Mohon maaf tanpa sedikitpun mengurangi rasa cinta dan ta'dzim, saya
ingin sedikit menyampaikan apa yang saya rasakan tentang apa yang
menimpa Bang FH.
Pertama tentu saya sedih dan berempati atas berita pemecatan Bang FH,
saya tak menyangka akan sejauh ini. Koq ya akhirnya "kriwikan dadi
grojogan".
Peristiwa ini membuka memori lama saya pada skala yang mungkin jauh
lebih kecil yaitu insiden pelengseran kami dulu dari PP KAMMI. Kala itu
juga lumayan gempar meskipun tak seheboh sekarang. Dan sedikit yang saya
ingat pasca itu Bang FH, beberapa senior dan para guru menyarankan kami
untuk lebih baik diam dan tak melawan. Sangat berat untuk mengendalikan
diri dan mengikuti saran itu karena kami merasa tidak bersalah.
Berkecamuk membara keinginan dalam dada untuk memberontak dan melawan.
Tapi ternyata perlahan kami akhirnya bisa mengikuti saran itu dan
memilih untuk diam, meskipun butuh waktu. Selama kurang lebih empat
tahun kami diam dan akhirnya waktu jualah yang menjawab dan membela
kebenaran yang dulu pernah kami yakini, setidaknya nama baik kami
di-recovery.
Berikut ini adalah beberapa cara Allah dalam memberikan rezeki kepada semua mahkluknya menurut al Qur’an:
1. Tingkat rezeki pertama yang dijamin oleh Allah
“Tidak suatu binatangpun (termasuk manusia) yg bergerak di atas bumi ini yang tidak dijamin oleh Allah rezekinya.”(QS. Hud: 6).Artinya Allah akan memberikan kesehatan, makan, minum untuk seluruh makhluk hidup di dunia ini. Hal tersebut adalah rezeki dasar yang terendah.








