jika politik adalah sesuatu yang abu-abu
yang menjadi senjata para penguasa
yang menjadi sindikat pengejar harta dunia
maka aku bukanlah itu
Namun jika politik adalah pembelaan & perjuangan
yang membangunkan keberanian retorika
dan lantang meneriakkan keadilan
maka aku adalah politikus itu

Jika demokrasi adalah belenggu penjajahan
diramaikan oleh tangan-tangan gila jabatan
disetir untuk mengubur kepribadian anak bangsa
maka itu bukan tempatnya
Namun jika demokrasi adalah sebuah peluru pembebas
yang pengusungnya adalah teladan sejati
dan ideologinya menembus keangkuhan parlemen
maka itu adalah kendaraannya..

Minggu, 08 Februari 2009

2014 Tak Ada Lagi Politik Satria Piningit


Jakarta, myRMnews. Pemilu 2009 bisa diyakini bakal menjadi hajatan terakhir bagi tokoh-tokoh gaek.

Menurut Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Tifatul Sembiring, pemilu, khususnya Pemilu Presiden (Pilpres) 2009 akan menjadi kesempatan terakhir bagi tokoh-tokoh nasional yang sudah berusia 60 tahun ke atas.

Karena itu, dia begitu optimistis bahwa Pemilu 2014 mendatang akan menjadi era baru yang diwarnai dengan munculnya wajah-wajah fresh tokoh-tokoh muda.

”Tidak ada lagi politik dinasti atau politik ala satria piningit. Kita harus membuat bangsa ini lebih optimistis,” kata Tifatul seperti dilansir JPNN.

2014 diyakini bakal menjadi ajang munculnya tokoh-tokoh muda yang punya kepiawaian bahkan mewarisi sifat negarawan sebagai bagian regenerasi kepemimpinan bangsa ini.

“Kalau masih ada tokoh senior yang ngotot tampil, harusnya lebih tahu diri dan merasa malu. Bangsa ini ke depan harus mempercayakan anak-anak mudanya untuk memimpin,” tandasnya.

Seperti diketahui, kemarin (Selasa, 16/12) terpilih 15 tokoh muda yang berpengaruh versi Majalah Biografi Politik yang dinakhodai intelektual muda Yudi Latief.

15 tokoh muda berpengaruh itu antara lain, Pramono Anung (Sekjen PDI Perjuangan), Riri Riza (sineas muda), Adhyaksa Dault (Menengpora), Irman Gusman (wakil ketua DPD) hingga Khofifah Indah Parawansa.

Pram dan Tifatul Cerah di 2014


INILAH.COM, Jakarta. Kesempatan pemimpin muda di 2009 masih sangat minim. Namun pada 2014, kesempatan mereka lebih terbuka lebar. Sekjen DPP PDIP Pramono Anung dan Presiden PKS Tifatul Sembiring dianggap pemimpin muda yang memiliki kans besar.

"Menurut saya sekjen PDIP Pramono Anung sebagai pemimpin muda paling berpengaruh di tahun 2008. Sebab Pramono merupakan orang nomor 2 di salah satu partai besar yang akan memenangkan Pemilu 2009 nanti," kata pengamat politik dari Paramadina Bima Arya Sugiarto saat dihubungi INILAH.COM, Jakarta, Rabu (17/12). Sementara Tifatul dianggap pengaruh di tahun 2008 karena dianggap orang nomor 1 sebagai presiden PKS.

Meski berpeluang, kesempatan mereka di 2014 akan cerah jika mereka meniti karir di parpol masing-masing, dan memiliki track record yang bagus. Mereka harus konsisten dan tidak berhenti di tengak jalan.

"Pemimpin muda harus mempunyai track record di parpol. Kita bisa melihat rekam jejak di parpol, apakah dia konsisten atau tidak," kata Bima sambil menambahkan, meskipun umur ada di bawah 50 tahun, pemimpin muda harus mempunyai visi jauh ke depan dalam pembangunan bangsa ini.

