jika politik adalah sesuatu yang abu-abu
yang menjadi senjata para penguasa
yang menjadi sindikat pengejar harta dunia
maka aku bukanlah itu
Namun jika politik adalah pembelaan & perjuangan
yang membangunkan keberanian retorika
dan lantang meneriakkan keadilan
maka aku adalah politikus itu

Jika demokrasi adalah belenggu penjajahan
diramaikan oleh tangan-tangan gila jabatan
disetir untuk mengubur kepribadian anak bangsa
maka itu bukan tempatnya
Namun jika demokrasi adalah sebuah peluru pembebas
yang pengusungnya adalah teladan sejati
dan ideologinya menembus keangkuhan parlemen
maka itu adalah kendaraannya..

Tampilkan postingan dengan label Pilkada Banjarmasin. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pilkada Banjarmasin. Tampilkan semua postingan

Minggu, 07 Februari 2010

PKS Optimis Usung Hadi

Pilkada Kota Banjarbaru
Partai-partai politik (Parpol) di Kota Idaman Banjarbaru makin menggeliat jelang Pemilu Kada Juni mendatang. Ada Parpol yang begitu optimis dalam mengusung bakal calon, ada pula parpol yang gelisah menunggu keputusan pusat menentukan bakal calon yang akan disusung.

Bila dilihat dari peta kekuatan politik di Banjabaru, Partai Keadilan Sejahtera di kota idaman ini harus berkoalisi dengan salah satu Parpol lainnya untuk mengusung bakal calon. Tiga kursi yang dimiliki PKS otomatis harus mencari satu tambahan kursi dan kabarnya akan berkoalisi dengan PKB.

Ketua DPD PKS Banjarbaru, Tafsir mengatakan untuk mengusung calon harus berkoalisi karena kekurangan satu kursi. Meski masih belum bisa menentukan siapa yang bakal diusung, namun sebuah nama kemungkinan akan disusung PKS melalui koalisi dengan PKB.

“Sekitar 85 persen yakin kita usung Hadi Soesilo, dalam waktu dekat ini akan kita selesaikan dan tinggal menunggu SK saja,” katanya.

Rabu, 20 Januari 2010

PKS Bakal Usung Hadi Soesilo pada Pilkada Kota Banjarbaru


Banjarbaru–MI. Dewan Pimpinan Daerah Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Banjarbaru Kalimantan Selatan (Kalsel) diperkirakan bakal mengusung Hadi Soesilo sebagai bakal calon Wali Kota Banjarbaru untuk bersaing dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Banjarbaru 2010.

“Dukungan resmi memang belum ada karena menunggu keputusan dari DPD PKS Provinsi Kalsel, tetapi yang bersangkutan memiliki poin lebih dibanding calon lain yang juga diusulkan untuk didukung sebagai bakal cawali,” ujar Ketua DPD PKS Kota Banjarbaru Tafsir, Senin (11/1).

Menurut dia, ada dua poin lebih yang dimiliki Hadi Soesilo. Pertama, mengantongi dukungan dari partai lain yakni Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang sudah positif mengusung sehingga kedua partai bisa berkoalisi mengusung calon wali kota.

Kedua, Kepala Badan Diklat Pemprov Kalsel itu juga bersedia didampingi calon wakil wali kota yang merupakan kader PKS sehingga kedua poin itu membuka peluang Hadi Soesilo menggunakan PKS sebagai partai pengusungnya dalam Pilkada Kota Banjarbaru.

Senin, 18 Januari 2010

Mang Hadi Kuat dengan Koalisi PKS-PKB


BANJARBARU, SENIN. Kini giliran koalisi yang dilakukan antar Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) meramaikan ritme koalisi partai di Kota Idaman.
Dalam koalisi antar PKS dan PKB muncul nama H. Hadi Soesilo alias Mang Hadi paling memiliki kans kuat sebagai calon pada pilkada Wali Kota Banjarbaru mendatang, khususnya PKS.

Ketua DPD PKS Banjarbaru, Tafsir mengatakan memang deal politik untuk berkoalisi itu sudah terbentuk secara lisan dengan PKB.

"Sudah ada deal politik secara lisan dengan PKB untuk berkoalisi mengangkat calon nantinya. Dari PKS sendiri ada tiga nama yakni Hadi Soesilo, Ibnu Sina yang merupakan kader PKS sendiri, dan Ruzaidin Noor," bebernya, Senin (11/1/2010).

Kamis, 10 Desember 2009

Pilkada Kota Banjarmasin : Alwi dan Zairullah Hadiri Konsolidasi Kader PKS


PK-Sejahtera Online. Pilkada Banjarmasin beberapa bulan lagi, namun, kader-kader PKS tidak mau berdiam diri. Setelah adanya keputusan DPP PKS agar PKS Banjarmasin mengusung Ketua DPD PKS Banjarmasin, H. Haryanto untuk menjadi calon wakil walikota Banjarmasin mendamping H. Yudhi Wahyuni. PKS langsung melakukan sosialisasi dan konsolidasi kader di Aula Yayasan Kanker Indonesia Banjarmasin (05/12).
Acara yang bertajuk konsolidasi kader Menuju Banua Sejahtera tersebut, dihadiri para petinggi partai baik tingkat Kota Banjarmasin maupun Provinsi Kalsel. Bahkan H. Alwi Sahlah yang diberitakan mundur oleh media massa juga hadir ditengah-tengah kader PKS Banjarmasin.

Kehadiran mantan ketua PKS Kalsel, Alwi Sahlan di hadapan kader PKS Banjarmasin untuk memberikan penjelasan kepada kader-kader PKS terkait pemberitaan yang berkembang selama ini.

Menurut Alwi Sahlan kemundurannya terhadap pencalonan Gubernur Kalsel, karena tidak mendapatkan dukungan dari keluarga, bahkan menurut Alwi Sahlan kemundurannya dari bursa calon wakil gubenur Kalsel tersebut diputuskan setelah melaksanakan sholat Istikharah.