jika politik adalah sesuatu yang abu-abu
yang menjadi senjata para penguasa
yang menjadi sindikat pengejar harta dunia
maka aku bukanlah itu
Namun jika politik adalah pembelaan & perjuangan
yang membangunkan keberanian retorika
dan lantang meneriakkan keadilan
maka aku adalah politikus itu

Jika demokrasi adalah belenggu penjajahan
diramaikan oleh tangan-tangan gila jabatan
disetir untuk mengubur kepribadian anak bangsa
maka itu bukan tempatnya
Namun jika demokrasi adalah sebuah peluru pembebas
yang pengusungnya adalah teladan sejati
dan ideologinya menembus keangkuhan parlemen
maka itu adalah kendaraannya..

Tampilkan postingan dengan label Wasekjen PKS. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Wasekjen PKS. Tampilkan semua postingan

Senin, 28 Desember 2009

PKS: Kalau Diajak Maling Kita Tidak Mau

PD Merasa Dikhianati


Jakarta. Pernyataan Pengurus DPP Partai Demokrat Ruhut Sitompul yang merasa artainya dikhianati oleh parpol koalisi berbuntut panjang. Wasekjen DPP PKS Fahri Hamzah heran partainya disebut berkhianat. PKS selalu dibelakang PD sepanjang tidak keluar dari jalur yang disepakati.
"Semuanya bersama-sama sebagai koalisi. Kalau diajak maling kita ya nggak mau dong, jadi harus tetap kritis," kata Fahri saat berbincang dengan detikcom melalui telepon, Rabu (23/12/2009).

Kalau karena kritis di pansus Century kemudian PD marah, lanjut Fahri, partainya tidak layak disalahkan. Sikap kritis PKS hanya melaksanakan amanah UU melalui pansus Century. "Masalahnya apa? Kita nggak boleh kekanak-kanakan dan harus serius menghadapi temuan BPK dengan dewasa. Jangan main-main," papar Fahri.

Fahri justru heran mengapa tiba-tiba PKS disebut memberontak. Menurutnya SBY menyambut positif sikap PKS. "Ga ada, Pak SBY tidak pernah ngomong begitu. Pak SBY orangnya prosedural, kalau sesuai prosedur harus jalan terus," beber Fahri.