Nama
Gatot Pudjo Nugroho tengah populer di Provinsi Sumatera Utara. Ia
unggul dalam perhitungan cepat (quick count) pilgub, Kamis (7/3) lalu.
Pria kelahiran Magelang itu berpeluang menjadi Gubernur Sumut 2013-2018.
UNGGUL dalam penghitungan cepat pilgub menjadi prestasi bagi pria kelahiran Magelang, 11 Juni 1962.
Bersaing dengan rival pasangan calon yang semuanya adalah putra daerah
setempat, ia berhasil menunjukkan sisi ketokohannya. Beberapa tahun
terakhir ia memang menempati jabatan strategis eksekutif di Tanah Batak.
Sebelumnya ia adalah wakil gubernur Sumatera Utara periode 2008-2013
mendampingi Gubernur Syamsul Arifin. Namun, pada 2011 ia naik menjadi
Plt Gubernur Sumut karena Syamsul Arifin terjerat kasus korupsi.
jika politik adalah sesuatu yang abu-abu
yang menjadi senjata para penguasa
yang menjadi sindikat pengejar harta dunia
maka aku bukanlah itu
Namun jika politik adalah pembelaan & perjuangan
yang membangunkan keberanian retorika
dan lantang meneriakkan keadilan
maka aku adalah politikus itu
Jika demokrasi adalah belenggu penjajahan
diramaikan oleh tangan-tangan gila jabatan
disetir untuk mengubur kepribadian anak bangsa
maka itu bukan tempatnya
Namun jika demokrasi adalah sebuah peluru pembebas
yang pengusungnya adalah teladan sejati
dan ideologinya menembus keangkuhan parlemen
maka itu adalah kendaraannya..
Tampilkan postingan dengan label Pilkada Sumatera Utara (Sumut). Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pilkada Sumatera Utara (Sumut). Tampilkan semua postingan
Sabtu, 09 Maret 2013
Kamis, 07 Maret 2013
Anis Mata: Ini Buah Manis Konsolidasi Nasional
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Partai Keadilan
Sejahtera (PKS), Anis Matta mensyukuri hasil penghitungan cepat (Qiuck
Count) yang menempatkan Gatot Pujo Nugroho - Tengku Eri Nuryadi
(Ganteng) dalam pemilihan Gubernur Sumatera Utara di posisi teratas. Ini
adalah kemenangan kedua PKS versi Quick Count dalam Pilkada.
Anis Matta pun mensyukuri atas hasil Quick Count tersebut. "Alhamdulillah ini adalah buah manis dari konsolidasi nasional yang kita lakukan," kata Anis Matta kepada Tribunnews.com di Istora Senayan, Jakarta, Kamis (7/3/2013).
Anis Matta menilai kemenangan ini merupakan sesuatu yang sangat penting. Hal tersebut dikarenakan kemenangan terjadi di tengah masyarakat Sumatera Utara yang plural.
Anis Matta pun mensyukuri atas hasil Quick Count tersebut. "Alhamdulillah ini adalah buah manis dari konsolidasi nasional yang kita lakukan," kata Anis Matta kepada Tribunnews.com di Istora Senayan, Jakarta, Kamis (7/3/2013).
Anis Matta menilai kemenangan ini merupakan sesuatu yang sangat penting. Hal tersebut dikarenakan kemenangan terjadi di tengah masyarakat Sumatera Utara yang plural.
Bukti Kebangkitan PKS dan “Tsunami” Demokrat
Meski proses hitung cepat Pilkada Sumatera Utara (Sumut) masih
dilakukan hingga artikel ini dipublish, namun -dengan kisaran suara
masuk sebesar 91 persen- dipastikan bahwa pasangan nomer urut 5,
Gatot-Tengku Erry, akan mengunci kemenangan atas lawan-lawan politiknya.
Kemenangan (sementara) pasangan Gatot-Tengku (Ganteng), dengan raihan sekitar 33 persen, yang diusung oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS) semakin menegaskan tidak adanya efek gonjang-ganjing korupsi yang tengah membelit para elite PKS.
Sebelumnya, pada gelaran Pilkada Jawa Barat (Jabar), pasangan yang diusung oleh PKS, yakni Aher-Dedy, juga meraih kemenangan yang sama. Ini menjadi cerminan bahwa sentimen negatif terhadap PKS di tingkat nasional tidak berimbas hingga ke tingkat daerah-daerah.
Kemenangan (sementara) pasangan Gatot-Tengku (Ganteng), dengan raihan sekitar 33 persen, yang diusung oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS) semakin menegaskan tidak adanya efek gonjang-ganjing korupsi yang tengah membelit para elite PKS.
