Netty, kekerasan pada anak seringnya terjadi oleh orang-orang terdekat,
seperti orang tuanya, tukang ojeknya, kakek neneknya, hingga
tetangganya. Baik yang berupa kekerasan fisik, perkataan hingga
psikologis. Kesemuanya sering terjadi diawali oleh orangtuanya.
Senin, 08 April 2013
Anjuran Positif Menggunakan Social Media oleh Menkominfo @tifsembiring
Tifatul Sembiring
@tifsembiring
Berikut beberapa anjuran positif dalam menggunakan social media oleh Menkominfo @tifsembiring :
Rabu, 03 April 2013
Demba Ba: ‘Jelang Pertandingan, Saya Mendengarkan Al-Quran Lewat Earphone’
NAMA Demba Ba sedang dibicarakan di mana-mana pekan ini. Sebabnya adalah ia mengantarkan klub sepak bolanya Chelsea, menyingkirkan Manchester United dalam Piala FA Inggris.
Satu golnya membuat pasukan asuhan Rafael Benitez ini berpeluang menggondol satu dari dua kans juara musim ini. Selain itu, Ba merayakan golnya dengan sujud syukur—yang masih ditayangkan oleh kamera televisi.
Mungkinkah Giliran PKS?
Oleh : Lutfi Rachman
Aktif di LENGKAP (Lembaga Pengembangan dan Kajian Politik)
***
Menarik jika menilik sejarah pemilu Indonesia di era reformasi, diantaranya adalah fakta bahwa dari tiga kali penyelenggaraan pemilu ketiganya selalu melahirkan juara baru, pemenang pemilu 1999 PDIP (33,74%), pemilu 2004 Partai Golkar (21,58%), pemilu 2009 Partai Demokrat (20,85%).
Maka pemilu 2014 sangat menarik untuk ditunggu apakah ia akan melahirkan lagi juara baru, atau untuk pertama kalinya dalam sejarah pemilu di era reformasi akan ada partai yang memenangkannya untuk kedua kali atau bahkan Demokrat bisa mengulang kesuksesan menjadi juara bertahan?
Aktif di LENGKAP (Lembaga Pengembangan dan Kajian Politik)
***
Menarik jika menilik sejarah pemilu Indonesia di era reformasi, diantaranya adalah fakta bahwa dari tiga kali penyelenggaraan pemilu ketiganya selalu melahirkan juara baru, pemenang pemilu 1999 PDIP (33,74%), pemilu 2004 Partai Golkar (21,58%), pemilu 2009 Partai Demokrat (20,85%).
Maka pemilu 2014 sangat menarik untuk ditunggu apakah ia akan melahirkan lagi juara baru, atau untuk pertama kalinya dalam sejarah pemilu di era reformasi akan ada partai yang memenangkannya untuk kedua kali atau bahkan Demokrat bisa mengulang kesuksesan menjadi juara bertahan?
Senin, 01 April 2013
Contohlah PKS...
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Peneliti senior LIPI Indria Samego
mengatakan, jika Susilo Bambang Yudhoyono menjabat sebagai ketua umum
Partai Demokrat persoalan utamanya adalah mengenai rangkap jabatan.
Sebagai partai modern, harusnya Demokrat bisa meniru Partai Keadilan
Sejahtera (PKS).
"Satu-satunya partai yang sudah memiliki aturan kader pejabat publik tidak boleh menjabat sebagai ketum partai itu PKS," kata Samego di Habibie Center, Jakarta, Sabtu (29/3).
PKS dalam anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) nya telah mengatur tentang aturan rangkap jabatan. Sehingga, saat Nur Mahahmudi Ismail terpilih menjadi wali kota Depok jabatannya sebagai presiden PKS dilepas.
"Satu-satunya partai yang sudah memiliki aturan kader pejabat publik tidak boleh menjabat sebagai ketum partai itu PKS," kata Samego di Habibie Center, Jakarta, Sabtu (29/3).
PKS dalam anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) nya telah mengatur tentang aturan rangkap jabatan. Sehingga, saat Nur Mahahmudi Ismail terpilih menjadi wali kota Depok jabatannya sebagai presiden PKS dilepas.
Minggu, 31 Maret 2013
PKS: Dorong Transportasi Massal untuk Mengurangi Subsidi BBM
JAKARTA – Pemerintah terlalu lamban membangun dan mengembangkan
transportasi massal seperti jaringan kereta api baru, monorel dan mass
rapid transport (MRT) untuk mengurangi kemacetan. Inilah yang memicu
tingginya alokasi dana subsidi BBM karena masyarakat memilih menggunakan
kendaraan pribadi dengan alasan layanan transportasi massal masih buruk
dan terbatas.
Demikian disampaikan Anggota Komisi V dari Fraksi PKS, Yudi Widiana Adia menanggapi keinginan pemerintah untuk mengurangi subsidi BBM yang terus membengkak. Harus diakui, kenaikan subsidi BBM ini menyebabkan anggaran fiskal membengkak dan menyebabkan defisit neraca perdagangan, namun tidak berdampak signifikan bagi peningkatan kesejahteraan rakyat.
“Semua itu akibat strategi yang salah dalam hal kebijakan transportasi,” tegas Yudi.
Minggu, 17 Maret 2013
KPK, adakah jiwamu tenang?
by @Fahrihamzah
Apa kabar ABRAHAM BUSYRO BAMBANG ZULKARNAIN ADNAN of @KPK_RI
Tidurlah....nama kalian melelahkan bangsa ini...seolah hanya ada kalian di kolong Pertiwi...
