jika politik adalah sesuatu yang abu-abu
yang menjadi senjata para penguasa
yang menjadi sindikat pengejar harta dunia
maka aku bukanlah itu
Namun jika politik adalah pembelaan & perjuangan
yang membangunkan keberanian retorika
dan lantang meneriakkan keadilan
maka aku adalah politikus itu

Jika demokrasi adalah belenggu penjajahan
diramaikan oleh tangan-tangan gila jabatan
disetir untuk mengubur kepribadian anak bangsa
maka itu bukan tempatnya
Namun jika demokrasi adalah sebuah peluru pembebas
yang pengusungnya adalah teladan sejati
dan ideologinya menembus keangkuhan parlemen
maka itu adalah kendaraannya..

Tampilkan postingan dengan label Kebangkitan Ekonomi Islam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kebangkitan Ekonomi Islam. Tampilkan semua postingan

Rabu, 01 Februari 2012

Pendidikan Ekonomi Islam Marak | Perbankan Syari'ah membutuhkan ribuan tenaga profesional

Penerapan ekonomi Islam, khususnya dalam bentuk perbankan dan keuangan syariah, memicu banyak lembaga pendidikan membuka program studi dalam bidang ini. Tren masyarakat yang mendalami ilmu tersebut pun mengalami peningkatan. Ketua I Ikatan Ahli Ekonomi Islam, Agustianto Mingka, menyatakan hingga sekarang keinginan itu kian marak.

Perguruan tinggi swasta dan perguruan tinggi agama, dengan sendiri tergerak untuk mewadahi minat masyarakat itu. Ia menyebut, Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta dan perguruan tinggi yang dikelola oleh Muhammadiyah. Lebih lanjut ia mengatakan, ada lima Universitas Islam Negeri (UIN) yang menggelar program studi ekonomi Islam. Selain itu, terdapat 14 Institut Agama Islam Negeri (IAIN) dan 32 Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN).

Ia mengatakan mahasiswa yang belajar di berbagai perguruan tinggi itu juga diharapkan mampu memenuhi kebutuhan sumber daya manusia di industri perbankan dan keuangan syariah. “Masih dibutuhkan banyak tenaga profesional,“ kata Agustianto di Jakarta, Ahad (29/1).