jika politik adalah sesuatu yang abu-abu
yang menjadi senjata para penguasa
yang menjadi sindikat pengejar harta dunia
maka aku bukanlah itu
Namun jika politik adalah pembelaan & perjuangan
yang membangunkan keberanian retorika
dan lantang meneriakkan keadilan
maka aku adalah politikus itu

Jika demokrasi adalah belenggu penjajahan
diramaikan oleh tangan-tangan gila jabatan
disetir untuk mengubur kepribadian anak bangsa
maka itu bukan tempatnya
Namun jika demokrasi adalah sebuah peluru pembebas
yang pengusungnya adalah teladan sejati
dan ideologinya menembus keangkuhan parlemen
maka itu adalah kendaraannya..

Tampilkan postingan dengan label Kejanggalan kasus LHI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kejanggalan kasus LHI. Tampilkan semua postingan

Selasa, 07 Mei 2013

Istri Ahmad Fathanah: Suami Saya Bukan Kader PKS



Jakarta - Septi Sanustika, istri muda tersangka kasus pengaturan impor sapi dan pencucian uang Ahmad Fathanah, mencurahkan isi hatinya. Septi ternyata mengaku merasa dibohongi Fathanah. Septi juga mengetahui suaminya jalan dengan perempuan-perempuan.

Berikut curahan hati Septi saat ditemui Trans7 yang wawancaranya dimuat di detikTV dan ditulis ulang detikcom, Selasa (7/5/2013).

Rabu, 03 April 2013

Terungkap Dari Laporan BPK: Impor Daging Sapi Mendag Tidak Sesuai Rekomendasi Menteri Pertanian

Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menemukan kelemahan pengendalian internal dan ketidakpatuhan terhadap peraturan perundangan dalam kegiatan impor daging sapi tahun 2010 sampai 2012.

"Terdapat lima jenis kasus impor daging sapi yang diduga melanggar peraturan dan perizinan yang diberikan," kata Ketua BPK, Hadi Poernomo, saat menyampaikan sambutan pada penyerahan Laporan Ikhtisar Hasil Pemeriksaan Semester (IHPS) II Tahun 2012 di Jakarta, Selasa.

Menurut dia, pelanggaran aturan tersebut meliputi kegiatan impor tanpa surat Persetujuan Pemasukan (SPP), pemalsuan dokumen invoice pelengkap Persetujuan Impor Barang (PIB), pemalsuan persetujuan impor, serta pemasukan daging tanpa prosedur karantina.

Menguak Fitnah! Ustad LHI Melakukan SMS, "Ayo… Fitnah Terus Semua Tokoh PKS, Biar Semakin OYE…"

ustad lhi difitnah lagi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan tak ada pesan singkat yang dikirimkan oleh bekas Presiden Partai Keadilan Sejahtera Luthfi Hasan Ishaaq dari Rumah Tahanan Guntur. Komisi menilai kalau pun benar Luthfi mengirim pesan pendek, kecil kemungkinan itu terjadi dari dalam tahanan.

“Saya pikir tidak mungkin kalau dari dalam Rutan Guntur,” kata Juru Bicara KPK Johan Budi S.P di kantornya, Senin, 1 April 2013. Menurut dia, kemungkinan besar pesan itu berasal dari telepon kuasa hukum Luthfi.

“Mungkin sms itu dikirim saat dia sedang dikunjungi pengacara, atau didampingi saat diperiksa oleh penyidik KPK,” kata Johan. Menurut dia, keberadaan ponsel di Rutan Guntur jelas dilarang. “Tidak boleh ada ponsel,” ujar dia.

Analisa Hukum LHI: Inilah kasus suap pertama yang membuat KPK buntu!


by @dangtuangku


Seperti apakah janggalnya kasus LHI? Simak ulasan berikut ini...!!!

Minggu, 31 Maret 2013

"Hak Subjektif KPK untuk LHI" by @Fahrihamzah

1) Katanya bos @anasurbaningrum bikin KLB di bali juga?"

2) Kalau gini ngapain sih KPK tetapkan status @anasurbaningrum tersangka? Kayak untuk kepentingan KLB aja dong..."

3) Toh ybs nggak diperiksa kok sampai sekarang...KLB-in aja tu KPK sekalian...ganti #ABRAHAM..."

4) Kuasa menyidik dan menuntut kok jadi bahan maenan ya? KPK-KPK apa yg kau cari?

5) Yang lucu kasus LHI, awalnya dibilang "tangkap tangan" ternyata ybs ada di tempat lain...artinya "tangkap tangan orang lain"

Ke-GALAU-an 'Kasus' LHI...

