jika politik adalah sesuatu yang abu-abu
yang menjadi senjata para penguasa
yang menjadi sindikat pengejar harta dunia
maka aku bukanlah itu
Namun jika politik adalah pembelaan & perjuangan
yang membangunkan keberanian retorika
dan lantang meneriakkan keadilan
maka aku adalah politikus itu

Jika demokrasi adalah belenggu penjajahan
diramaikan oleh tangan-tangan gila jabatan
disetir untuk mengubur kepribadian anak bangsa
maka itu bukan tempatnya
Namun jika demokrasi adalah sebuah peluru pembebas
yang pengusungnya adalah teladan sejati
dan ideologinya menembus keangkuhan parlemen
maka itu adalah kendaraannya..

Selasa, 09 Agustus 2011

Perkawinan Islam dan Demokrasi di Turki

Oleh: Ahmad Syafi’i Maarif

Adalah Celalettin Yavuz, deputi direktur Pusat Turki untuk Hubungan Internasional dan Analisis Strategis, yang menjawab pertanyaan Susanne Gusten dari New York Times (15 Juni 2011), mengapa Erdogan demikian populer di kalangan rakyat Arab, tidak lain karena keberhasilannya mengawinkan Islam dengan demokrasi. Sebelumnya, Erdogan sudah menegaskan bahwa Turki di bawah komandonya akan terus berjuang bagi tegaknya hak-hak rakyat di kawasan itu untuk keadilan, pemerintahan berdasar kan hukum, kebebasan, dan demokrasi.

Kemenangan AKP dalam Pemilu 2011, membuka kesempatan kepada Turki untuk langsung mendekati rakyat di Asia Barat Daya dan Afrika Utara untuk tujuan reformasi demokrasi dan ekonomi di wilayah yang penuh gejolak itu. Melalui pendekatan baru ini, tujuan strategis Ankara adalah dalam rangka membantu segala upaya agar kawasan itu menjadi makmur yang sekaligus menawarkan peluang bagi pertumbuhan ekonomi Turki.

Jika itu menjadi kenyataan, peran Iran yang juga ingin berperan sebagai “yang dipertuan” di sana akan berkurang de-ngan sendirinya. Kecurigaan kepada Iran banyak terkait dengan paham Syi’ahnya yang agresif, sementara mayoritas pendu duk Arab adalah penganut Sunni, seperti halnya Turki. Baik Turki maupun Iran dari sisi etnis bukanlah bagian dari bangsa Arab yang berlatar belakang darah Semit itu.

Mensos: Hidup Diciptakan Seimbang dan Ramadhan Kembalikan Keseimbangan Itu

Sungguh jelas, berpuasa akan membawa kesimbangan jasmani dan rohani dalam tubuh manusia. Selain kedua hal tadi, puasa juga membawa keseimbangan sosial.

Demikian diungkapkan Menteri Sosial RI, Salim Assegaf Al-jufri, saat memberi sambutan dalam acara “Berbagi Bersama Sahabat” Republika, di Masjid At-Tin, Ahad (7/8).

Dikatakan Menteri, dalam surat Ar-rahman, langit ditinggikan dan diletakan disisi keseimbangan. “Karena itu, jarak Matahari dan Bumi seimbangan. Kalau dekat kepanasan kita, kalau jauh kedinginan kita,” kata dia.

Anis Matta: Kader PKS Perlu Lebih Gaul dengan Masyarakat

Terkait maraknya pemberitaan mengenai nama tokoh-tokoh yang akan bersaing pada pemilu Pilpres 2014, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) belum mencuatkan satu nama.

Menaggapi desakan agar ada satu nama yang dinobatkan partainya Sekretaris Jenderal DPP PKS Anis Matta menegaskan, pihaknya masih melakukan penguatan pada posisi kader-kadernya.

“Pertama, fokus kami sampai 2012 nanti yaitu, peningkatan jumlah kader untuk melakukan rekruitmen secara masif dan menambah satu kursi DPR untuk daerah pemilihan Kalbar,” paparnya di Pontianak, Minggu (7/8).

Khutbah Jum’at : Madrasah Ramadhan

إِنّ الْحَمْدَ ِللهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَسَيّئَاتِ أَعْمَالِنَا مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلهَ إِلاّ اللهُ وَأَشْهَدُ أَنّ مُحَمّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ
اَللهُمّ صَلّ وَسَلّمْ عَلى مُحَمّدٍ وَعَلى آلِهِ وِأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدّيْن.
يَاأَيّهَا الّذَيْنَ آمَنُوْا اتّقُوا اللهَ حَقّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنّ إِلاّ وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ
يَاأَيّهَا النَاسُ اتّقُوْا رَبّكُمُ الّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثّ مِنْهُمَا رِجَالاً كَثِيْرًا وَنِسَاءً وَاتّقُوا اللهَ الَذِي تَسَاءَلُوْنَ بِهِ وَاْلأَرْحَام َ إِنّ اللهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيْبًا
يَاأَيّهَا الّذِيْنَ آمَنُوْا اتّقُوا اللهَ وَقُوْلُوْا قَوْلاً سَدِيْدًا يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْلَكُمْ ذُنُوْبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ اللهَ وَرَسُوْلَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيْمًا، أَمّا بَعْدُ …
فَأِنّ أَصْدَقَ الْحَدِيْثِ كِتَابُ اللهِ، وَخَيْرَ الْهَدْىِ هَدْىُ مُحَمّدٍ صَلّى الله عَلَيْهِ وَسَلّمَ، وَشَرّ اْلأُمُوْرِ مُحْدَثَاتُهَا، وَكُلّ مُحْدَثَةٍ بِدْعَةٌ وَكُلّ بِدْعَةٍ ضَلاَلَةً، وَكُلّ ضَلاَلَةِ فِي النّارِ.

