jika politik adalah sesuatu yang abu-abu
yang menjadi senjata para penguasa
yang menjadi sindikat pengejar harta dunia
maka aku bukanlah itu
Namun jika politik adalah pembelaan & perjuangan
yang membangunkan keberanian retorika
dan lantang meneriakkan keadilan
maka aku adalah politikus itu

Jika demokrasi adalah belenggu penjajahan
diramaikan oleh tangan-tangan gila jabatan
disetir untuk mengubur kepribadian anak bangsa
maka itu bukan tempatnya
Namun jika demokrasi adalah sebuah peluru pembebas
yang pengusungnya adalah teladan sejati
dan ideologinya menembus keangkuhan parlemen
maka itu adalah kendaraannya..

Selasa, 07 Mei 2013

Istri Ahmad Fathanah: Suami Saya Bukan Kader PKS



Jakarta - Septi Sanustika, istri muda tersangka kasus pengaturan impor sapi dan pencucian uang Ahmad Fathanah, mencurahkan isi hatinya. Septi ternyata mengaku merasa dibohongi Fathanah. Septi juga mengetahui suaminya jalan dengan perempuan-perempuan.

Berikut curahan hati Septi saat ditemui Trans7 yang wawancaranya dimuat di detikTV dan ditulis ulang detikcom, Selasa (7/5/2013).

Senin, 08 April 2013

PKS Terapkan Sistem School of Leadership

Islamedia - Sehari menjelang pendaftaran calon anggota legislatif (caleg) untuk pemilihan umum 2014, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) telah menyelesaikan penyusunan nama para calon dengan kapasitas mumpuni.

Berbeda dengan beberapa partai lain yang melakukan open recruitment, penentuan nama-nama caleg PKS dilakukan dengan mengutamakan penilaian kompetensi dan prestasi. Selamat Nurdin selaku Ketua DPW PKS Jakarta menyatakan, penentuan calon dilakukan dengan penerapan sistem school of leadership. Hal tersebut disampaikannya dalam konferensi pers di Restoran Sate Senayan Kebun Sirih, Jakarta Pusat (Senin, 8/4/2012).

Anjuran Positif Menggunakan Social Media oleh Menkominfo @tifsembiring











 Tifatul Sembiring
@tifsembiring


Berikut beberapa anjuran positif dalam menggunakan social media oleh Menkominfo @tifsembiring :

Rabu, 03 April 2013

Herlini: Ada Yang Ganjil Dari Pernyataan Mendikbud


Jakarta - Herlini Amran, Anggota Komisi X DPR RI, menanggapi ganjil penyataan Mendikbud yang dilontarkan jelang Rapat Kabinet terbatas Bidang Pendidikan dengan Presiden SBY siang hari ini. Menurutnya, tidak sepatutnya Mendikbud menyatakan anggaran terkait pengadaan buku dan pelatihan guru sudah disetujui DPR (02/04). Padahal, pembahasan konstruksi Kurikulum 2013 dan anggarannya masih berjalan, setidaknya hingga Rapat Kerja Komisi X, 10 April 2012.

“Terasa ganjil, ketika Pak Mendikbud berkata ada atau tidak Kurikulum Baru, proyek pengadaan buku dan pelatihan guru jalan terus! Jika benar itu program rutin Kemdikbud yang tidak perlu dipermasalahkan lagi, mestinya Desember 2012 pun Kemdikbud punya laporan realiasi program dan evaluasi kurikulum sebelumnya,”
papar Herlini Amran di Komplek DPR, Selasa (02/04).

Innalillahi Wa Inna Ilaihi Roji'un, Kembali Hari Ini PKS Kehilangan Satu Kader Terbaiknya



Innalillahi Wa Inna Ilaihi Roji'un Telah Berpulang Ke Rahmatullah Drs. Supardi yang akrab dipanggil Ustad Apay Aleg PKS Kab. Bandung dari daerah pemilihan 7. Hari ini Rabu 3 April 2013 pukul 4.30 setelah dirawat sepekan di Rumah Sakit Al-Ihsan Baleendah Kab. Bandung.

