Sukoharjo (Espos). Sejumlah kepala sekolah dasar (SD) penerima dana alokasi khusus (DAK) merasa resah lantaran mereka menjadi sasaran pemerasan oknum wartawan.Keresahan itu salah satunya dirasakan Kepala SDN Jetis IV, Endang Sulistiyowati ketika dijumpai wartawan di ruang kerjanya, Kamis (3/12). Kali pertama bertemu wartawan Kamis itu, Endang langsung menolak untuk diwawancara dengan alasan tak punya dana untuk biaya peliputan. Diberi pengertian bahwa untuk peliputan tak ada dana, barulah Endang bisa memahami.
“Hari-hari ini saya memang merasa waswas dengan wartawan yang setiap hari selalu datang ke sekolah kami. Keresahan ini saya kira tidak hanya saya rasakan namun juga teman-teman lain,” jelasnya.
Endang mengatakan, para oknum wartawan yang datang ke sekolahnya selalu meminta uang. Oleh sebab itulah sekolah yang didatangi oknum wartawan hanyalah sekolah penerima DAK atau dengan kata lain memang bukan semua sekolah.










