jika politik adalah sesuatu yang abu-abu
yang menjadi senjata para penguasa
yang menjadi sindikat pengejar harta dunia
maka aku bukanlah itu
Namun jika politik adalah pembelaan & perjuangan
yang membangunkan keberanian retorika
dan lantang meneriakkan keadilan
maka aku adalah politikus itu

Jika demokrasi adalah belenggu penjajahan
diramaikan oleh tangan-tangan gila jabatan
disetir untuk mengubur kepribadian anak bangsa
maka itu bukan tempatnya
Namun jika demokrasi adalah sebuah peluru pembebas
yang pengusungnya adalah teladan sejati
dan ideologinya menembus keangkuhan parlemen
maka itu adalah kendaraannya..

Tampilkan postingan dengan label Lingkar Madani untuk Indonesia (Lima). Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Lingkar Madani untuk Indonesia (Lima). Tampilkan semua postingan

Minggu, 07 Februari 2010

Ray Rangkuti: Membelot, Golkar dan PKS akan Tercemar

CENTURYGATE

Jakarta, RMOL. Direktur Lingkar Madani Ray Rangkuti mendukung penuh langkah politik Partai Golkar dan PKS untuk membongkar skandal Bank Century yang telah merugikan negara sebesar Rp 6,7 trilun.

“Kami mendukung sikap partai Golkar dan PKS untuk tidak ragu-ragu menyatakan kebenaran atas berbagai temuan penyimpangan dalam pengucuran dana sebesar Rp 6,7 trilun ke Bank Century,” kata Ray Rangkuti dalam rilis yang diterima Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Minggu, 7/2).

Dia menjelaskan, Partai Golkar dan PKS telah berkali-kali menyatakan kepada masyarakat bahwa temuan sementara kedua partai tersebut terhadap skandal Bank Century mengindikasikan berbagai kejanggalan, bahkan pelanggaran hukum. Maka amat mengherankan, lanjutnya, bila akhirnya, hanya karena takut pada ancaman koalisi, sikap Golkar dan PKS berbalik dengan berbagai kesimpulan telah dinyatakan diberbagai kesempatan.

Lima Minta Golkar dan PKS Tidak Ubah Sikap

VIVAnews. Lingkar Madani untuk Indonesia (Lima) mendukung sikap partai Golkar dan Partai Keadilan Sosial (PKS) yang menyatakan pengucuran dana talangan sebesar Rp 6,7 trilun ke Bank Century menyimpang. Lima meminta agar dua partai itu tidak mundur dari sikapnya.

"Sudah selayaknya temuan-temuan yang sangat mendasar tersebut dinyatakan dengan sejelas-jelasnya agar dapat menjadi pelajaran penting dan penghukuman kepada siapa pun yang bermain-main dengan dana rakyat," kata Direktur Lima, Ray Rangkuti dalam siaran persnya.

Ray mengatakan Golkar dan PKS telah berkali-kali menyatakan kepada masyarakat bahwa temuan sementara dalam Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket Bank Century mengindikasikan adanya berbagai kejanggalan bahkan pelanggaran hukum berkenaan dengan pengucuran dana ke Century. Ray menilai dua partai tersebut tidak dapat berubah sikap karena gentar atas ancaman koalisi.

"PKS dan Golkar tidak memiliki pintu untuk mundur. Pembelotan dari apa yang diwacanakan selama ini justru akan mengakibatkan tercemarnya nama dua partai ini di masa yang akan datang,"
ujar Ray.