Jakarta (11/4) – Ketua
Fraksi PKS DPR RI Jazuli Juwaini mengumumkan rekomposisi fraksi dan
Alat Kelengkapan Dewan dalam Rapat Pleno hari ini, Senin (11/4).
Dalam
kesempatan tersebut, Jazuli menjelaskan bahwa surat tersebut diterima
olehnya dari Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman pada hari Rabu (6/4).
“Inilah
yang saya bacakan dari presiden PKS. Saya terima hari Rabu. Presiden
meminta secepatnya diumumkan. Saya minta diumumkannya hari Senin,” jelas
Jazuli di depan para Anggota dan Tenaga Ahli Fraksi PKS DPR RI.
jika politik adalah sesuatu yang abu-abu
yang menjadi senjata para penguasa
yang menjadi sindikat pengejar harta dunia
maka aku bukanlah itu
Namun jika politik adalah pembelaan & perjuangan
yang membangunkan keberanian retorika
dan lantang meneriakkan keadilan
maka aku adalah politikus itu
Jika demokrasi adalah belenggu penjajahan
diramaikan oleh tangan-tangan gila jabatan
disetir untuk mengubur kepribadian anak bangsa
maka itu bukan tempatnya
Namun jika demokrasi adalah sebuah peluru pembebas
yang pengusungnya adalah teladan sejati
dan ideologinya menembus keangkuhan parlemen
maka itu adalah kendaraannya..
Tampilkan postingan dengan label Harapan Itu Masih Ada. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Harapan Itu Masih Ada. Tampilkan semua postingan
Selasa, 12 April 2016
Minggu, 31 Maret 2013
Kesederhanaan dan Kepedulian ustadz Hilmi Aminudin (HA) Dimata Masyarakat #PKSederhana
Kultwit Kesederhanaan dan Kepedulian ustadz Hilmi Aminudin (HA) Dimata Masyarakat oleh @a_sholahudin
1. bismillahirrahmaanirrahiim, insya Allah sy akn kultwit ttg "Kesederhanaan dan Kebersahajaan Tokoh dan Kader PKS. #PKSederhana
2. pertama sy akn mnceritakn pandangn msyrkt skitar padepokan madani, lembang, ttg sosok Ust Hilmi Aminuddin (HA). #PKSederhana
3. Ust HA memang kaya, tapi beliau sangat dicintai msyarakt sekitar padepokan madani. #PKSederhana
1. bismillahirrahmaanirrahiim, insya Allah sy akn kultwit ttg "Kesederhanaan dan Kebersahajaan Tokoh dan Kader PKS. #PKSederhana
2. pertama sy akn mnceritakn pandangn msyrkt skitar padepokan madani, lembang, ttg sosok Ust Hilmi Aminuddin (HA). #PKSederhana
3. Ust HA memang kaya, tapi beliau sangat dicintai msyarakt sekitar padepokan madani. #PKSederhana
Kamis, 07 Maret 2013
PKS itu Berbahaya
Pandu Wibowo
Mahasiswa Jurusan Ilmu politik
UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
PKS (Partai Keadilan Sejarhtera) merupakan partai
Islam terbesar
di Indonesia dan kader kader PKS merupakan kader tersolid diantara
kader partai lainnya. Partai dakwah ini pun sering dan turut aktif dalam
melakukan kegiatan sosial, seperti mengirim kader dan simpatisannya
untuk membantu korban bencana alam (bajir, gunung meletus, tsunami,
gempa bumi, dll). Dibalik kebaikan kebaikan PKS tersebut timbul
sebuah pertanyaan mengapa PKS selalu mendapat hujatan, hinaan,
kritikan negative, dll. Dari pertanyaan pertanyaan tersebut ternyata
PKS itu berbahaya, mangkanya PKS selalu mendapat hujatan.
di Indonesia dan kader kader PKS merupakan kader tersolid diantara
kader partai lainnya. Partai dakwah ini pun sering dan turut aktif dalam
melakukan kegiatan sosial, seperti mengirim kader dan simpatisannya
untuk membantu korban bencana alam (bajir, gunung meletus, tsunami,
gempa bumi, dll). Dibalik kebaikan kebaikan PKS tersebut timbul
sebuah pertanyaan mengapa PKS selalu mendapat hujatan, hinaan,
kritikan negative, dll. Dari pertanyaan pertanyaan tersebut ternyata
PKS itu berbahaya, mangkanya PKS selalu mendapat hujatan.
Hujatan, hinaan, kritikan negative tidak selalu
datang dari rakyat
Indonesia melainkan datang dari beberapa individu, lembaga, dan
partai yang tidak suka dengan PKS. Untuk lebih jelas mengapa
PKS itu berbahaya, penulis akan mengajak pembaca melihat
seberapa bahayanya PKS itu.
Indonesia melainkan datang dari beberapa individu, lembaga, dan
partai yang tidak suka dengan PKS. Untuk lebih jelas mengapa
PKS itu berbahaya, penulis akan mengajak pembaca melihat
seberapa bahayanya PKS itu.
PKS KEMBALI MENGANCAM
Ancaman ini mungkin diluar prediksi banyak orang atau pengamat, yang
menganggap bahwa PKS tidak punya BIG BOSS, atau plutocrat behind d scene,
seperti ARB, JK, dll di Golkar, SP & HT di NasDem, Konglomerat
dibalik PDIP, Demokrat, dst. Dengan demikian, implikasi anggapan ini
adalah PKS miskin, minim dana, bangkrut, gak mungkin iklan macam2, dsb.
