jika politik adalah sesuatu yang abu-abu
yang menjadi senjata para penguasa
yang menjadi sindikat pengejar harta dunia
maka aku bukanlah itu
Namun jika politik adalah pembelaan & perjuangan
yang membangunkan keberanian retorika
dan lantang meneriakkan keadilan
maka aku adalah politikus itu

Jika demokrasi adalah belenggu penjajahan
diramaikan oleh tangan-tangan gila jabatan
disetir untuk mengubur kepribadian anak bangsa
maka itu bukan tempatnya
Namun jika demokrasi adalah sebuah peluru pembebas
yang pengusungnya adalah teladan sejati
dan ideologinya menembus keangkuhan parlemen
maka itu adalah kendaraannya..

Selasa, 27 Oktober 2009

Fasilitas Kredit Bank Konvensional


Ulama telah sepakat bahwa bunga bank adalah riba yang diharamkan. Ketetapan ini sebagaimana yang dinyatakan secara resmi melalui berbagai institusi ulama internasional dan nasional, yaitu: Lembaga Riset Islam Al-Azhar di Kairo tahun 1965, Lembaga Fiqh Islam OKI di Jeddah tahun 1985, Lembaga Fiqh Islam Rabithah ‘Alam Islami di Mekkah tahun 1406 H, Keputusan Muktamar Bank Islam Kedua di Kuwait tahun 1983, Fatwa Mufti Mesir tahun 1989.

Hari Ini Tifatul Lepas Jabatan Presiden PKS


PK-Sejahtera Online. Hari ini (27/10) Tifatul Sembiring akan menyerahkan jabatannya sebagai presiden PKS kepada Luthfi Hasan Ishaq, Presiden PKS terpilih yang baru. Acara akan diselenggarakan pada siang ini pukul 11.00 WIB di Kantor DPP PKS.

Tifatul menyerahkan jabatannya sebagai presiden setelah dipilih oleh presiden SBY untuk menempati tugas sebagai Menteri Komunikasi dan Informatika di Kabinet Indonesia Bersatu II.

Tifatul mengatakan bahwa pengunduran diri sudah terlebih dahulu dicontohkan oleh dua presiden PKS sebelumnya, yaitu Nur Mahmudi Ismail dan Hidayat Nurwahid. Ini merupaka tradisi di PKS untuk dapat lebih fokus bertugas untuk bangsa sebagai pembantu presiden.

"Nur Mahmudi mundur saat terpilih sebagai Menteri Kehutanan era Gusdur, dan Hidayat juga mundur saat terpilih sebagai Ketua MPR periode lalu," tuturnya.

Tradisi Pengunduran Diri Hindari Konfik Kepentingan


PK-Sejahtera Online. Tradisi pengunduran diri presiden PKS bila terpilih sebagai pejabat publik merupakan upaya untuk menghindari konflik kepentingan.

Demikian ditegaskan mantan presiden PKS Tifatul Sembiring yang kini menjabat sebagai Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) di Kabinet Indonesia Bersatu II, saat diwawancarai di Jakarta, (26/10).

"Kini saya bergabung di Kabinet Indonesia bersatu dan untuk menghindari konflik kepentingan maka saya mengundurkan diri," jelas Tifatul.

Lebih lanjut dirinya mengatakan bahwa pengunduran diri sudah terlebih dahulu dicontohkan oleh dua presiden PKS sebelumnya, yaitu Nur Mahmudi Ismail dan Hidayat Nurwahid.

Adukan Menkes, Para Peternak Temui Aleg PKS


PK-Sejahtera Online. Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI dari Daerah Pemilihan IV Jawa Barat (Kota dan Kabupaten Sukabumi), Yudi Widiana Adia menerima perwakilan Peternak Rakyat Sukabumi yang dipimpin Ketua Kelompok Peternak Rakyat Ayam Kampung Sukabumi (Kepraks), Ade M Zulkarnain.

Para peternak datang ke DPR untuk mengadukan kasus pengambilan sample darah mereka oleh tim yang mengaku dari Pusat Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Puslitbangkes) Biomedik dan Faramasi pada tahun 2005 lalu. Saat itu Pustlitbangkes biomedik dan Faramasi dipimpin oleh Endang Rahayu Sedyaningsih yang kini menjadi Menteri Kesehatan. Menurut Ade, tim tersebut sudah berlaku tidak transparan dengan menutup-nutupi maksud dan hasil penelitian terhadap sample darah mereka.