Sebagaimana versi Majalah 'Biografi Politik' memberikan penghargaan pemimpin muda berpengaruh di tahun 2008. Selain itu ada 14 nama tokoh lain seperti Tifatul Sembiring, Denny JA, Adhyaksa Dault, Irman Gusman, Andy F Noya, Ary Ginanjar, Khofifah Indar Parawansa, Marty Natalegawa, Riri Reza, Sandiaga Uno, Sri Mulyani, MS Kaban, Usman Hamid, dan Yusron Ihza.

Yuddy: Tifatul Paling Berpengaruh


INILAH.COM, Jakarta. Yuddy Chrisnandy yang kerap meneriakkan saatnya tokoh muda yang memimpin tidak masuk jajaran '15 Pemimpin Muda Berpengaruh 2008' versi majalah 'Biografi Politik'. Dia malah menyebut Presiden PKS Tifatul Sembiring sebagai tokoh paling berpengaruh.

"Saya pilih Tifatul Sembiring jika dibandingkan tokoh-tokoh yang lainnya karena ia berpengaruh sekali di partainya," kata Yuddy saat dihubungi INILAH.COM, Jakarta, Rabu (17/12).

Yuddy mengatakan tidak mempermasalahkan dirinya tidak mendapatkan penghargaan dari majalah yang dipimpin oleh pengamat politik Yudi Latif. Setiap orang mempunyai kriteria masing-masing dalam menentukan pilihan apakah seseorang itu berhak atau tidak masuk ke dalam kategori pemimpin muda.

"Nggak apa-apa tidak masuk," jawabnya santai.

Dijelaskan oleh Yuddy bahwa seorang pemimpin muda harus mempunyai visi yang jauh ke depan bagaimana mengatasi persoalan yang dihadapi oleh bangsa ini. Selain itu, moralitas juga harus didepankan.

"Pemimpin muda harus mempunyai kapasitas yang memadai dalam memimpin negara nanti," pungkasnya.

Berikut 15 Pemimpin Muda Berpengaruh 2008: Tifatul Sembiring, Denny JA, Adhyaksa Dault, Irman Gusman, Andy F Noya, Ary Ginanjar, Khofifah Indar Parawansa, Marty Natalegawa, Riri Reza, Sandiaga Uno, Sri Mulyani, MS Kaban, Usman Hamid, Yusron Ihza, dan Pramono Anung. [bar/ana]

PKS Desak Polisi Ungkap Pelaku Teror


JAKARTA. Mantan Wakil Ketua DPD PKS Depok, Amri Yusra mendesak agar pihak kepolisian melakukan investigasi terhadap teror pembakaran yang dialami kader PKS di Depok, Jawa Barat.

"Kita dorong pihak kepolisian agar sungguh-sungguh melakukan investigasi mengungkap pelaku pembakaran," ucap Amri saat dihubungi okezone, Selasa (16/12/2008)

Wakil Ketua DPRD Kota Depok ini juga berharap polisi serius menangani persoalan ini. Pasalnya pelaku teror serupa di Bandung, Jawa Barat, beberapa waktu lalu belum tertangkap.

"Hingga saat ini pelaku pelemparan bom molotov di Bandung belum terungkap," tuturnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, kemarin terjadi delapan kebakaran di Depok, Jawa Barat. Lima di antaranya adalah rumah milik kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS), dua warung milik kader PKS, dan satu titik lagi adalah Masjid Mujahidin. Semuanya terletak di RT 05/01, Kelurahan Kemiri Muka, Beji Depok, Jawa Barat.



Sekretariat PKS Tangerang Diteror Bom


Tangerang, (ANTARA News). Kantor Sekretariat Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kecamatan Ciputat yang berlokasi di Jalan Bukit Nusa Indah Kelurahan Serua, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan, diteror akan diledakkan bom oleh pria tidak dikenal, Selasa petang.

Teror ancaman peledakkan yang dilakukan pria tidak berindentitas tersebut melalui pesan singkat dan sambungan telepon selular milik Fahrul Arief sebagai pemilik rumah yang dikontrakkan untuk kantor sekretariat DPC PKS tersebut.

Pelaksana tugas (Plt) Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Kabupaten Tangerang, Anugerah menjelaskan, pelaku mengirim pesan singkat dan sambungan telepon selular tentang ancaman peledakkan tersebut sebanyak lebih dari tujuh kali.

