jika politik adalah sesuatu yang abu-abu
yang menjadi senjata para penguasa
yang menjadi sindikat pengejar harta dunia
maka aku bukanlah itu
Namun jika politik adalah pembelaan & perjuangan
yang membangunkan keberanian retorika
dan lantang meneriakkan keadilan
maka aku adalah politikus itu

Jika demokrasi adalah belenggu penjajahan
diramaikan oleh tangan-tangan gila jabatan
disetir untuk mengubur kepribadian anak bangsa
maka itu bukan tempatnya
Namun jika demokrasi adalah sebuah peluru pembebas
yang pengusungnya adalah teladan sejati
dan ideologinya menembus keangkuhan parlemen
maka itu adalah kendaraannya..

Tampilkan postingan dengan label Laknat Yahudi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Laknat Yahudi. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 30 Juni 2012

DUNIA DI PENGHUJUNG KEJATUHAN KEKUASAAN AMERIKA

Buku apakah yang di pegang Obama....Beberapa hari yang lalu ketika Presiden Obama turun dari pesawat, juru kamera sempat memfokuskan lensa kameranya ke arah buku yang di bawa Obama, buku tersebut berjudul "THE POST AMERICAN WORLD" yang di tulis oleh seorang muslim bernama "FARID RAFIQ ZAKARIA",tahukah anda buku ini berisi tentang "DUNIA DI PENGHUJUNG KEJATUHAN KEKUASAAN AMERIKA" ya tent u saja Obama khawatir pasca terpilihnya tokoh Ikhwanul Muslimin sebagai Presiden Mesir.

Selama ini Mesir merupakan salah satu sekutunya di Timur Tengah selain Israel, kekhawatiran Obama sangat beralasan karena Mesir memiliki pengaruh yang besar di Timut tengah, karena mesir memiliki kekuatan militer yang cukup kuat.

Senin, 28 Desember 2009

Israel Bangun 700 Apartemen di Jerusalem Timur


RAMALLAH. Israel kembali memercikkan api perselisihan dengan Palestina. Negara Yahudi itu mengumumkan akan membangun 700 apartemen di Jerusalem Timur, wilayah yang diharapkan Palestina menjadi ibukota mereka di masa depan.
Rencana yang diumumkan Senin (28/12) lalu itu merupakan kebijakan politik baru Israel di bawah kepemimpinan Netanyahu. Menteri Perumahan Israel memastikan bahwa ini adalah pertama kalinya Netanyahu menyetujui pembangunan permukiman Yahudi di Jerusalem Timur.

Para pejabat Palestina mengatakan, mereka tidak akan memulai pembicaraan damai selama Israel masih melangsungkan pembangunan di wilayah yang menjadi sengketa kedua pemerintahan tersebut.

"Selama masih ada tindakan seperti itu, berarti Israel tidak menginginkan pembicaraan damai," ujar negosiator Palestina, Saeb Erekat.