REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA--Usai menjalani agenda kampanye di Kepulauan
Seribu, Calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Hidayat Nur
Wahid-Didik J. Rachbini, menerima kedatangan perwakilan Koperasi
Aliansi Tani Nasional (Kopatnas).
Bertempat di Markas
Pemenangan Hidayat-Didik, Jl. Warung Buncit, Jakarta Selatan, Kamis
(28/6), Hidayat-Didik menerima pengurus Kopatnas yang diwakili Rafi dan
Lita. Kedatangan mereka untuk menyampaikan aspirasi dan dukungan
belasan ribu perajin dan pengusaha tempe yang tergabung dalam Kopatnas.
Menurut mereka, selama ini nasib pengusaha tempe tidak mendapat
perhatian besar dari pemerintah, seperti dalam kasus tingginya harga
kedelai impor yang membuat para pengusaha tempe menjerit.
"Kalau dilihat potensi pengusaha tempe itu sangat besar sekali.
Sayangnya selama ini tidak diperhatikan oleh pemerintah daerah. Karena
itu, kita hanya menanamkan prinsip, ayo kita berjuang di atas kaki kita
sendiri," ungkap Lina.
jika politik adalah sesuatu yang abu-abu
yang menjadi senjata para penguasa
yang menjadi sindikat pengejar harta dunia
maka aku bukanlah itu
Namun jika politik adalah pembelaan & perjuangan
yang membangunkan keberanian retorika
dan lantang meneriakkan keadilan
maka aku adalah politikus itu
Jika demokrasi adalah belenggu penjajahan
diramaikan oleh tangan-tangan gila jabatan
disetir untuk mengubur kepribadian anak bangsa
maka itu bukan tempatnya
Namun jika demokrasi adalah sebuah peluru pembebas
yang pengusungnya adalah teladan sejati
dan ideologinya menembus keangkuhan parlemen
maka itu adalah kendaraannya..
Minggu, 01 Juli 2012
Penghargaan Satya Lencana Wira Karya Untuk Gubernur Jabar
jalanpanjang.web.id - Gubernur
Jawa Barat Ahmad Heryawan mendapat penghargaan Satya Lencana Wira Karya
Bidang Kependudukan dan Keluarga Berencana yang disematkan langsung
oleh Wakil Presiden Republik Indonesia Boediono. Anugerah tersebut
diterima Heryawan karena dianggap berhasil dalam mensukseskan Program
Kependudukan dan Keluarga Berencana. Penghargaan tersebut menambah
koleksi prestasi yang sudah diraih Ahmad Heryawan selama menjabat
Gubernur Jawa Barat. Dengan penyematan lencana tersebut, maka sudah
sebanyak 59 anugerah yang disabet Heryawan hingga saat ini.
"Alhamdulillah, atas nama
masyarakat Jawa Barat, Saya sampaikan ucapan terima kasih kepada
Pemerintah Pusat atas penghargaan yang saya terima. Ini merupakan wujud
apresiasi Pemerintah Pusat terhadap kinerja Pemerintah Provinsi Jawa
Barat serta seluruh pihak terkait. Utamanya dalam mensukseskan Program
Kependudukan dan Keluarga Berencana," tegas Heryawan usai menerima
penghargaan yang dilaksanakan dalam rangkaian Acara Puncak Peringatan
Hari Keluarga ke XIX Tingkat Nasional tahun 2012, di Selaparang,
Mataram Nusa Tenggara Barat, Sabtu (30/6) siang. Turut mendampingi
Ketua Tim Penggerak PKK Jawa Barat Netty Prasetiyani Heryawan.
Mensos Duduk di Pintu Darurat, Mengunjungi Langsung Lokasi Rehabilitasi
jalanpanjang.web.id - Bagi seorang Menteri Sosial Salim Segaf Al Jufri, meski dalam kapasitas sebagai pejabat negara, naik ojek merupakan hal biasa,apalagi harus duduk di kursi kelas ekonomi dalam sebuah penerbangan.