Kepada seluruh Ikhwah mohon untuk mendo'akan beliau agar ditempatkan di tempat yang mulia



اَللّهُمَّ اغْفِرْلَهُ وَارْحَمْهُ وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ وَاَكْرِمْ نُزُوْلَهُ

“Ya Allah, ampunilah dia, berilah rahmat kepadanya, selamatkan dia, berilah 'afiyah kepadanya dan tempatkanlah di tempat yang mulia (surga)..."
 

Partai Demokrat dan PKS, Dulu dan Sekarang

Islamedia -  Hampir delapan tahun yang lalu, Sapto Waluyo dalam bukunya yang berjudul Kebangkitan Politik Dakwah: Konsep dan Praktik Politik Partai Keadilan Sejahtera di Masa Transisi membandingkan dua partai bintang pemilu 2004, antara Partai Demokrat dan Partai Keadilan Sejahtera. 
 
Perbandingan dari berbagai kriteria seperti tokoh, jaringan, dana dan logistik, ideologi, dan orientasi luar negeri. Perbandingan yang sangat relevan hingga saat ini. Dan ada perbandingan yang bisa Penulis tambahkan untuk melengkapi catatan Sapto Waluyo. Berikut perbandingan itu.


Purnomo dan Tifatul Bahas Kejahatan di Dunia Maya

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro bertandang ke kantor Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring di jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat. Keduanya punya agenda rapat membahas pertahanan negara dari kejahatan dunia maya (cyber defence).


Purnomo mengatakan Kementeriannya dan TNI sudah mengembangkan 'cyber defence'. Namun perlu koordinasi dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika sebagai pemegang tugas dan fungsi terbesar soal dunia maya. "Jadi seperti kami 'kulo nuwun' (izin) dulu ke Menteri Kominfo," kata Purnomo seusai rapat, Selasa 2 April 2013.


Menurut dia, ancaman keamanan Indonesia saat ini bukan hanya dalam bentuk serangan fisik, namun juga serangan dunia maya. Sehingga perlu kewaspadaan tersendiri. Sebagai bukti, dia menyebutkan sampai saat ini ada beberapa serangan dunia maya yang mengancam pertahanan dan keamanan Indonesia. Namun dia tak mau menyebutkan secara jelas.

 

Tersangka Pembocor Sprindik KPK Teman Dekat Wartawan Tempo

Islamedia - Komite etik KPK mengumumkan hasil temuannya terkait kasus kebocoran sprindik Anas Urbaningrum. Temuan tim, sang pembocor sprindik adalah Wiwin Suwandi, sekretaris Abraham Samad.

"Bahwa benar, pembocor sprindik adalah Wiwin Suwandi yang menjabat sebagai sekretaris terperiksa satu Abraham Samad,"
kata anggota tim komite etik KPK, Tumpak Hatorangan Panggabean.

Hal tersebut dia sampaikan dalam sidang terbuka di kantor KPK, Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jaksel, Rabu (3/4/2013).

PKS akan Berjuang Sampai Titik Penghabisan Tolak Asas Tunggal

RMOL. Anggota Pansus RUU Ormas dari PKS Indra mengungkapkan dalam bebarapa hari ini sudah banyak perkembangan dalam pembahasan RUU tersebut.

"Alhamdulillah usul kami (FPKS) untuk menghapus/memperbaiki beberapa redaksi terkait beberapa ketentuan yang berpotensi represif dan multitafsir sudah terakomodir," jelasnya (Rabu, 3/4).

Namun demikian, diakui Indra, masih ada dua substansi lagi yang masih belum menemukan kesepakatan bulat di antara sesama anggota Pansus.

Samad Tinggal Serumah dengan Pembocor Sprindik

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad ternyata tinggal serumah dengan Sekretaris Ketua KPK Wiwin Suwandi.

Wiwin terbukti telah membocorkan konsep surat perintah penyidikan (sprindik) atas nama Anas Urbaningrum. Anggota Komite Etik Tumpak Hatorangan Panggabaean menjelaskan, Wiwin memang benar telah tinggal serumah dengan Samad sejak menetap di Jakarta.

"Bahwa benar terperiksa satu, Abraham Samad tinggal serumah dengan Wiwin Suwandi di Jakarta," ujarnya di kantor KPK, Jakarta, Rabu (3/4).