jika politik adalah sesuatu yang abu-abu
yang menjadi senjata para penguasa
yang menjadi sindikat pengejar harta dunia
maka aku bukanlah itu
Namun jika politik adalah pembelaan & perjuangan
yang membangunkan keberanian retorika
dan lantang meneriakkan keadilan
maka aku adalah politikus itu

Jika demokrasi adalah belenggu penjajahan
diramaikan oleh tangan-tangan gila jabatan
disetir untuk mengubur kepribadian anak bangsa
maka itu bukan tempatnya
Namun jika demokrasi adalah sebuah peluru pembebas
yang pengusungnya adalah teladan sejati
dan ideologinya menembus keangkuhan parlemen
maka itu adalah kendaraannya..

Rabu, 26 Desember 2012

Tahun Baruan, PKS Pertemukan 8 Kandidat Capres 2014

 
Jakarta : Partai Keadilan Sejahtera (PKS) akan menggelar refleksi akhir tahun 2012 di pusat seni budaya Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini, Jakarta Pusat, pada Sabtu 29 Desember 2012. Sejumlah tokoh nasional yang juga merupakan Calon Presiden (Capres) Alternatif 2014 dipastikan menghadiri acara tersebut.
Ketua DPP PKS Bidang Seni dan Budaya, Yudi Widiana Adia, mengatakan, refleksi akhir tahun ini menjadi momentum yang tepat bagi para tokoh politik dan pemimpin bangsa untuk saling bersilaturahmi mempersiapkan tahun 2013 menjadi kehidupan politik dan sosial yang lebih baik.

"Ini akan menjadi ajang silaturahim para calon-calon pemimpin bangsa yang potensial. Lewat acara ini kita juga berharap ke depannya Indonesia akan menjadi lebih baik lagi dibandingkan tahun 2012," kata Yudi melalui keterangan persnya kepada Liputan6.com, di Jakarta, Rabu (26/12/2012).

Wawancara Eksklusif TIME: "Morsi The Most Important Man in The Middle East"


Wawancara majalah TIME dengan Presiden Mohamed Morsi, 28 November 2012. Majalah TIME edisi Desember 2012 menjadikan Morsi sebagai sampul dengan judul "The Most Important Man in The Middle East". Wawancara ini diterjemahkan oleh ukhti Lia Aqeela, Jakarta. Selamat menyimak. [admin]

 [Catatan: sebelumnya TIME menuliskan nama panggilan sang presiden dengan “Morsy” berdasarkan desertasi doktoralnya di Universitas California Selatan; Para penasehatnya di Kairo menyampaikan penulisan yang digunakan saat ini adalah Morsi. Pihak protokoler meminta Presiden Morsi untuk menjawab pertanyaan dari editor dan reporter TIME dalam bahasa Arab, bahasa asli beliau, bahasa resmi Mesir. Alih-alih, sebagai penghormatan terhadap tamunya, ia lebih banyak menggunakan bahasa Inggris, yang telah rutin digunakannya sejak tiga dekade silam]

TIME: Anda sekarang berada di panggung dunia. (You’re on the world stage now.)
Presiden Mohamed Morsi: (berbahasa Inggris) Panggung dunia itu sangat sulit. Tidak mudah ketika berada di panggung dunia. Dunia sekarang ini jauh lebih sulit dibandingkan dengan saat revolusi dulu di negara anda (AS). Bahkan kian bertambah sulit. Dunia ini, semakin rumit, kompleks dan sulit. Strukturnya seperti spageti. Segalanya tercampur jadi satu. Jadi bagaimanapun juga kita harus menyikapi segala sesuatunya dengan tenang, sehingga kita semua – seluruh dunia, bisa berjalan bersama-sama dengan damai – dan mudah-mudahan damai dalam segala hal. Saya pikir anda tahu bahwa banyak orang suka mengatakan bahwa kita harus menjaga  kedamaian. Saya tidak sedang membicarakan kedamaian menurut makna tradisionalnya. (yang saya maksud) adalah damai pikiran, damai hati, damai dalam hidup bersama, dalam bermasyarakat, damai secara kultural, tidak sekedar damai dalam hal kemiliteran.