1. Hampir semua koran memuat berita #KPK kenakan pasal pencucian uang utk LHI . Ini seksi buat media?

2. Rupanya #KPK ingin men Djoko Susilo - kan LHI, membuat news yg sama.

3. Minggu2 ini pasti ramai #KPK segel ini kek segel itu kek, lalu fotografer memotretnya.

4. Ini operasi #KPK buka aurat tersangka. Setelah Djoko lalu LHI.

5. Lihatlah Djoko, wajah istri-istrinya dijadikan karikatur malah oleh majalah Detik.

6. Nalar pers sudah kalap, apapun yang #KPK pasangi plang sita dianggap hasil uang haram.

Senin, 18 Maret 2013

Inilah Nasehat Ustadz Luthfi Hasan Ishaaq

| Dari Kunjungan Rutan Guntur Hari Ini


-----------

Oleh H. Bakhtiar Muhammad Rum, Lc
Ketua DSW PKS KEPRI (Kepulauan Riau)

***

Berikut ini adalah oleh oleh kunjungan saya ke rutan KPK, menjenguk ustadzuna Alfadhil Luthfi Hasan Ishaaq hari ini, Senin (18 maret 2013). Alhamdulillah saya di beri kesempatan Allah untuk menjenguk beliau.. Sekali lagi alhamdulillah... Saya menikmati nasehat beliau kepada saya, juga insyaallah nasehat untuk kita semua.. Saya tulis ulang nasehat ini, semoga bermanfaat...

***

Salam “3 Besar” Dari LHI

Saat Luthfi Hasan Ishaaq (LHI) tampil di depan publik, sejak ditetapkan menjadi tersangka dalam kasus dugaan suap import sapi, dia selalu tersenyum dan mengarahkan salam ”tiga besar” ke arah publik. Dia terus konsisten melakukan hal tersebut, saat para pencari berita mewawancarainya atau pun saat “say helo” kepada wartawan.

Dia pun tidak banyak menjawab pertanyaan wartawan, karena urusannya sudah dilimpahkan ke kuasa hukumnya. Yang selalu dia lakukan hanya tersenyum dan mengangkat tangannya sebagai lambang salam “tiga besar”.

Isyarat ini bukan tanpa makna, bukan pula tanpa tujuan. Salam ini bukan sekedar simbol belaka, tetapi target perjuangannya di pemilu 2014. Walau dia tidak bisa berkeliling menyapa seluruh kader, namun ruh semangat perjuangannya ingin ditularkan melalui senyuman dan simbol salam "tiga besar”nya.

Sabtu, 09 Maret 2013

Wawancara LHI di “Mata Najwa”

Oleh: Anwar Muhammad | 09 March 2013 | 16:55 WIB
Salah seorang presenter, host dan wartawan terkenal, tajam dan cerdas, NAJWA SHIHAB, lewat acaranya MATA NAJWA, berhasil melakukan wawancara eksklusif dengan Ustadz Luthfi Hasan Ishaaq di Rutan Guntur. Berikut petikan wawancaranya.
Najwa : Bagaimana kabarnya pak?
LHI : Alhamdulillah baik, seperti yg anda lihat.
Najwa : Sepertinya bapak tetap ceria, tersenyum layaknya tak terjadi apa2.
LHI : Memangnya apa yg terjadi mbak? Oh iya, baru ingat. Saya kan tahanan KPK, hehe.
Najwa : Ha ha ha, padahal udah lebih sebulan lho pak nginap disini. Apa tidak merasa tertekan secara
batin?
LHI : Yaaa (sambil menghela nafas agak sedang), sebagai manusia biasa tentu saya merasa sedikit terkungkung, tidak bebas. Namun sebagai seorang da’i, bagi saya, penjara ini hanyalah medan dakwah
baru. Disini justru banyak orang yang mendambakan taushiah dan juga bimbingan, termasuk imam kala shalat berjama’ah. Jadi,,, mmmm ya, anggap saja bertemu dgn mad’u dan calon2 kader dakwah baru.
Najwa : [sambil mengerutkan kening], maksud bapak tadi madu??
LHI : hehe, mad’u, bukan madu, meskipun hakikatnya bisa sama. Bertemu mad’u itu ibarat meminum madu, selain membawa manfaat dan obat, juga bagian dari sunnah Nabi. Itulah yg kami pelajari di PKS. Mbak, apa bapaknya gak pernah ngajarin??
Najwa : ooh, iya, mmm, itu ya pak. Kayaknya pernah sih, tapi, bapak kan tahu gimana lingkungan kerja saya di Metro TV.
LHI : ooh gitu, makanya mbak, warnailah lingkungan mbak, jangan dibalik-balik.
Najwa : hehe, betul pak. Tapi maaf ya pak, ini kan saya yg mau wawancara, kok malah bapak yg terus
nasehatin saya.
LHI : yaa, itu refleks saja mbak. Udah terbiasa nasehat menasehati. Maaf kalau tersinggung ya.
Najwa : gak apa2 pak… Sepertinya bapak juga tidak sedih ya?
LHI : untuk apa bersedih, selama kita tetap beriman kepada Allah dan istiqamah, kita justru patut bergembira mbak, orang beriman itu posisinya tinggi, mulia, betapapun manusia ingin menghinakannya. Kalo ada fitnah, tuduhan, hujatan bahkan pujian sekalipun, itu hanya perspektif manusia, toh yang paling tahu dan
memahami kita adalah Sang Pencipta. Jadi, yaa, kata kuncinya selalu mendekatkan diri pada-Nya dalam keadaan apapun.
Najwa : Para pemirsa, Ustadz LHI telah mengajarkan kita bagaimana menyikapi segala hal yang menimpa diri secara positif, mengambil sisi baiknya. Baik, kita jedah sejenak.