Sebelumnya, pada gelaran Pilkada Jawa Barat (Jabar), pasangan yang diusung oleh PKS, yakni Aher-Dedy, juga meraih kemenangan yang sama. Ini menjadi cerminan bahwa sentimen negatif terhadap PKS di tingkat nasional tidak berimbas hingga ke tingkat daerah-daerah.
PKS : Kemenangan di Jabar dan Sumut adalah Skenario Allah SWT
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Meski didera isu tak sedap soal korupsi daging sapi impor, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tetap unggul dalam pemilukada. Di Jawa Barat (Jabar), PKS mampu mengantar Ahmad Heryawan (Aher)-Deddy Mizwar ke posisi teratas.
Begitu juga di Sumatera Utara (Sumut). Pasangan Gatot Pujo Nugroho-Tengku Erry Nuradi yang diusung PKS juga berhasil unggul di perhitungan cepat (quick count).
Politisi PKS, Indra menilai, kemenangan Aher di Jabar dan Gatot di Sumut sebagai skenario dan kehendak Allah SWT. "Kami hanya berusaha seoptimal mungkin," katanya di Jakarta, Kamis (7/3).
Presiden PKS: Kemenangan GanTeng di Tengah Badai PKS
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden PKS, Anis Matta
menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh kader Partai Keadilan
Sejahtera (PKS) yang sungguh-sungguh berjuang memenangkan Pilgub
Sumatera Utara (Sumut).
Selain itu Anis juga menyampaikan terima kasihnya kepada partai-partai pendukung yaitu Hanura dan PBR.
"Kami juga berterima kasih kepada warga Sumut yang telah berpartisipasi dalam pilgub secara aktif dan damai," ungkap Anis Mata kepada Tribunnews.com, Kamis (7/3/2013).
Selain itu Anis juga menyampaikan terima kasihnya kepada partai-partai pendukung yaitu Hanura dan PBR.
"Kami juga berterima kasih kepada warga Sumut yang telah berpartisipasi dalam pilgub secara aktif dan damai," ungkap Anis Mata kepada Tribunnews.com, Kamis (7/3/2013).
Lagi, PKS Menangi Pilkada Sumut
Medan - Hasil sementara penghitungan cepat (quick count) Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Sumatra Utara (Sumut) menunjukkan pasangan Gatot Pujo Nugroho dan Tengku Erry yang diusung Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) memperoleh suara terbanyak.
Menurut Wakil Sekjen PKS, Mahfudz Siddiq, hampir pasti pasangan "Ganteng" dengan nomor urut 5, memenangi pilkada Sumut.
Hasil penghitungan quick count tersebut, hampir sama dengan hasil Pilkada Jawa Barat, di mana calon yang diusung PKS unggul diikuti pasangan calon dari PDIP.
PKS WOW! Setelah Jabar, Sumut juga Menang | Quick Count: 'Ganteng' Menang Satu Putaran 33%
MEDAN - Pilgub Sumatera Utara telah berlangsung hari ini, Kamis
(7/3/2013). Dari hasil Quick Count oleh beberapa lembaga survei
menempatkan pasangan 'Ganteng' Gatot Pujo Nugroho-Tengku Errry Nuradi
unggul teratas dengan perolehan 33 %. Dengan perolehan diatas 30%+1 maka
pasangan Ganteng ini berhasil menang Pilgub satu putaran.
Berikut perolehan hasil quick count :
LSI (TV One) Suara Masuk 100 %
1) Gus Irawan Pasaribu-Soekirman 19,52 %
2) Effendy Simbolon-Djumiran Abdi 26,71 %
3) Chairuman Harahap-Fadly Nurzal 9,22 %
4) Amri Tambunan-RE Nainggolan 12,41 %
5) Gatot Pujo Nugroho-Tengku Errry Nuradi 32, 14 %
Subhanallah, Gatot Puasa Sunah Kamis di Hari Pencoblosan
MEDAN - Gatot Pujo Nugroho, salah satu calon gubernur Sumatera Utara
berpuasa hari ini (Kamis, 7/3) di hari H pencoblosan pilgub Sumatera
Utara.
Gatot beserta istri, Sutias Handayani mencoblos di TPS 50 Kompleks Citra Seroja Kelurahan Sunggal, Kecamatan Medan Sunggal, sekitar pukul 08.00 WIB pada hari ini (7/3).
Siang harinya, saat quick count hasil pilgub sudah mulai dilakukan, pasangan 'Ganteng' Gatot Pujo Nugroho-Tengku Errry Nuradi unggul teratas dengan perolehan 33 %. Dengan perolehan diatas 30%+1 maka pasangan Ganteng ini berhasil menang Pilgub satu putaran.
