jika politik adalah sesuatu yang abu-abu
yang menjadi senjata para penguasa
yang menjadi sindikat pengejar harta dunia
maka aku bukanlah itu
Namun jika politik adalah pembelaan & perjuangan
yang membangunkan keberanian retorika
dan lantang meneriakkan keadilan
maka aku adalah politikus itu

Jika demokrasi adalah belenggu penjajahan
diramaikan oleh tangan-tangan gila jabatan
disetir untuk mengubur kepribadian anak bangsa
maka itu bukan tempatnya
Namun jika demokrasi adalah sebuah peluru pembebas
yang pengusungnya adalah teladan sejati
dan ideologinya menembus keangkuhan parlemen
maka itu adalah kendaraannya..

Tampilkan postingan dengan label Walikota Depok. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Walikota Depok. Tampilkan semua postingan

Kamis, 07 Maret 2013

Akademisi Jogja undang Nur Mahmudi 'Gerakan Mencintai Makanan Tradisional'

YOGYAKARTA - Gerakan mencintai makanan lokal (tradisional), harus terus digalakkan. Sebab, menurut Walikota Depok Dr Ir H Nur Mahmudi Ismail MSi, makanan tradisional seperti jagung, ubi jalar, singkong, mbili, kimpul, ganyong, dan sejenisnya memiliki gizi tinggi.

Disamping memiliki gizi tinggi, juga alami karena tidak mengandung zat kimia. Sementara makanan sekarang justru berbahaya bagi kesehatan manusia, karena banyak mengandung zat kimia dan campuran bahan-bahan berbahaya.

Nur Mahmudi, mengatakan itu pada acara puncak Dies Natalis ke 40 di Kampus Akademi Kesejahteraan Sosial (AKS)-AKK Yogyakarta, Jalan Nitikan, Yogyakarta, Rabu (6/3). ”Untuk itu, perlu ada gerakan mencintai makanan tradisional,” katanya.