JAKARTA – Ketua Fraksi PKS DPR RI Jazuli Juwaini menerima kunjungan
Ikatan Anggota Parlemen untuk Pembebasan al-Quds/ Parliamentarians for
Al Quds (PfQ) di Ruang Rapat Pimpinan Fraksi PKS beberapa waktu lalu.
Jazuli dalam kesempatan tersebut menyatakan dukungan dan komitmen penuh
Fraksi PKS bersama DPR RI untuk mengawal agenda-agenda yang berpihak
pada kemerdekaan rakyat Palestina.
Rombongan Delegasi PfQ yang diketuai Syekh Hameed Al-Ahmar (Yaman)
sebelumnya diterima oleh Ketua DPR RI Ade Komarudin. Dalam sambutannya,
Akom menegaskan bahwa rakyat Indonesia terus berada di belakang rakyat
Palestina dalam memperjuangkan kemerdekaan dari penjajah Israel.
DPR mendukung upaya Pemerintah RI dalam membela rakyat Palestina.
Salah satu bentuk dukungan pemerintah RI dalam hal ini adalah membuka
konsulat kehormatan RI di Ramallah, Tepi Barat. Walaupun mendapat
tekanan dari Israel, pelantikan konsulat kehormatan RI untuk Palestina
akhirnya bisa dilakukan di ibukota Yordania, Amman.
jika politik adalah sesuatu yang abu-abu
yang menjadi senjata para penguasa
yang menjadi sindikat pengejar harta dunia
maka aku bukanlah itu
Namun jika politik adalah pembelaan & perjuangan
yang membangunkan keberanian retorika
dan lantang meneriakkan keadilan
maka aku adalah politikus itu
Jika demokrasi adalah belenggu penjajahan
diramaikan oleh tangan-tangan gila jabatan
disetir untuk mengubur kepribadian anak bangsa
maka itu bukan tempatnya
Namun jika demokrasi adalah sebuah peluru pembebas
yang pengusungnya adalah teladan sejati
dan ideologinya menembus keangkuhan parlemen
maka itu adalah kendaraannya..
Tampilkan postingan dengan label Bebaskan Palestina. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bebaskan Palestina. Tampilkan semua postingan
Selasa, 12 April 2016
Kamis, 12 Juli 2012
Arkeolog Senior Israel Nyatakan Tidak Ada Kaitan Sejarah Yahudi dan Yerusalem (Al Quds)
jalanpanjang.web.id -
Arkeolog senior Israel meragukan adanya kaitan apapun antara entitas
Yahudi dengan Kota Al-Quds (Yerusalem), yang itu bertentangan dengan
klaim Israel ihwal kehadiran bersejarah mereka di kota itu.
Israel
Finkelstein, arkeolog Israel yang dikenal sebagai Bapak Arkeolog
Yahudi itu menegaskan kepada surat kabar Jerusalem Post bahwa para
arkeolog Yahudi belum menemukan bukti sejarah atau arkeologi yang
mendukung beberapa kisah yang terkandung dalam Taurat, termasuk cerita
keluar dan masa bingung di Sinai serta kemenangan Yosua bin Nun atas
Kanaan.
Berkenaan dengan klaiman Haikal Salomon, arkeolog Israel itu menegaskan bahwa tidak ada bukti arkeologi yang menunjukkan bahwa Haekal itu pernah ada di sana.
Senin, 28 Desember 2009
Israel Bangun 700 Apartemen di Jerusalem Timur
RAMALLAH. Israel kembali memercikkan api perselisihan dengan Palestina. Negara Yahudi itu mengumumkan akan membangun 700 apartemen di Jerusalem Timur, wilayah yang diharapkan Palestina menjadi ibukota mereka di masa depan.Rencana yang diumumkan Senin (28/12) lalu itu merupakan kebijakan politik baru Israel di bawah kepemimpinan Netanyahu. Menteri Perumahan Israel memastikan bahwa ini adalah pertama kalinya Netanyahu menyetujui pembangunan permukiman Yahudi di Jerusalem Timur.
Para pejabat Palestina mengatakan, mereka tidak akan memulai pembicaraan damai selama Israel masih melangsungkan pembangunan di wilayah yang menjadi sengketa kedua pemerintahan tersebut.
"Selama masih ada tindakan seperti itu, berarti Israel tidak menginginkan pembicaraan damai," ujar negosiator Palestina, Saeb Erekat.
Langganan:
Postingan (Atom)