Jama’ah Jum’ah rahimakumullah, marilah kita bersyukur kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala yang telah berkenan memberikan berbagai keni’matan bahkan hidayah kepada kita.

Shalawat dan salam semoga Allah tetapkan untuk Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam, keluarganya, para sahabatnya, dan para pengikutnya yang setia dengan baik sampai akhir zaman.

Jama’ah Jum’ah rahimakumullah, mari kita senantiasa bertaqwa kepada Allah dengan sebenar-benar taqwa, menjalani perintah-perintah Allah sekuat kemampuan kita, dan menjauhi larangan-laranganNya.

Allah Ta’ala berfirman:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ [البقرة/183]

“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertaqwa." (QS Al-Baqarah: 183).

Ramadhan Syahrul Jihad Wadda’wah

Oleh: Ustadz Muhammad Ridwan

Islamedia
– Ramadhan telah datang, semangat keIslaman mulai terlihat disana sini, masjid yang biasanya sepi kini terlihat ramai dan sesak dengan jamaah yang akan melaksanakan sholat Taraweh ,takmir masjidpun sibuk mengurusi jamaah agar semua dapat terlayani dengan baik. setelah usai pelaksanaan sholat taraweh yang diiringi Kultum , sebagian jamaah dan pengurus masjid mengisi waktu dimalam itu dengan tadarrus Al-qur,an ,keesokan harinya ba’da sahur dan sholat subuh diadakan acara kuliah subuh…Alhamdulillah begitulah biasanya fenomena awal ramadhan.apakah hingga Akhir ? tergantung.!

Bagi para Aktifis dakwah (kader dakwah) fenomena ini adalah peluang yang cukup signifikan untuk berdakwah, awal ramadhan adalah saat banyak orang membuka hati untuk menerima nasihat dan kebenaran, meskipun akhirnya banyak diantara mereka yang tidak Istiqomah dikarenakan niat yang tidak kuat, namun inilah gambaran peluang agar setiap da’i memanfaat kan momentum ramadhan sebagai Syahrul jihadi wa da’wati (Bulan jihad dan dakwah) begitu besar pahala yang Alloh janjikan kepada mereka yang berjihad dalam keadaan shaum.

Rasulullah bersabda: “Tidaklah seorang hamba berpuasa satu hari dalam jihad fi sabîlillâh melainkan pada hari itu, Allah menjauhkan wajahnya dari neraka sejauh perjalanan 70 tahun” (H.R. Bukhori, Muslim dan Tirmidzi) Dalam hadits lain disebutkan bahwa Rasulullah bersabda: “Siapa saja yang shaum satu hari di dalam jihad fisabilillah niscaya Allah menjauhkan antara diadan neraka dengan satu parit yang luasnya seluas langit dan bumi.” (HR. ath-Thabran)

Fahri Hamzah: Pimpinan KPK Harus Ubah Paradigma Pemberantasan Korupsi

RIMANEWS – Pansel KPK telah mengumumkan 10 nama yang lolos menjadi calom pimpinan KPK. Dari 10 tersebut, Pansel kemudian akan menyaringnya menjadi 8 nama untuk selanjutnya diserahkan kepada Komisi III DPR untuk dipilih 4 orang menjadi pimpinan KPK mendampingi Busyro Muqoddas.

Kriteria apa saja yang akan menjadi indikator Komisi III menentukan 4 nama tersebut?

“Yang jelas mereka yang memiliki paradigma baru dalam sistem pemberantasan korupsi. Pimpinan KPK harus bisa merubah paradigma lama yang kurang efektif itu,”
ujar Wakil Ketua Komisi III DPR Fahri Hamzah, Minggu (7/8/2011).

Sejak Awal PKS Ngaku Ingatkan KPK Agar Tak Jadi Alat Kekuasaan

RMOL. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendapat tamparan keras.

Pihak yang menampar KPK kali bukan politisi, penegak hukum lainnya, atau pihak-pihak yang tersangkut kasus hukum. KPK ditampar oleh publik yang selama ini mempercayainya.

Kemarin (Minggu 7/8), Lingkaran Survei Indonesia (LSI) merilis laporan survei bahwa kepercayaan publik terhadap KPK sudah masuk zona merah. Publik yang masih percaya KPK tinggal 41, 6 persen, atau turun 17 persen lebih dari tahun 2005.