"Untuk pejabat negara biasanya disiapkan kelas bisnis, tapi Mensos tidak keberatan duduk di kelas ekonomi," kata Tenaga Ahli Menteri Sosial bidang Tata Kelola Pemerintahan dan Kehumasan Sapto Waluyo di Jakarta, Selasa (19/6).
Mensos dengan senang hati duduk di kursi ekonomi saat perjalanan pulang dari Ambon ke Jakarta, dan bahkan dapat kursi nomor 15-A, persis di pintu darurat pesawat.
"Penerbangan Garuda hari itu penuh sekali karena harus mengangkut peserta MTQ Nasional yang baru selesai berlomba. Duduk di kelas manapun sama saja, yang penting aman dan lancar sampai di tujuan," ujar Mensos.
"Untuk pejabat negara biasanya disiapkan kelas bisnis, tapi Mensos tidak keberatan duduk di kelas ekonomi," kata Tenaga Ahli Menteri Sosial bidang Tata Kelola Pemerintahan dan Kehumasan Sapto Waluyo di Jakarta, Selasa (19/6).
Mensos dengan senang hati duduk di kursi ekonomi saat perjalanan pulang dari Ambon ke Jakarta, dan bahkan dapat kursi nomor 15-A, persis di pintu darurat pesawat.
"Penerbangan Garuda hari itu penuh sekali karena harus mengangkut peserta MTQ Nasional yang baru selesai berlomba. Duduk di kelas manapun sama saja, yang penting aman dan lancar sampai di tujuan," ujar Mensos.
Mursi Tolak Ucapan Selamat PM Israel
Sejumlah media massa Israel memuat berita penolakan Presiden Mesir
Muhammad Mursi atas ucapan selamat Perdana Menteri Israel Benjamin
Netanyahu sebagai headline, Ahad (1/7). Mursi dilaporkan menolak kontak
telepon dari Netanyahu yang ingin menyampaikan ucapan selamat atas
kemenangannya sebagai presiden terpilih Mesir.
Gusar dengan penolakan itu, Netanyahu pun meminta agar Gedung Putih melakukan intervensi dalam masalah ini. Sumber Israel menyebutkan, secara pribadi Netanyahu meminta kepada Obama untuk menekan Mursi, agar menerima telepon darinya guna berlanjut pada pembicaraan terkait koordinasi keamanan politik dan menghormati kesepakatan-kesepakatan yang diteken antara Israel dan Mesir, terutama perjanjian Camp David.
Juru bicara Ikhwanul Muslimin di Mesir, Mahmud Ghazlan secara terpisah menegaskan, pihaknya tidak akan mengakui Israel. Dalam konteks terkait, ia menegaskan, menjabatnya Mursi menjadi Presiden Mesir tidak akan mengubah prinsip-prinsip IM sama sekali, terutama terkait dengan pengakuan terhadap Israel.
Gusar dengan penolakan itu, Netanyahu pun meminta agar Gedung Putih melakukan intervensi dalam masalah ini. Sumber Israel menyebutkan, secara pribadi Netanyahu meminta kepada Obama untuk menekan Mursi, agar menerima telepon darinya guna berlanjut pada pembicaraan terkait koordinasi keamanan politik dan menghormati kesepakatan-kesepakatan yang diteken antara Israel dan Mesir, terutama perjanjian Camp David.
Juru bicara Ikhwanul Muslimin di Mesir, Mahmud Ghazlan secara terpisah menegaskan, pihaknya tidak akan mengakui Israel. Dalam konteks terkait, ia menegaskan, menjabatnya Mursi menjadi Presiden Mesir tidak akan mengubah prinsip-prinsip IM sama sekali, terutama terkait dengan pengakuan terhadap Israel.
“PKS Mendingan Bubar Aja Deh…”
dakwatuna.com - Bismillahirrahmanirrahim…
Kita berbicara tentang sebuah partai politik di Indonesia kali ini, bukan Partai Demokrat sang pemenang pemilu 2009 atau pun Golkar pemenang pemilu 2004 atau PDIP pemenang pemilu tahun 1999, partai ini belum pernah menjadi pemenang pemilu, prestasi terbaiknya “hanya” menduduki peringkat ke-4 di Pemilu 2009 dan belum berhasil mencapai target suara yang telah dicanangkan, yaitu 20 juta suara di Pemilu 2009.
