Penerapan ekonomi Islam, khususnya dalam bentuk perbankan dan keuangan syariah, memicu banyak lembaga pendidikan membuka program studi dalam bidang ini. Tren masyarakat yang mendalami ilmu tersebut pun mengalami peningkatan. Ketua I Ikatan Ahli Ekonomi Islam, Agustianto Mingka, menyatakan hingga sekarang keinginan itu kian marak.
Perguruan tinggi swasta dan perguruan tinggi agama, dengan sendiri tergerak untuk mewadahi minat masyarakat itu. Ia menyebut, Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta dan perguruan tinggi yang dikelola oleh Muhammadiyah. Lebih lanjut ia mengatakan, ada lima Universitas Islam Negeri (UIN) yang menggelar program studi ekonomi Islam. Selain itu, terdapat 14 Institut Agama Islam Negeri (IAIN) dan 32 Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN).
Ia mengatakan mahasiswa yang belajar di berbagai perguruan tinggi itu juga diharapkan mampu memenuhi kebutuhan sumber daya manusia di industri perbankan dan keuangan syariah.
“Masih dibutuhkan banyak tenaga profesional,“ kata Agustianto di Jakarta, Ahad (29/1).