Hal tersebut tidaklah mengherankan, sebab dari mula kejadiannya (1998),
orang kebanyakan terus saja mempertanyakan, siapa BOS PKS. Kita mungkin
masih ingat bagaimana PKS dikait-kaitkan dengan Keluarga Cendana, bahkan
lebih seramnya, PKS disebut sebagai partai bentukan cendana yang
disusupkan dalam gelombang reformasi. Tuduhan ini menurut saya
sebenarnya hanyalah pemenuhan syahwat keingin-tahuan banyak orang akan
supplier dana kegiatan2 PKS dalam berpartai. Bukankah telah menjadi
jamak di negeri kita bahwa orang ber-uang akan membuat atau menguasai
partai guna mendapatkan tahta, pengaruh, otoritas, hingga pundi2 anyar??
Utilitarian.
Lantas, darimana PKS mendapatkan dana operasional?? Sampai kapan partai ini akan bertahan hidup?? Mengapa SOKONGAN PENDANAAN untuk PKS menjadi ancaman bagi partai atau gerombolan lain??
Disinilah anehnya PKS. Coba amati premis-premis berikut.
Lantas, darimana PKS mendapatkan dana operasional?? Sampai kapan partai ini akan bertahan hidup?? Mengapa SOKONGAN PENDANAAN untuk PKS menjadi ancaman bagi partai atau gerombolan lain??
Disinilah anehnya PKS. Coba amati premis-premis berikut.
Minggu, 03 Februari 2013
Pemuda Muhammadiyah Dukung Anis Matta
Terpilihnya Anis Matta menjadi Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS)
mendapat dukungan dari kalangan pemuda Muhammadiyah. Ikatan Pemuda
Muhammadiyah menilai Anis cocok membenahi PKS yang saat ini tengah
diterpa isu korupsi.
"Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) sangat merasa senang dan bangga
kepada PKS dinahkodai oleh presiden baru, yakni Muhammad Anis Matta.
Pasalnya, Anis Matta merupakan alumni Ikatan Pelajar Muhammadiyah di
Sulawesi Selatan dulu. Anis Matta sangat tepat dan cocok menjadi
Presiden PKS pengganti Lutfhi Hasan yang kini tersandung dugaan
korupsi," ujar Wasekjen Pimpinan Pusat IPM Dzar Al Banna dalam rilis
yang diterima detikcom, Minggu (3/2/2013).
"Kami sejak awal sudah menilai Anis Matta sangat tepat menjadi Presiden
PKS, karena dia memiliki semangat muda dan enerjik, apalagi dulu beliau
juga alumni Ikatan Pelajar Muhammadiyah," kata Al Banna.
Minggu, 01 Juli 2012
Penghargaan Satya Lencana Wira Karya Untuk Gubernur Jabar
jalanpanjang.web.id - Gubernur
Jawa Barat Ahmad Heryawan mendapat penghargaan Satya Lencana Wira Karya
Bidang Kependudukan dan Keluarga Berencana yang disematkan langsung
oleh Wakil Presiden Republik Indonesia Boediono. Anugerah tersebut
diterima Heryawan karena dianggap berhasil dalam mensukseskan Program
Kependudukan dan Keluarga Berencana. Penghargaan tersebut menambah
koleksi prestasi yang sudah diraih Ahmad Heryawan selama menjabat
Gubernur Jawa Barat. Dengan penyematan lencana tersebut, maka sudah
sebanyak 59 anugerah yang disabet Heryawan hingga saat ini.
"Alhamdulillah, atas nama
masyarakat Jawa Barat, Saya sampaikan ucapan terima kasih kepada
Pemerintah Pusat atas penghargaan yang saya terima. Ini merupakan wujud
apresiasi Pemerintah Pusat terhadap kinerja Pemerintah Provinsi Jawa
Barat serta seluruh pihak terkait. Utamanya dalam mensukseskan Program
Kependudukan dan Keluarga Berencana," tegas Heryawan usai menerima
penghargaan yang dilaksanakan dalam rangkaian Acara Puncak Peringatan
Hari Keluarga ke XIX Tingkat Nasional tahun 2012, di Selaparang,
Mataram Nusa Tenggara Barat, Sabtu (30/6) siang. Turut mendampingi
Ketua Tim Penggerak PKK Jawa Barat Netty Prasetiyani Heryawan.
PKS: Jawa Timur Paling Banyak Perselingkuhan
TEMPO.CO, Surabaya
- Pada peringatan Hari Keluarga Nasional 2012, ratusan ibu-ibu dari
bidang perempuan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jawa Timur serukan stop
perselingkuhan. Mengambil tema "Saya Setia, Saya Tidak Selingkuh", aksi
simpatik ini digelar oleh para ibu-ibu PKS di depan Kebun Binatang
Surabaya, Kamis, 28 Juni 2012.
Dari catatan PKS, dengan mengutip data dari Peradilan Agama dan Mahkamah Agung, menyatakan angka perceraian di Indonesia saat ini telah mencapai 10 persen dari total dua juta angka pernikahan. Perceraian sendiri saat ini telah mencapai 285.184 perkara, di mana sebanyak 10.029 perkara disebabkan perselingkuhan. Sedangkan sisanya, sebanyak 91.841, karena ketidakharmonisan rumah tangga, 78.407 karena suami yang tidak bertanggung jawab, dan sisanya 67.891 karena faktor ekonomi.
Langganan:
Postingan (Atom)