Kesabaran Tanpa Batas

Sabar, sabar, sabar… Beginilah jalan dakwah telah kita lalui. Berkomunitas bersama orang-orang salih bukannya tanpa masalah, maka Allah memerintahkan agar kita selalu bersabar bersama mereka :
“Dan bersabarlah kamu bersama-sama dengan orang-orang yang menyeru Tuhannya di pagi dan senja hari dengan mengharap keridhaan-Nya; dan janganlah kedua matamu berpaling dari mereka (karena) mengharapkan perhiasan dunia ini; dan janganlah kamu mengikuti orang yang hatinya telah Kami lalaikan dari mengingati Kami, serta menuruti hawa nafsunya dan adalah keadaannya itu melewati batas”.
Bisa jadi ada salah paham di antara para aktivis. Bisa jadi ada ketidaknyamanan perasaan di antara para pelaku dakwah. Bisa jadi ada data yang kurang valid, namun digunakan untuk pengambilan keputusan. Bisa jadi ada stigma yang menganga, dan tidak pernah ada pengadilan yang memberikan klarifikasi. Bisa jadi ada persepsi yang keliru. Bisa jadi ada ketidaktepatan dalam menerapkan teori.

Dakwah Bukan Sekedar Melarang Tapi Memberi Alternatif Solusi

Dalam kehidupan keseharian, kita sering menyaksikan berbagai hal yang tidak sesuai dengan nilai-nilai keimanan. Banyak kerusakan, penyimpangan, kejahatan yang terjadi setiap hari di depan mata kita. Sebagai aktivis dakwah, kita sangat ingin mengubah seluruh kondisi yang tidak baik dan menyimpang tersebut, dan mengarahkan kepada nilai-nilai keimanan dan kesalihan.

Namun persoalan dakwah bukan semata-mata bagaimana menghilangkan kemaksiatan atau bagaimana  menghapuskan kemunkaran. Lebih dari itu, yang harus diusahakan dalam proses dakwah adalah menghadirkan alternatif yang lebih baik dan lebih layak bagi kehidupan masyarakat. Dengan demikian, kemanfaatan dan kontribusi dari dakwah bisa dirasakan secara nyata oleh masyarakat. Aktivis dakwah tidak hanya bisa melarang dan mencegah, namun juga bisa memberikan alternatif solusi.

Banyak orang berkubang dalam kehidupan yang buruk karena keterpaksaan keadaan. Mereka memerlukan solusi nyata untuk keluar dari keburukan tersebut, bukan semata-mata dilarang dan –apalagi—dimarahi dan dilecehkan, namun tanpa ada solusi yang berarti. Masyarakat memerlukan solusi agar mereka bisa memiliki kehidupan yang lebih sesuai nilai-nilai keimanan.

Rabu, 10 Oktober 2012

PKS: Pidato SBY Jangan Cuma Angin Segar, Harus Segera Diimplementasikan

Jakarta - Ketegasan dan solusi yang diberikan Presiden SBY dalam pidatonya semalam diapresiasi oleh PKS. Pidato itu diharapkan tidak hanya jadi angin segar, tapi harus segera ditindaklanjuti dengan tindakan nyata dari institusi terkait.

"Apa yang disampaikan oleh Presiden harus segera dapat diimplementasikan, jadi tak sekadar sebagai angin segar saja," kata Ketua DPP PKS yang juga anggota Komisi III DPR, Aboe Bakar Al Habsy, kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (9/10/2012).

Aboe mengingatkan agar KPK dan Polri segera mengambil tindakan untuk memenuhi permintaan Presiden SBY. Khusus untuk KPK, Aboe mengingatkan agar lembaga antikorupsi itu tak terlena meski mendapat angin segar dari pidato SBY. KPK tetap harus menunjukkan profesionalitasnya dengan terus bekerja memberantas korupsi tanpa pandang bulu.

"The show must go on, pemberantasan korupsi dan penegakan hukum harus tetap jalan. Masih banyak PR menunggu, kasus Hambalang, wisma atlet dan Century sudah menunggu, jangan membuang energi untuk perkara yang kurang urgent,"
sambungnya.

Lebih jauh, Aboe mengapresiasi keberhasilan SBY menjembatani komunikasi antara KPK dan Polri pada (8/10) siang sebelum pidato. Dia menilai campur tangan Presiden yang efisien dan tak berlebihan yang ditunjukkan SBY telah lama diharapkan publik.