Lima jagoan kita..our last chance. ..ambillah waktu untuk dirimu... jangan lukai kemesraan mu.
Bangunlah malam untuk pertajam hatimu agar niatmu lurus dan dadamu lapang…
Ujilah keikhlasanmu agar hidupmatimu hanya untuk Allah...dan kau diterimaNya sebagai nafsul muthmainnah...
Sabtu, 09 Maret 2013
Wawancara LHI di “Mata Najwa”
Oleh: Anwar Muhammad | 09 March 2013 | 16:55 WIB
Salah seorang presenter, host dan wartawan terkenal, tajam dan cerdas, NAJWA SHIHAB, lewat acaranya MATA NAJWA, berhasil melakukan wawancara eksklusif dengan Ustadz Luthfi Hasan Ishaaq di Rutan Guntur. Berikut petikan wawancaranya.
Najwa : Bagaimana kabarnya pak?
LHI : Alhamdulillah baik, seperti yg anda lihat.
Najwa : Sepertinya bapak tetap ceria, tersenyum layaknya tak terjadi apa2.
LHI : Memangnya apa yg terjadi mbak? Oh iya, baru ingat. Saya kan tahanan KPK, hehe.
Najwa : Ha ha ha, padahal udah lebih sebulan lho pak nginap disini. Apa tidak merasa tertekan secara
batin?
LHI : Yaaa (sambil menghela nafas agak sedang), sebagai manusia biasa tentu saya merasa sedikit terkungkung, tidak bebas. Namun sebagai seorang da’i, bagi saya, penjara ini hanyalah medan dakwah
baru. Disini justru banyak orang yang mendambakan taushiah dan juga bimbingan, termasuk imam kala shalat berjama’ah. Jadi,,, mmmm ya, anggap saja bertemu dgn mad’u dan calon2 kader dakwah baru.
Najwa : [sambil mengerutkan kening], maksud bapak tadi madu??
LHI : hehe, mad’u, bukan madu, meskipun hakikatnya bisa sama. Bertemu mad’u itu ibarat meminum madu, selain membawa manfaat dan obat, juga bagian dari sunnah Nabi. Itulah yg kami pelajari di PKS. Mbak, apa bapaknya gak pernah ngajarin??
Najwa : ooh, iya, mmm, itu ya pak. Kayaknya pernah sih, tapi, bapak kan tahu gimana lingkungan kerja saya di Metro TV.
LHI : ooh gitu, makanya mbak, warnailah lingkungan mbak, jangan dibalik-balik.
Najwa : hehe, betul pak. Tapi maaf ya pak, ini kan saya yg mau wawancara, kok malah bapak yg terus
nasehatin saya.
LHI : yaa, itu refleks saja mbak. Udah terbiasa nasehat menasehati. Maaf kalau tersinggung ya.
Najwa : gak apa2 pak… Sepertinya bapak juga tidak sedih ya?
LHI : untuk apa bersedih, selama kita tetap beriman kepada Allah dan istiqamah, kita justru patut bergembira mbak, orang beriman itu posisinya tinggi, mulia, betapapun manusia ingin menghinakannya. Kalo ada fitnah, tuduhan, hujatan bahkan pujian sekalipun, itu hanya perspektif manusia, toh yang paling tahu dan
memahami kita adalah Sang Pencipta. Jadi, yaa, kata kuncinya selalu mendekatkan diri pada-Nya dalam keadaan apapun.
Najwa : Para pemirsa, Ustadz LHI telah mengajarkan kita bagaimana menyikapi segala hal yang menimpa diri secara positif, mengambil sisi baiknya. Baik, kita jedah sejenak.
Senin, 04 Maret 2013
DEMOKRAT DISARANKAN BELAJAR PADA PKS
Islamedia
- Belum terisinya posisi ketua umum Partai Demokrat pascaditinggalkan
Anas Urbaningrum, dinilai karena Demokrat tidak dapat mengelola konflik
internal dengan baik.
Akibatnya partai yang didirikan Presiden
SBY itu terus diterpa isu-isu politik yang merugikan. Peneliti dari Indo
Barometer, M Qadari menyarankan Demokrat mencontoh PKS yang telah
menunjukkan kemampuan mengelola konflik dengan baik.
Ia mencontohkan saat Luthfi Hasan Ishaaq ditetapkan sebagai tersangka
dalam kasus impor daging sapi, dengan cepat partai melakukan transisi
kepemimpinan dengan menunjuk Anis Matta sebagai Presiden PKS yang baru.
Dengan demikian, gonjang-ganjing politik yang menerpa partai segera
mereda.
Minggu, 24 Februari 2013
Istri Deddy Mizwar: Suami Saya Tak Ada Keluar Uang
Bekasi : Istri Deddy Mizwar, Giselawati Atmanegara, mengaku
suaminya tidak keluar uang saat berkampanye terkait pencalonan sebagai
Wakil Gubernur Jawa Barat. Dirinya juga mengatakan pencalonan suaminya
bukan untuk mencari uang, melainkan untuk ibadah.
"Kita di sini bukan buat nyari uang. Terus terang saya dan Bapak tidak ngeluarin uang sama sekali," kata Gisela di kediamannya di Jatiwaringin Asri, Pondok Gede, Bekasi, Jabar, Minggu (24/2/2013).
Langganan:
Postingan (Atom)