"Pelaku menelpon berulang kali tapi diduga orangnya satu karena suarnya sama," kata Anugerah.

Anugerah menyebutkan, penelpon misterius tersebut akan letakkan bom di belakang kantor sekretariat PKS dan tidak lama akan segera meledak.

Anugerah menegaskan, meski pun sebuah ancaman, namun PKS menanggapi teror tersebut sebagai masalah serius karena kejadian yang sama pernah diterima pengurus PKS di Kota Depok, Jawa Barat.

Ia menambahkan, pihaknya sudah melaporkan ancaman tersebut ke Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKS Provinsi Banten dan aparat kepolisian untuk mengungkap kasus tersebut.


http://smsplus.blogspot.com/2008/12/siap-pelaku-teror-kader.html

PKS: Poros Tengah No, Poros Umat Yes!


INILAH.COM, Jakarta. PKS tak menyatakan berminat pada gagasan pembentukan aliansi Poros Tengah II yang dilontarkan Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin. Meski begitu, Presiden PKS Tifatul Sembiring mengaku lebih suka membentuk aliansi 'Poros Umat'.

"Saya nggak ngerti poros tengah. Tidak ada poros tengah, adanya poros umat," kata Tifatul di sela acara Jakarta Political Club di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Selasa (16/12).

Menurut Tifatul, usulan Din tersebut sebagai upaya untuk menyatukan partai-partai Islam. Karena total suara seluruh partai Islam dalam Pemilu mencapai 36 persen, dan sisanya dikuasai partai nasionalis.

Saat ini, lanjut Tifatul, partai-partai Islam lebih moderat dan sudah bergeser ke tengah, artinya lebih nasionalis. "Ya harus berkoalisi. PKS pasti akan berkoalisi," pungkasnya.

Rabu, 04 Februari 2009

PKS Korea Kejar Target


Dalam Pemilu legislatif 2004 lalu PKS di Korea ada di urutan ke-4 dengan perolehan suara 10.64% dari total pemilih yang memberikan hak suara. Di Pemilu legislatif yang akan digelar pada April 2009, PKS Korea mentargetkan 30% perolehan suara.

Guna mencapai target 30% tersebut, pada Minggu 14 Desember 2008 PIPPKS Korea menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) yang dihadiri para Koordinator Cabang, yang merupakan perwakilan seluruh provinsi di Korea Selatan.

Lonjakan tiga kali lipat ini insya Allah bukan sesuatu yang tidak mungkin mengingat kader PKS di Korea senantiasa berupaya untuk menebar manfaat bagi masyarakat, bukan hanya di saat menjelang Pemilu namun juga di jauh-jauh waktu sebelumnya.

Dakwah bukanlah sesuatu yang sifatnya instan dan sekali pakai, namun sifat dakwah adalah berkesinambungan. Oleh karena itu, program-program yang dijalankan oleh PIPPKS Korea harus bertumpu pada pemahaman tersebut.

Rakor dimulai dengan penyegaran pada peserta tentang urgensi peran politik dalam membangun bangsa dan Negara Indonesia, kemudian dilanjutkan dengan target dan program-program pemenangan Pemilu, serta pembekalan direct selling bagi para kader dan simpatisan PKS di Korea.


Oleh:
Agus Pamitran, Ketua PIPPKS Korea
adminpks@pks-korea.org

Lagi,Sekretariat PKS Tangerang Diteror Bom


Tangerang (ANTARA News). Kantor Sekretariat Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kecamatan Ciputat yang berlokasi di Jalan Bukit Nusa Indah Kelurahan Serua, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan, diteror akan diledakkan bom oleh pria tidak dikenal, Selasa petang.

Teror ancaman peledakkan yang dilakukan pria tidak berindentitas tersebut melalui pesan singkat dan sambungan telepon selular milik Fahrul Arief sebagai pemilik rumah yang dikontrakkan untuk kantor sekretariat DPC PKS tersebut.

