jika politik adalah sesuatu yang abu-abu
yang menjadi senjata para penguasa
yang menjadi sindikat pengejar harta dunia
maka aku bukanlah itu
Namun jika politik adalah pembelaan & perjuangan
yang membangunkan keberanian retorika
dan lantang meneriakkan keadilan
maka aku adalah politikus itu

Jika demokrasi adalah belenggu penjajahan
diramaikan oleh tangan-tangan gila jabatan
disetir untuk mengubur kepribadian anak bangsa
maka itu bukan tempatnya
Namun jika demokrasi adalah sebuah peluru pembebas
yang pengusungnya adalah teladan sejati
dan ideologinya menembus keangkuhan parlemen
maka itu adalah kendaraannya..

Tampilkan postingan dengan label Ukhuwah Islamiyah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ukhuwah Islamiyah. Tampilkan semua postingan

Senin, 20 Juni 2011

Negeri beda pendapat…

“Betapa pun sulit, perbedaan pendapat karena perbedaan pendekatan atau latar belakang orientasi, seharusnya dianggap wajar dan manusiawi. Bahkan, kalaupun yang berbeda pendapat itu sama-sama seorang nabi…”

Kutipan bijak itu saya petik dari kumpulan tulisan almarhum KH M Cholil Bisri dalam bukunya Menuju Ketenangan Batin. Sebuah pesan yang bagi saya begitu mendalam dan penuh makna bagi sebuah negeri yang mempunyai moto Bhineka Tunggal Ika ini.

Kiai Cholil, dalam tulisan itu secara tersirat ingin menggambarkan bahwa beda pendapat pada diri manusia itu sesungguhnya sesuatu yang amat wajar, manusiawi. Bahkan manusia paling mulia seperti nabi pun bisa berbeda pendapat tatkala masing-masing belum mengerti makna atas sebuah tindakan yang dilakukan.

Yang terpenting, ketika beda pendapat itu terjadi hendaknya tidak disikapi secara tergesa-gesa dan penuh emosi. Klarifikasi secara jujur dan bertindak bijak serta arif bijaksana atas sebuah perbedaan adalah hal terbaik layaknya jalan yang ditempuh para nabi.

Selasa, 10 Mei 2011

Pengajian Umum Bersama Bupati Sukoharjo dan Al-Ustadz Drs. Ahmad Sukina

Ratusan orang yang terdiri dari warga MTA dari beberapa cabang, masyarakat sekitar, dan tamu undangan menghadiri Pengajian Umum bersama Bupati Sukoharjo dan Al Ustadz Drs. Ahmad Sukina di MTA Cabang Sukoharjo III (Bendungan), Senin (9/5). Kegiatan ini aslinya merupakan kegiatan rutin yang dilakukan setiap 3 bulan sekali sebagai ajang silaturrahim beberapa cabang di Sukoharjo. Namun tidak seperti biasanya, pada kesempatan ini dapat menghadirkan beberapa tamu undangan, diantaranya Bupati Sukoharjo, H. Wardoyo, SH,MH, Wakil Bupati Sukoharjo, Drs. Haryanto, MM, Al Ustadz Drs. Ahmad Sukina, jajaran Muspika dan Muspida, Kapolres (atau yang mewakili), dan beberapa ormas Islam di daerah Sukoharjo dan sekitarnya.

Acara dimulai pada pukul 16.00 WIB dengan pemutaran profil MTA Cabang Sukoharjo III, dilanjutkan laporan Ketua MTA Cabang Sukoharjo III. Acara dilanjutkan dengan penyerahan surat Ijin Mendirikan Bangunan dari Bupati kepada pengurus MTA Cabang Sukoharjo III. Setelah penyerahan IMB, Bupati memberi sambutan. Dalam sambutannya, Bupati mengucapkan terimakasih kepada MTA dengan berbagai kegiatannya yang bermanfaat bagi masyarakat. Bupati juga menyampaikan beberapa program keagamaan di lingkungan pemerintahannya, seperti penyelenggaraan pengajian, penyelenggaraan pendidikan Islam, dan sebagainya.

Jumat, 06 Mei 2011

Sembunyikanlah Aib Saudaramu, Wahai Ikhwah! ren

Sesungguhnya seseorang itu dituntut untuk selalu menutupi aib orang yang bermaksiat dan tidak membukanya di depan khalayak, namun justru berusaha membantunya agar dia dapat menjauhi maksiat tersebut. Di antaranya dengan jalan menunjukkan dan memberitahukan bahwa pintu tobat itu tetap luas dan terbuka kepadanya.
Karena sesungguhnya ampunan Allah itu lebih besar dan taufik dan hidayah-Nya lebih dekat daripada urat lehernya sendiri, dengan catatan jika dia mau dan berkeinginan kuat untuk bertobat dengan penuh berserah dan ikhlas kepada-Nya.
 
Sebagian orang dengan sangat gigih membuang-buang umurnya hanya untuk mencari-cari kesalahan saudaranya sendiri dan menyebarkannya di depan khalayak ramai.