jika politik adalah sesuatu yang abu-abu
yang menjadi senjata para penguasa
yang menjadi sindikat pengejar harta dunia
maka aku bukanlah itu
Namun jika politik adalah pembelaan & perjuangan
yang membangunkan keberanian retorika
dan lantang meneriakkan keadilan
maka aku adalah politikus itu

Jika demokrasi adalah belenggu penjajahan
diramaikan oleh tangan-tangan gila jabatan
disetir untuk mengubur kepribadian anak bangsa
maka itu bukan tempatnya
Namun jika demokrasi adalah sebuah peluru pembebas
yang pengusungnya adalah teladan sejati
dan ideologinya menembus keangkuhan parlemen
maka itu adalah kendaraannya..

Minggu, 11 Juli 2010

Petani Sukoharjo Sulit Sejahtera

SUKOHARJO. Petani di Kabupaten Sukoharjo sulit untuk menemukan kesejahteraan hidup. Pasalnya, sepertiga dari jumlah keseluruhan petani di Kabupaten Makmur itu masih hanya sebagai buruh tani, dan bukan pemilik lahan.
“Ini menjadi persoalan yang menyebabkan nasib petani tidak bisa sejahtera. Karena itu, sistem ini perlu diubah agar petani bisa lebih sejahtera,” ujar Wakil Bupati terpilih, Haryanto dalam sarasehan dengan tema ‘Membangun Sukoharjo Menuju Sukses Kesejahteraan Pascapilkada’ di Gedung Hampari, Kamis (8/7).

Haryanto mengatakan, di Sukoharjo saat ini bidang pertanian sebenarnya masih menjadi prioritas utama, selain bidang industri. Hanya saja, untuk saat ini bidang pertanian masih belum bisa dikelola dengan baik dan benar karena adanya beberapa kendala.

Menumbuhsuburkan Pohon Persaudaraan

Persaudaraan dan persahabatan sejati hanya tumbuh di atas iman. Hubungan persaudaraan dan persahabatan akan cacat dan rusak bila tumbuh di atas kepentingan individu mau-pun kelompok yang bersifat duniawi. Pilar paling penting bagi terbangunnya suasana ukhuwah di kalangan para sahabat dahulu, seiring sejalan dengan iman yang tertanam kuat dalam diri mereka.

Itu yang menjadi ciri pembinaan Rasulullah selama 13 tahun dalam periode Makkah kepada para sahabatnya. Periode itu, lebih lama dari masa perjuangan Rasul sepanjang 10 tahun pada periode Madinah. Di Makkah-lah, tempat Rasul pertama kali menanam benih, menumbuhsuburkan dan memperkokoh akar keimanan dalam diri para sahabatnya. Itulah yang menjadi landasan berdirinya bangunan besar persaudaraan dan ukhuwah di antara para sahabat. Tingkat ukhuwah para sahabat, seperti yang kerap diceritakan dalam kitab-kitab sejarah, bahkan hingga tahap mengorbankan kepentingan diri sendiri untuk kepentingan saudaranya.

Persahabatan dan persaudaraan memang tak muncul secara instan. Ibarat pohon, harus dipupuk dan disirami. Sebagaimana Rasulullah pun sering mengarahkan sahabat-sahabatnya kepada perilaku yang membuat persaudaraan itu semakin kuat di antara mereka. Hal ini membutuhkan proses yang sangat panjang dan harus terus menerus dilakukan.

Mensos minta gelar kepahlawanan KH Idham Chalid segera diusulkan

Jakarta. Menteri Sosial Salim Segaf Al-Jufri meminta gelar kepahlawanan nasional almarhum KH Idham Chalid segera diusulkan ke Pemda tempat kelahiran sang tokoh. Hal itu agar usulan tersebut bisa dibahas oleh Dewan Gelar dan Tanda Kehormatan.
“Kita semua merasa kehilangan. Karena itu usulan gelar pahlawan nasional harus disampaikan secara resmi kepada Pemda tempat kelahiran agar nanti dibahas Dewan Gelar dan Tanda Kehormatan,” kata Mensos dalam siaran pers, Minggu (11/7).