Pelaksana tugas (Plt) Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Kabupaten Tangerang, Anugerah menjelaskan, pelaku mengirim pesan singkat dan sambungan telepon selular tentang ancaman peledakkan tersebut sebanyak lebih dari tujuh kali.

"Pelaku menelpon berulang kali tapi diduga orangnya satu karena suarnya sama," kata Anugerah.

Anugerah menyebutkan, penelpon misterius tersebut akan letakkan bom di belakang kantor sekretariat PKS dan tidak lama akan segera meledak.

Anugerah menegaskan, meski pun sebuah ancaman, namun PKS menanggapi teror tersebut sebagai masalah serius karena kejadian yang sama pernah diterima pengurus PKS di Kota Depok, Jawa Barat.

Ia menambahkan, pihaknya sudah melaporkan ancaman tersebut ke Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKS Provinsi Banten dan aparat kepolisian untuk mengungkap kasus tersebut.

Jelang Pemilu, Wajar Buat Kebijakan Populis


Menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) sangat wajar bila pemerintah membuat kebijakan yang populis untuk mendekati masyarakat.

"Merupakan kelaziman menjelang pemilu muncul kebijakan yang populis dari pemerintah untuk mempertahankan kekuasaannya," kata pengamat politik Universitas Diponegoro Fitriyah, di Semarang.

Fitriyah mengatakan, strategi tersebut sangat diketahui oleh seluruh pelaku politik apalagi ada fakta pemilih Indonesia memiliki kecenderungan lupa dan hanya mengingat peristiwa baru.

Ia menjelaskan, penurunan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis premium menjadi Rp5.000/liter dari sebelumnya Rp5.500/liter dan solar menjadi Rp4.800/liter dari Rp5.500/liter karena harga minyak di pasar dunia memang turun.

Fitriyah mengatakan, penurunan harga premium dan solar tersebut sangat memberi pengaruh kepada masyarakat. Pemerintah berharap timbul keinginan dalam masyarakat untuk mempertahankan pemerintahan yang sekarang karena telah memberikan bukti nyata menyejahterakan mereka.

"Kalau kebijakan yang dikeluarkan pemerintah dapat menjawab harapan rakyat, tentu masyarakat ingin mempertahankan pemerintahan. Tetapi kalau kebijakan pemerintah tidak jelas, tentu akan mencari alternatif lain," katanya.

Fenomena tersebut, lanjut Fitriyah, tentu merupakan tantangan berat bagi kandidat lain yang ingin maju dalam Pemilihan Presiden 2009. Kandidat lain perlu kerja keras untuk dapat mengimbanginya.

"Masih cukup waktu bagi kandidat lain untuk kerja keras memberikan tawaran alternatif," katanya.

Kandidat lain bisa berjuang untuk memberi harapan bahwa mereka juga dapat memberikan alternatif lain demi peningkatan kesejahteraan bagi rakyat banyak.

Sebelumnya Menteri Komunikasi dan Informatika, M. Nuh, mengatakan, penurunan harga premium dan solar tidak ada kaitannya dengan isu politik termasuk untuk menaikkan popularitas pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono-Jusuf Kalla (SBY-JK).

"Jangan dipandang bahwa penurunan BBM ini berkaitan dengan kebijakan politik praktis yang arahnya ke 2009 tetapi ini kebijakan publik yang tujuannya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat," kata M. Nuh.

Ia mengatakan, harga BBM jenis premium diturunkan menjadi Rp5.000/liter dan solar menjadi Rp4.800/liter karena harga minyak di pasar dunia memang turun.

M. Nuh menjelaskan, harga komoditas hampir selalu bersifat situasional dan sangat tergantung pada variabel-variabel termasuk penawaran dan permintaan.

Selasa, 03 Februari 2009

PKS Kerahkan Ribuan Orang ke Senayan


Jakarta, myRMnews. Untuk mendukung kesebelasan nasional Indonesia yang akan berlaga melawan Thailand di semi final turnamen AFF 2008, Selasa besok (16/12), PKS Jakarta akan mengerahkan ribuan kader dan simpatisannya hadir di Gelora Bung Karno.

Sejumlah tokoh dan pejabat publik PKS akan hadir menonton dan memberikan dukungan kepada timnas.