Partai itu adalah Partai Keadilan Sejahtera atau PKS. Partai yang didirikan di Jakarta pada hari Sabtu, tanggal 9 Jumadil ‘Ula 1423 bertepatan dengan 20 April 2002. PKS adalah kelanjutan dari Partai Keadilan yang didirikan pada hari Senin, tanggal 26 Rabi’ul Awwal 1419 bertepatan dengan 20 Juli 1998.
Kita berbicara tentang sebuah partai politik di Indonesia kali ini, bukan Partai Demokrat sang pemenang pemilu 2009 atau pun Golkar pemenang pemilu 2004 atau PDIP pemenang pemilu tahun 1999, partai ini belum pernah menjadi pemenang pemilu, prestasi terbaiknya “hanya” menduduki peringkat ke-4 di Pemilu 2009 dan belum berhasil mencapai target suara yang telah dicanangkan, yaitu 20 juta suara di Pemilu 2009.
Partai itu adalah Partai Keadilan Sejahtera atau PKS. Partai yang didirikan di Jakarta pada hari Sabtu, tanggal 9 Jumadil ‘Ula 1423 bertepatan dengan 20 April 2002. PKS adalah kelanjutan dari Partai Keadilan yang didirikan pada hari Senin, tanggal 26 Rabi’ul Awwal 1419 bertepatan dengan 20 Juli 1998.
8 Tips Sambut Ramadhan
dakwatuna.com – Ramadhan yang penuh kelimpahan
kebaikan dan keutamaan, akan dapat dirasakan dan diraih ketika ilmu
tentang Ramadhan dipahami dengan baik.
Bayangkan,
para generasi awal Islam sangat merindukan bertemu dengan bulan suci
ini. Mereka berdo’a selama enam bulan sebelum kedatangannya agar mereka
dipanjangkan umurnya sehingga bertemu dengan Ramadhan. Saat Ramadhan
tiba, mereka sungguh-sungguh meraih kebaikan dan keuataman Ramadhan. Dan
ketika mereka berpisah dengan Ramadhan, mereka berdo’a selama enam
bulan setelahnya, agar kesungguhannya diterima Allah swt. Kerinduan itu
ada pada diri mereka, karena mereka sadar dan paham betul keutamaan dan
keistimewaan Ramadhan.
Bagaimana menyambut bulan Ramadhan? Berikut kami hadirkan “8 Tips Sambut Ramadhan” :
Persatuan Perawat Jakarta Sampaikan Aspirasi ke Hidayat-Didik
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Para tenaga medis, termasuk perawat,
selama ini termasuk kelompok yang aspirasi politiknya seolah
terpinggirkan, terutama di DKI Jakarta. Alhasil, sejumlah kebijakan
pemerintah daerah terkesan tidak berpihak kepada mereka.
Karenanya, kehadiran calon gubernur DKI Jakarta, Hidayat Nurwahid, dalam seminar perpolitikan yang diselenggarakan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) di Rumah Sakit Bunda Aliyah, Jl. Pahlawan Revolusi, Pondok Bambu, Jakarta Timur, Jumat (22/6), dimanfaatkan para perawat untuk menyampaikan aspirasinya.
"Pak, dengan gubernur yang sekarang kita mendapatkan Tunjangan Kerja Daerah (TKD). Saya dengar, kalau gubernurnya diganti, maka TKD-nya dicabut?" tanya Animah, perawat Rumah Sakit Duren Sawit, Jakarta Timur, kepada Hidayat.
Karenanya, kehadiran calon gubernur DKI Jakarta, Hidayat Nurwahid, dalam seminar perpolitikan yang diselenggarakan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) di Rumah Sakit Bunda Aliyah, Jl. Pahlawan Revolusi, Pondok Bambu, Jakarta Timur, Jumat (22/6), dimanfaatkan para perawat untuk menyampaikan aspirasinya.