Menurutnya, KH Idham Chalid adalah salah satu putra terbaik bangsa. Tidak cuma pernah menjadi Ketua PBNU, almarhum pernah menjabat sebagai Ketua DPR/MPR.

“Beliau sebenarnya telah mendapat bintang Mahaputra, sehigga berhak dimakamkan di TMPN Kalibata, tapi keluarga meminta dimakamkan di Ponpes Cisarua."

Kamis, 08 Juli 2010

Perluasan lapangan kerja jadi PR ke depan

Sukoharjo (Espos). Pimpinan daerah yang baru dihadapkan pada tantangan perluasan lapangan kerja menyusul pengangguran masih menjadi persoalan hingga saat ini.

Hal tersebut terungkap dalam Sarasehan Membangun Sukoharjo Menuju Kesejahteraan Rakyat Pasca-Pemilu tahun 2010 di Istana Hapsari, Kamis (8/7). Hadir dalam acara itu, tiga orang pembicara yaitu Calon Wakil Bupati Sukoharjo terpilih, Haryanto, Asisten Pemerintahan, Sumarsono serta Dosen STAIN, drs Abdullah Faishol. Haryanto mengatakan, jumlah pengangguran dengan lapangan kerja yang ada sekarang sangat tidak seimbang. Tenaga kerja, imbuh dia, jumlahnya saat ini melampaui lapangan kerja yang tersedia.

Kondisi demikian, lanjut Haryanto, menjadi pekerjaan rumah (PR) yang harus diselesaikan para pimpinan daerah yang baru beserta birokrasi solid di belakangnya. “Dari total penduduk Sukoharjo yang mencapai 800.000 orang lebih, harus diketahui 15%-20%-nya statusnya boro. Jadi mereka terpaksa merantau karena tidak ada lapangan kerja di Sukoharjo,” paparnya. Menjadi PR para pimpinan daerah ke depan, lanjut dia, adalah perluasan lapangan kerja bagi warga.

Disdik Dinilai Lepas Tangan

SUKOHARJO. Dinas pendidikan (Disdik) Sukoharjo dinilai tidak berpihak pada kepentingan rakyat dan justru membebani orangtua siswa. Penilaian itu dilontarkan oleh Komisi IV DPRD Sukoharjo terhadap penetapan batas bawah biaya seragam sekolah sebesar Rp 400.000 per siswa.

Nilai tersebut menurut anggota Komisi IV DPRD Sukoharjo M Samrodin terlalu tinggi untuk ukuran seragam sekolah. Selain itu, belum adanya rincian yang jelas mengenai besaran biaya seragam menimbulkan banyak persoalan di lapangan.

“Dinas Pendidikan dalam menentukan batas atas dan bawah terlalau tinggi, rinciannya digunakan untuk apa juga tidak jelas,”
ujarnya, Kamis (8/7).

Cagub PKS Ungguli Golkar di Pilkada Sumbar

VIVAnews. Hasil rekapitulasi penghitungan suara sementara pemilihan gubernur Sumatera Barat yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) di kabupaten/kota, menempatkan pasangan Irwan Prayitno-Muslim Kasim mendapat jumlah suara terbanyak.

Pasangan yang diusung Partai Keadilan Sejahtera ini menang di 14 kota dan kabupaten di Sumbar. Irwan-MK unggul dengan perolehan suara 657.763 suara atau 32,63 persen dari total suara sah.

Raihan suara pasangan tersebut mengalahkan perolehan suara pasangan yang diusung Golkar, Marlis Rahman-Aristo Munandar. Marlis dan Aristo hanya memenangkan Pilkada di tiga daerah yakni Kabupaten Agam, Kota Bukittinggi, dan Kota Payakumbuh.

PKS Curiga, Satpol Bersenpi Ladang Bisnis Baru

INILAH.COM, Jakarta. Anggota Komisi II dari FPKS Agus Purnomo mencurigai ada motivasi bisnis di balik rencana Mendagri mempersenjatai Satpol PP.

Kecurigaan Agus bisa dilihat dari biaya yang bisa dihitung untuk membeli peralatan hingga berlatih. Diakui dia, kalau ini bisnis maka akan menjadi ladang yang menarik.

"Tapi indikasi bisnisnya saya tidak punya bukti," kata Agus usai diskusi di Gedung DPD, Jakarta, Rabu (7/7).