Di antaranya adalah pasangan mantan cagub dan cawagub DKI Jakarta Adang Daradjatun dan Dani Awar, Ketua DPW PKS DKI Jakarta Triwisaksana, Rama Pratama (Anggota DPR RI), dan sejumlah calon anggota legislatif PKS dari daerah pemilihan DKI Jakarta.

Triwisaksana, yang biasa dipanggil Sani menyatakan, kehadiran ribuan kader dan simpatisan PKS DKI Jakarta ini diharapkan dapat menambah semangat juang para pemain timnas, sehingga dapat memenangkan pertandingan.

"Dalam sepak bola ada istilah penonton adalah pemain yang kedua belas, jadi kita berharap dengan tambahan 'pemain' ini timnas kita bisa memenangkan pertandingan," kata Sani di Jakarta, Senin (15/12).

Sani mengemukakan, kegiatan ini merupakan inisiatif sayap organisasi PKS di bidang kepemudaan, Gema Keadilan. Gema Keadilan yang mengorganisir kader dan simpatisan PKS untuk hadir memberikan dukungan kepada timnas.

Ketua Nasional Gema Keadilan Rama Pratama menyatakan, pihaknya menyadari kesebelasan Thailand merupakan lawan yang berat. Sehingga perlu semangat dan upaya ekstra pantang menyerah dari para pemain untuk memenangkan pertandingan.

"Thailand merupakan tim kuat dalam sepak bola di kawasan Asia Tenggara. Dalam sejumlah pertemuan timnas kita lebih banyak kalahnya. Kita berharap dengan dukungan masyarakat Indonesia yang ramai-ramai datang ke stadion bisa menambah semangat bertanding pemain-pemain kita," jelas dia.

Rama mencontohkan, bagaimana dukungan yang luar biasa dari penonton mampu meningkatkan semangat bertanding pemain. Sehingga ketika timnas mampu mengimbangi permainan para raksasa sepabola di turnamen Piala Asia 2007 di Jakarta, yakni Arab Saudi dan Korea Selatan.

"Saat itu kita hanya kalah 1- 0 dari kesebebelasan Korea Selatan," imbuh dia.

Yuk, Nonton Piala AFF Bareng Kader PKS


Makassar, Tribun. Bagi anda yang mau ikut nonton bareng piala AFF, Indonesia VSThailand bersama kader PKS, Maka sempatkanlah untuk jalan-jalan ke kantor media center PKS di kompleks Ramayana Ruko Sardonix nomor 5-6, Jl Pettarani. Pasalnya, partai yang bernomor urut delapan ini akan mengadakan nonton bareng pertandingan Indonesia VS Thailand, besok malam. Demikian rilis yang dikirim ke Tribun, beberapa saat lalu.

Menurut Ketua Humas DPW PKS Sulsel Dzulkifli Muis, bahwa kegiatan ini membuktikan PKS tidak hanya memikirkan politik saja. “ Kami peduli dengan perkembangan olahraga di Indonesia, termasuk sepakbola. Dan ini bentuk dukungan kami terhadap kemajuan persepakbolaan kita. Makanya kami mengajak warga sulsel untuk memberikan dukungan dan doa bagi pejuang-pejuang olahraga Indonesia," katanya.

"Kader PKS juga pencinta olahraga, utamanya sepakbola. bahkan PKS rutin mengadakan permainan sepakbola disetiap kecamatan bersama masyarakat setempat”. Hari ini panitia telah melakukan persiapan untuk acara nonton bareng besok.

Target PKS adalah sebanyak 100-150 orang. Panitia pun telah sibuk mempersiapkan
segalanya, mulai dari LCD dan perlengakapan lain. “ Target kita 100-150 orang, kalaupun lebih, yah itu lebih baik lagi. lebih seru," katanya

Nonton bareng ini bersifat umum, bukan hanya kalangan kader PKS saja, mayarakat umum pun diharapkan kedatangannya untuk meramaikan. Selain nonton bareng di Media Center, PKS juga menginstruksikan kepada seluruh kadernya untuk menonton pertandingan besok dirumah masing-masing bagi yang tidak sempat ke Media Center.