"Saya rasa inilah sebenarnya yang ditunggu rakyat, kehadiran pemimpinnya saat mereka membutuhkan. Alhamdulillah presiden telah berhasil menjembatani komunikasi antara KPK dan Polri,"
tutupnya. [detik.com]

Kamis, 19 Juli 2012

Jelang Ramadan, Masjid di Tennessee Diresmikan

Liputan6.com, Tennessee: Menjelang Ramadan, sebuah masjid di Tennessee, Amerika Serikat, diresmikan agar umat Islam di daerah tersebut bisa beribadah. Media CNN mewartakan, Kamis (19/8), masjdi tersebut akhirnya diresmikan setelah sebelumnya sempat terganjal masalah izin pembangunan di wilayah Rutherford County. 
"Jika semua persyaratan dan perizinan telah dipenuhi, masjid tersebut bisa disahkan," ungkap Todd J. Campbell, hakim distrik tersebut.

Masjid itu diprotes pembangunannya oleh sentimen anti-Islam di daerah tersebut. Akibatnya, selama dua tahun masjid tersebut belum bisa digunakan meski telah selelsai dibangun.

Kamis, 12 Juli 2012

Pak Adang: Pilgub kali ini jauh lebih baik dibanding 2007


Jakarta - Penghitungan cepat lembaga survei menunjukkan kekalahan pasangan Hidayat Nurwahid-Didik Rachbini. Padahal pasangan ini disokong Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang dikenal memiliki mesin politik handal.

Lalu apa kata Adang soal kekalahan Hidayat? Menurutnya, warga Jakarta kini rasional dalam memilih pemimpinnya.

Kader PKS Ditetapkan KPUD Kendari sebagai Wakil Walikota Kendari Terpilih Berpasangan dg PAN


Ketua KPU Kota Kendari-Sulawesi Tenggara, Syam Abdul Djalil, SE. dalam rapat pleno terbuka penetapan pasangan calon terpilih walikota dan wakil walikota Kendari tahun 2012 (Selasa 10/7/12), menyatakan, memutuskan pasangan Asrun – Musaddar sebagai pemenang dalam Pilwali Kendari dengan perolehan suara sebesar 81.968 atau sekitar 56.5 %, berdasarkan surat nomor 54/KPTS/KPU-KOTA/027-048/433/VII/2012.

Asrun adalah Ketua DPD PAN Kota Kendari sedangkan Musadar Mappasomba merupakan kader PKS Kota Kendari.

Pemilihan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kendari digelar pada Sabtu (7/7) diikuti 5 pasang calon.

*http://sultra.antaranews.com/berita/264684/pks-kemenangan-asrun-musadar-parameter-penentuan-cagub-sultra

*http://www.bugis-pos.com/2012/pleno-penetapan-pasangan-calon-waklikota-terpilih-kendari.html

Hidayat isyaratkan dukung Jokowi

Jakarta (ANTARA News) - Calon Gubernur DKI Jakarta, Hidayat Nur Wahid mengirimkan sinyal mendukung pasangan Joko Widodo-Basuki Tjahaja Purnama pada putaran kedua nanti.

"Sangat terbuka terjadi koalisi pada putaran kedua. Siapapun yang masuk pada putaran kedua, akan saling dukung dan berikan suara," kata Hidayat kepada ANTARA News, Jakarta, Rabu.

Hidayat menyampaikan, selain ingin menghadirkan pemimpin yang melayani rakyat, koalisi yang ingin dibangun antara dia dan Jokowi adalah karena kedekatan emosional yang terjadi saat Jokowi menjadi Walikota Solo, Jawa Tengah.

Arkeolog Senior Israel Nyatakan Tidak Ada Kaitan Sejarah Yahudi dan Yerusalem (Al Quds)


jalanpanjang.web.id - Arkeolog senior Israel meragukan adanya kaitan apapun antara entitas Yahudi dengan Kota Al-Quds (Yerusalem), yang itu bertentangan dengan klaim Israel ihwal kehadiran bersejarah mereka di kota itu.

Israel Finkelstein, arkeolog Israel yang dikenal sebagai Bapak Arkeolog Yahudi itu menegaskan kepada surat kabar Jerusalem Post bahwa para arkeolog Yahudi belum menemukan bukti sejarah atau arkeologi yang mendukung beberapa kisah yang terkandung dalam Taurat, termasuk cerita keluar dan masa bingung di Sinai serta kemenangan Yosua bin Nun atas Kanaan.

Berkenaan dengan klaiman Haikal Salomon, arkeolog Israel itu menegaskan bahwa tidak ada bukti arkeologi yang menunjukkan bahwa Haekal itu pernah ada di sana.