YOGYAKARTA - Gerakan mencintai makanan lokal (tradisional), harus terus
digalakkan. Sebab, menurut Walikota Depok Dr Ir H Nur Mahmudi Ismail
MSi, makanan tradisional seperti jagung, ubi jalar, singkong, mbili,
kimpul, ganyong, dan sejenisnya memiliki gizi tinggi.
Disamping memiliki gizi tinggi, juga alami karena tidak mengandung zat kimia. Sementara makanan sekarang justru berbahaya bagi kesehatan manusia, karena banyak mengandung zat kimia dan campuran bahan-bahan berbahaya.
Nur Mahmudi, mengatakan itu pada acara puncak Dies Natalis ke 40 di Kampus Akademi Kesejahteraan Sosial (AKS)-AKK Yogyakarta, Jalan Nitikan, Yogyakarta, Rabu (6/3). ”Untuk itu, perlu ada gerakan mencintai makanan tradisional,” katanya.