WOW (Menjelang Pemilihan) #GantengSatuPutaran Jadi Trending Topic Teratas di Indonesia
Dukungan terhadap pasangan calon gubernur-wakil gubernur Sumatera Utara Gatot-Tengku Erry mengalir deras dari dunia maya.
Di situs micro bloging twitter mulai Rabu malam (6/3) tagar #GantengSatuPutaran berhasil menembus daftar trending topic Indonesia, bertahan berjam-jam dan pagi ini habis shubuh sekitar pukul 5 pagi (Kamis, 7/3) bertepatan dengan hari H pemilihan gubernur (pilgub) tagar #GantengSatuPutaran berhasil kokoh di puncak teratas trending topic Indonesia.
Fenomena ini mirip dengan saat pilgub Jawa Barat, dimana dukungan dari
social media begitu deras untuk pasangan yang diusung PKS Aher-Demiz dan
ternyata menjadi nyata kemenangan itu bukan saja di dunia maya tapi
juga di dunia nyata.
Senin, 04 Maret 2013
Forum Rakyat Bersatu Sumatera Siap Menangkan Pasangan 'Ganteng' Satu Putaran
[Dalam nota kesepahaman tersebut, pada intinya para buruh dan kelompok
tani yang bernaung di dalam FRB-SU, siap memenangkan pasangan Ganteng.]
***
MEDAN – Persoalan pertanahan (agraria) merupakan salah satu persoalan
yang paling sering muncul saat membicarakan pimpinan Sumatera Utara ke
depan.
Hal itu dikarenakan cukup banyaknya kasus-kasus pertanahan yang belum kunjung usai, meski telah berlangsung belasan hingga puluhan tahun. Sejumlah kalangan juga melihat persoalan pertanahan ini sebagai bom waktu yang sewaktu-waktu dapat meledak, dan menciptakan konflik horizontal di masyarakat, jika tak segera diselesaikan pemerintah.
Lain halnya dengan Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara Gatot Pudjonugroho-Tengku Erry Nuradi (Ganteng) yang melihat persoalan tanah ini sebagai peluang untuk mendapatkan dukungan dari kelompok masyarakat yang tengah berkonflik akibat sengketa lahan dengan pemerintah, maupun dengan swasta.
Minggu, 24 Februari 2013
Anis Matta: Setelah Jawa Barat kita akan fokus ke Sumatera Utara
Setelah pasangan cagub-cawagub dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS)
Ahmad Heriadi-Deddy Mizwar menang di Pilkada Jawa Barat, kini PKS akan
fokus mendapatkan kemenangan di Pilkada Sumatera Utara.
"Setelah Jawa Barat kita akan fokus ke Sumatera Utara," ujar Presiden PKS Anis Matta, Minggu (24/2/2013).
Anis Matta pun yakin dengan kemenangan PKS di Pilkada Jawa Barat membawa aura positif bagi Pilkada Sumatera Utara pada tanggal 7 Maret mendatang. Anis Matta juga yakin kalau calon gubernur Gatot Pujonugroho dan wakilnya Tengku Erry bisa meraih kemenangan di Sumatera Utara setelah melihat kemenangan di Pilkada Jawa Barat.
Senin, 18 Februari 2013
Amri tetap bertahan Di rumah Dinas Selama CUTI , Gatot Pindah Selama CUTI!!!!
LUBUKPAKAM,
TRIBUN - Calon Gubernur (Cagub) Sumut nomor urut empat Amri Tambunan
belum pindah dari rumah dinas Bupati Deliserdang, meski sudah mulai cuti
untuk berkampanye Senin (18/2) sejak pukul 24.00 WIB.
Berbeda
dengan Amri, pesaingnya, cagub nomor urut lima Gatot Pujo Nugroho sudah
meninggalkan rumah dinas, Minggu (17/2). Gatot memboyong keluarganya ke
rumah pribadi di Kompleks Citra Seroja, Nomor A19, Medan Sunggal.
Sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 14 Tahun 2009, pejabat negara yang
cuti untuk berkampanye tak boleh menggunakan fasilitas negara seperti,
kendaraan dinas, rumah dinas, protokoler, kantor/gedung pemerintah.
Tribunnews.Com
Berbeda dengan Amri, pesaingnya, cagub nomor urut lima Gatot Pujo Nugroho sudah meninggalkan rumah dinas, Minggu (17/2). Gatot memboyong keluarganya ke rumah pribadi di Kompleks Citra Seroja, Nomor A19, Medan Sunggal.
Sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 14 Tahun 2009, pejabat negara yang cuti untuk berkampanye tak boleh menggunakan fasilitas negara seperti, kendaraan dinas, rumah dinas, protokoler, kantor/gedung pemerintah.
Tribunnews.Com
Langganan:
Postingan (Atom)