“Saya kira survei tersebut cukup mewakili kondisi dan persepsi masyarakat tentang KPK. Ini tamparan keras buat KPK,” kata anggota Komisi III dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Aboe Bakar Al Habsyi, kepada Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Senin, 8/8)

Urgensi Al-Qudwah di Jalan Dakwah

Judul Buku : Urgensi Al-Qudwah di Jalan Dakwah; Mega Proyek Menuju Realisasi Cita-cita Dakwah
Judul Asli : Al-Qudwatu ala Thariqi Ad-Da’wati
Penulis : Syaikh Musthafa Masyhur
Penerjemah : Fadhli Bahri, Lc
Penerbit : An-Nadwah
Cetakan Ke : 1
Tahun Terbit : Desember 2009
Tebal Buku : 226 halaman

Urgensi Al-Qudwah di Jalan Dakwah; Mega Proyek Menuju Realisasi Cita-cita Dakwah (Syaikh Musthafa Masyhur)


Kita sedang meletakkan pondasi kokoh untuk bangunan besar yang merupakan mega proyek dakwah. Peletakan dasar pondasi setiap bangunan adalah tahapan paling krusial dan sulit dalam proses pembangunan sebuah bangunan. Sedangkan bangunan yang hendak dibangun itu adalah daulah islamiyah, khilafah islamiyah. Tetapi kita tidak menginginkan daulah atau khilafah yang sekedar simbol tanpa substansi. Juga bukan daulah atau khilafah rapuh yang sekali berdiri kemudian dengan mudah dirobohkan kembali, diporakporandakan musuh-musuh Islam.

Beruntunglah Kita Tarbiyah

SATU pagi di pekan ini. Seorang ikhwah terlihat sedang berjalan menyusuri trotoar yang berjarak lebih 10 kilo meter dari rumahnya. Tas ransel menempel di punggungnya, membentuk kesan beberapa tahun lebih muda. Ketika ditanya mengapa, ia menjawab: “Sebentar lagi mukhayam, ana perlu menyiapkan diri. Lagi pula, ana merasa selama ini kurang riyadhah”

Bagaimana dengan riyadhah atau olah raga pekanan, bukankah harusnya rutin berjalan? “Itulah kelemahan ana. Selama ini hanya riyadhah ala kadarnya. Beberapa pekan yang lalu ana jatuh sakit, diantara penyebabnya terlalu banyak duduk dan kurang olah raga.”

“Untunglah tarbiyah ‘memaksa’ kita untuk hidup seimbang. Termasuk menjadikan mukhayam (acara kemah kepanduan) sebagai salah satu sarananya. Itu sangat mengingatkan dan membantu ana. Entahlah apa jadinya kalau ana tidak ikut tarbiyah. Beberapa teman ana sudah kena stroke, kebanyakan adalah mereka yang jarang olahraga.”

Tilawah dan Ramadhan

Pasti kita semua sudah tahu sabda Rasulullah SAW ini: “Sebaik-baik kalian adalah orang yang belajar Al-Qur’an dan mengajarkannya.” Karena itu Rasulullah SAW memperbolehkan kita untuk iri kepada mereka. “Tidak boleh iri kecuali kepada dua orang, yaitu orang yang dianugerahi Al-Qur’an oleh Allah, lalu ia membacanya ketika menunaikan shalat di waktu malam dan siang hari; dan orang yang diberi harta lalu ia menyedekahkannya di waktu malam dan siang hari.”

Tentu saja rasa iri yang dimaksud Rasulullah SAW bukan dalam bentuk ekspresi negatif, tapi meniru apa yang dilakukan oleh manusia-manusia terbaik itu: belajar dan mengajarkan Al-Qur’an. Bahkan Rasulullah SAW sangat menghargai orang yang berusaha mengikuti jejak orang-orang terbaik itu meski belum sempurna dalam membaca Al-Qur’an. Kata Rasulullah SAW, “Orang yang membaca Al-Qur’an dan ia pandai membacanya, beserta para malaikat pembawa catatan amal, yang suci dan berbakti. Dan orang yang membaca Al-Qur’an dengan gagap dan ia kesulitan dalam membacanya, maka ia mendapatkan dua pahala.”

Rasulullah SAW juga menimbang seseorang dari kedekatannya dengan Al-Qur’an. Beliau membuat perumpamaan, “Perumpamaan seorang mukmin yang membaca Al-Qur’an adalah seperti buah atrujah, baunya harum dan rasanya enak. Dan perumpamaan seorang mukmin yang tidak membaca Al-Qur’an adalah seperti buah kurma, ia tidak beraroma tapi rasanya manis. Sedangkan perumpamaan orang munafik yang membaca Al-Qur’an adalah seperti bunga wangi-wangian, baunya wangi tapi rasanya pahit. Dan perumpamaan orang munafik yang tidak membaca Al-Qur’an adalah seperti buah hanzalah, ia tidak beraroma dan rasanya pahit.”