Kamis, 07 Maret 2013

Niat Baik PKS VS Rakusnya Politik Daging Amerika...

Saat ini begitu maraknya masyarakat berbicara ttg tertanggkapnya petinggi PKS terkait suap importir beberapa hari lalu

cuma sayangnya, banyak sekali komentar yang tendendius disampaikan tanpa melihat akar masalah yang rumit dibalik itu semua

untuk itu, kami mencoba menguraikan satu sudut pandang lain yang kiranya dapat jadi suatu masukan bagi masyarakat untuk dapat memahami masalah besar di baliknya

karena jgn sampai kita salah arah dalam menyikapinya! soal masalah suap LHI kita serahkan pada proses hukum yg ada, tapi jgn sampai justru kita membuka tangan2 negara kapitalis, khusunya USA kembali mengoyak2 kedaulatan ekonomi/menjajah kita dibalik isu pembukaan kran impor bagi produk2 mereka

Senin, 04 Maret 2013

Kasus Luthfi, Jadi 'Trigger' PKS Meraup Banyak Kader

Islamedia - Dinamika politik yang terjadi di pusat dinilai tidak akan mempengaruhi elektabilitas Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di daerah. Sehingga PKS Jateng optimis target tiga besar pemilu 2014 bisa diraih.

Hal ini menjadi kesimpulan dari rapat konsolidasi nasional PKS, wilayah dakwah (Wilda) Jatim, Jateng dan Yogyakarta (Jati Jaya), yang digelar di Hotel Pandanaran, Semarang, Sabtu (2/3) kemarin.

"Berdasarkan hasil evaluasi, kita yang berada di Wilda Jati Jaya tetap optimis target tiga besar pemenang pemilu 2014 bisa tercapai,"
tegas Ketua DPW PKS Jateng, Abdulah Fikri Faqih.

Kamis, 21 Februari 2013

"Semakin Terkuaknya Kasus LHI - AF & Keterlibatan Intelijen Israel"

 by @DangTuangku

@chirpstory @M4ngU5il. Ini info terbaru (20 februari 2013) kasus LHI. Fakta yg terungkap makin menjelaskan peta kasus:

@chirpstory @M4ngU5il 1. LHI memang pernah kenal Ahmad Fathanah. Sebelum ayah AF mati, ayahnya titipkan AF ke LHI.

@chirpstory @M4ngU5il 2. AF manfaatkan kedekatannya dgn LHI menghubungi importir daging bahwa ia bisa bantu.

Jumat, 15 Februari 2013

Daging Sapi Langka? Ini Penyebabnya

Islamedia - Kementerian Pertanian menemukan indikasi praktek kecurangan di rumah potong hewan sekitar Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi yang menyebabkan kelangkaan pasokan di kawasan ini. Kementerian mencurigai separuh rumah potong hewan menolak memotong sapi lokal dan hanya mau memotong sapi asal Australia.

"Ada yang mengeluh, rumah potong hewan yang telah diaudit oleh tim audit Independen Australia malah tidak mau memotong sapi lokal," kata Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian, Syukur Irwantoro, di sela Rapat Koordinasi Teknis Nasional 1 Tahun 2013 Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan di Yogyakarta, Kamis, 14 Februari 2013.

Beberapa temuan mereka, menurut Syukur, menunjukkan adanya kesengajaan diskriminasi rumah potong terhadap sapi lokal Indonesia. Setidaknya 50 persen dari 92 rumah potong hewan di Jakarta dan sekitarnya sudah tidak mau memotong hewan lokal. Kondisi tersebut terjadi sejak ada audit tim independen Australia di rumah potong hewan secara berkala.

Senin, 04 Februari 2013

5 Indikasi Kejanggalan Kriminalisasi LHI oleh KPK

dakwatuna.com – Tuduhan yang menerpa Luthfi Hasan Ishaaq anggota Komisi I DPR, dinilai berbagai kalangan sangat janggal. Tak pelak hal ini dianggap sebagai kriminalisasi LHI untuk tujuan tertentu.

Kejanggalan Pertama, yaitu ketika awal berita penangkapan muncul isu di berbagai media bahwa yang ikut ditangkap adalah supir Menteri Pertanian, Suswono. Ternyata dibantah sendiri oleh Suswono setelah mengklarifikasikan hal ini ke KPK.

Kejanggalan berikutnya adalah bahwa yang mau disuap adalah anggota komisi IV DPR dari PKS. Lalu ternyata sekarang menjadi Luthfi Hasan Ishaaq yang merupakan anggota Komisi I DPR. Komisi IV adalah komisi yang salah satunya membidangi pangan. Sedangkan Komisi I adalah komisi yang membidangi Pertahanan, Intelijen, Luar Negeri, Komunikasi dan Informatika.