Rabu, 07 Juli 2010

Koalisi PDIP, PKS dan PD resmi usung Sunarna-Sri Hartini

Klaten (Espos). Koalisi PDIP, PKS dan Partai Demokrat, Rabu (7/7) sekitar pukul 10.00 WIB resmi mendaftarkan pasangan incumbent Sunarna-Sri Hartini ke Komisi Pemilihan Umum (KPU). Pasangan tersebut diusung ketiga partai politik (Parpol) menjadi bupati dan wakil bupati (Wabup) Klaten periode 2010-2015.

Berdasarkan pantauan Espos di lapangan, sebelum mendaftarkan diri ke KPU, pasangan Sunarna-Sri Hartini berpakaian kejawen diarak dengan berjalan kaki dari rumah dinas bupati di Jalan Pemuda menuju Kantor Sekretariat KPU Klaten. Mereka diiringi ratusan pendukung dari lintas Parpol dan para relawan.

Arak-arakan dimeriahkan musik hadrah dan kesenian kuda lumping. Ketua DPC PDIP Klaten Agus Riyanto mengatakan keputusan mengusung pasangan Sunarna-Sri Hartini sudah melalui proses demokratis yang dilakukan di masing-masing Parpol.

Din: Amanah Ini Sangat Berat

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA. Ketua Umum Terpilih PP Muhammadiyah Prof Dr Din Syamsuddin menyatakan, terpilihnya kembali dirinya sebagai ketua umum untuk dua periode di PP Muhammadiyah merupakan amanah yang cukup berat. Apalagi tantangan ke depan yang harus dihadapi Muhammadiyah semakin berat.

"Ini amanah yang sangat berat. Karenanya saya sikapi dengan dua sisi perasaan senang dan sedih," ujar Din kepada wartawan usai ditetapkan sebagai Ketua Umum terpilih dalam Sidang Pleno Muktamar Muhammadiyah di Sportorium Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Rabu (7/7).

Dalam sidang pemilihan Ketum PP Muhammadiyah tersebut. Din terpilih karena memiliki suara terbanyak dalam pemilihan anggota tetap yang dilakukan anggota Muktamar pada sidang pleno, Senin (5/7) lalu. Selain Din, sidang anggota PP Muhammadiyah juga memilih Agung Danarto sebagai Sekretaris Umum PP Muhammadiyah periode 2010-2015.

Menurut Din, proses pemilihan Ketum PP Muhammadiyah periode 2010-2015 tersebut sebenarnya berlangsung sangat singkat. 12 Anggota PP Muhammadiyah terpilih, kata dia, langsung bersidang menentukan Ketum PP Muhammadiyah setelah ditetapkan dalam rapat pleno. "Prosesnya sangat cepat, tanpa vooting dan tidak ada tarik menarik," jelasnya.

9 Juli Hari Menulis untuk Gaza

Bagi Anda para blogger, facebooker, dan pengguna internet lainnya, ada kesempatan untuk membantu Gaza dengan bersama-sama menulis tentang Gaza pada tanggal 9 Juli 2010 nanti. Seruan ini dikeluarkan oleh Bloggers UNITE for Gaza.

“Pada tanggal 9 Juli”, kata mereka di situs humanrightsfund.org, “kami mendesak blogger untuk membuat janji sederhana: 'Gaza, Kami Takkan Melupakanmu'.” Meskipun seruan ini secara resmi kepada para blogger, namun gaungnya akan semakin menggema dan menjadi lebih masif jika para facebooker dan pengguna internet lain juga ikut andil dalam menuliskan kepeduliannya tentang Gaza.

Aksi ini dilatari oleh pemikiran bahwa bantuan kemanusiaan bukanlah solusi permanen. “Bantuan kemanusiaan saja tidak mampu mengatasi kesulitan yang dihadapi 1,5 juta penduduk Gaza. Satu-satunya solusi yang berkelanjutan adalah untuk menghapus blokade. Serangan Israel atas armada kebebasan membawa masalah ini menjadi perhatian internasional. Kita harus bertindak sekarang untuk mengakhiri krisis kemanusiaan ini.” demikian Bloggers UNITE for Gaza menegaskan.