Sukoharjo (Espos). Penangkapan tiga orang yang diduga teroris di Desa Pandean, Baki, Sukoharjo memberikan berkah tersendiri kepada warga di sekitarnya. Penangkapan dugaan teroris oleh Densus 88 itu mengundang warga sekitar untuk berduyun-duyun ke sana.
Banyaknya warga yang ingin melihat lokasi penangkapan itu membuat kondisi jalan menjadi macet. Sepeda motor milik warga membanjiri jalan dan membuat perjalanan warga lain terhambat. Kondisi ini dimanfaatkan para pemuda Desa Pandean untuk membuka lahan parkir. Halaman luas milik warga yang berdekatan dengan lokasi penangakapan disulap menjadi area parkir.
Seketika, lahan itu telah disesaki sepeda motor warga yang penasaran dengan lokasi penggerebekan teroris tersebut. Salah satu tukang parkir,Trian, 17, mengaku sejak dibuka pukul 09.00 hingga 12.00, dirinya telah mengantongi uang sekitar Rp 50.000. “Teroris membawa berkah,” katanya sembari mengipas-ngipas uang pecahan ribuan di tangannya. Modal menjadi tukang parkir dadakan seperti Tiran tidak sulit. Selain memiliki lahan luas, modal yang harus disiapkan hanya spidol dan kertas pembungkus rokok.