"Pak, dengan gubernur yang sekarang kita mendapatkan Tunjangan Kerja Daerah (TKD). Saya dengar, kalau gubernurnya diganti, maka TKD-nya dicabut?" tanya Animah, perawat Rumah Sakit Duren Sawit, Jakarta Timur, kepada Hidayat.
INTI: Hidayat Nurwahid Punya Rekam Jejak Baik
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Perhimpunan Indonesia-Tionghoa
(INTI) DKI Jakarta mengadakan acara silaturahmi dan makan siang dengan
calon gubernur DKI Jakarta Hidayat Nurwahid di Restoran Raja Kuring,
Jalan Kakap Nomor 5 Penjaringan Jakarta Utara, Sabtu (23/6/2012).
Acara ini dimaksudkan untuk mensosialisasikan cagub-cawagub Jakarta kepada anggota INTI yang semuanya keturunan Tionghoa. Sebelumnya, INTI juga mengadakan acara yang sama dengan mengundang semua cagub-cawagub DKI Jakarta.
"Kita undang semua, tapi ada satu yang tak mau," ujar Sekretaris Perhimpunan INTI DKI Jakarta, I Wayan Suparmin.
Acara ini dimaksudkan untuk mensosialisasikan cagub-cawagub Jakarta kepada anggota INTI yang semuanya keturunan Tionghoa. Sebelumnya, INTI juga mengadakan acara yang sama dengan mengundang semua cagub-cawagub DKI Jakarta.
"Kita undang semua, tapi ada satu yang tak mau," ujar Sekretaris Perhimpunan INTI DKI Jakarta, I Wayan Suparmin.
Kampanye Hidayat-Didik dihadiri para lansia
Jakarta (ANTARA
News) - Kampanye akbar pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI
Jakarta, Hidayat Nur Wahid-Didik J. Rachbini di GOR Soemantri
Brodjonegoro, Jakarta Selatan, Minggu, tampak juga dihadiri para lansia.
Beberapa diantara para lansia ini, mengatakan senang mengikuti kampanye Hidayat-Didik dan berharap pasangan tersebut akan menepati janjinya bila terpilih sebagai pemimpin Jakarta.
"Saya pergi bersama rombongan, ada enam metro mini, hampir semuanya lansia. Ada remajanya yang jagain kita-kita. Kalau nggak begini, kita nggak pergi kemana-mana, lumayanlah refreshing," kata Badriah dari Tanjung Durenn, Grogol.
Beberapa diantara para lansia ini, mengatakan senang mengikuti kampanye Hidayat-Didik dan berharap pasangan tersebut akan menepati janjinya bila terpilih sebagai pemimpin Jakarta.
"Saya pergi bersama rombongan, ada enam metro mini, hampir semuanya lansia. Ada remajanya yang jagain kita-kita. Kalau nggak begini, kita nggak pergi kemana-mana, lumayanlah refreshing," kata Badriah dari Tanjung Durenn, Grogol.
PKS: Jawa Timur Paling Banyak Perselingkuhan
TEMPO.CO, Surabaya
- Pada peringatan Hari Keluarga Nasional 2012, ratusan ibu-ibu dari
bidang perempuan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jawa Timur serukan stop
perselingkuhan. Mengambil tema "Saya Setia, Saya Tidak Selingkuh", aksi
simpatik ini digelar oleh para ibu-ibu PKS di depan Kebun Binatang
Surabaya, Kamis, 28 Juni 2012.
Dari catatan PKS, dengan mengutip data dari Peradilan Agama dan Mahkamah Agung, menyatakan angka perceraian di Indonesia saat ini telah mencapai 10 persen dari total dua juta angka pernikahan. Perceraian sendiri saat ini telah mencapai 285.184 perkara, di mana sebanyak 10.029 perkara disebabkan perselingkuhan. Sedangkan sisanya, sebanyak 91.841, karena ketidakharmonisan rumah tangga, 78.407 karena suami yang tidak bertanggung jawab, dan sisanya 67.891 karena faktor ekonomi.
Langganan:
Postingan (Atom)