“Hingga saat ini kasus ini membuat kami tidak tenang secara psikologis,” ujar Ade.

Langkah Tifatul Dinilai Politisi Sejati

INILAH.COM, Jakarta. Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar dan Ketua Umum PPP Suryadharma Ali masih tetap mempertahankan jabatannya dipartai, walaupun keduanya telah dilantik menjadi menteri.


"Harusnya Muhaimin dan Suryadharma Ali mengikuti jejak Presiden PKS Tifatul Sembiring yang langsung mundur dari partai begitu dip[ilih menjadi Menteri Komunikasi dan Informatika," ujar Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, Achmad Mubarok, Senin pagi.

Menurut Mubarok dengan mundurnya ketua partai begitu diangkat menjadi menteri pekerjaannya sebagai pejabat negara akan lebih profesional.

Sebenarnya, kata Mubarok, tidak masalah seandainya menteri itu hanya merangkap jabatan sebagai pengurus dewan pembina partai atau pengurus majelis pertimbangan.

Presiden PKS Mundur, Kapan Ketum PKB dan PPP?



Jakarta. Komitmen untuk fokus kepada tugas sebagai menteri telah ditunjukkan oleh Presiden PKS Tifatul Sembiring yang ditunjuk SBY menjadi Menkominfo. Bagaimana dengan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar yang diberi amanat sebagai Menakertrans dan Ketua Umum PPP Suryadharma Ali yang menjadi Menag?
Tifatul memilih melepaskan jabatannya sebagai presiden PKS karena ingin fokus dengan tugas barunya sebagai Menkominfo. Tifatul menilai dengan memilih salah satu akan menjadikan pekerjaan itu lebih fokus dan tepat sasaran.

Hal ini sangat berbeda dengan Muhaimin dan Suryadharma Ali yang memilih tetap merangkap jabatan sebagai menteri dan ketua umum partai. Meskipun saat dilakukan fit and proper test keduanya mengaku siap menanggalkan kekuasaanya di partai jika terpilih jadi menteri, sampai saat ini mereka masih tetap merangkap.

Surya bahkan secara tegas menyatakan kesiapannya untuk mundur sebagai Ketua Umum PPP jika terpilih menjadi menteri SBY. Saat itu Surya mengatakan jika benar kembali jadi menteri, pria yang akrab disapa SDA itu pun siap meninggalkan jabatannya sebagai Ketua Umum PPP jika diperlukan.

Hidayat Pimpin BKSAP


PK-Sejahtera Online. Lepas dari posisi Ketua MPR, anggota Fraksi PKS Hidayat Nur Wahid terpilih menjadi Ketua Badan Kerjasama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI, Rabu(21/10). Hidayat bersama tiga wakil Ketua akan memimpin badan kelengkapan yang mengurusi hubungan dengan parlemen negara-negara sahabat. Ketiga wakil BKSAP itu adalah Nur Hayati Ali Assegaf(F-Partai Demokrat), Sidarto Danusubroto(F-PDIP) dan Muhammad Najib(F-PAN).

Usai penyerahan pimpinan, Hidayat Nur Wahid tidak membuang waktu dan langsung mengadakan rapat pimpinan BKSAP. Rapat diantaranya mendengar laporan sekretariat tentang kegiatan BKSAP sebelumnya. Selain itu, Hidayat yang memimpin langsung rapat pimpinan pertama langsung mengagendakan pertemuan dengan para staf dan rapat pleno BKSAP.

Dalam rapat perdana itu, Hidayat berharap para pimpinan, biro dan anggota BKSAP dapat bekerjasama dengan baik. “Badan ini ibarat etalase di panggung dunia. Oleh karena itu, internal kita harus kompak dan hadir kerjasama yang baik,” katanya di rapat pimpinan BKSAP.

Tifatul: Innalillahi wa Innaillaihi Rojiun


VIVAnews. Menteri Komunikasi dan Informasi terpilih Tifatul Sembiring bersama keluarga menyaksikan pengumuman Kabinet Indonesia Bersatu jilid II. Sebelum pengumuman, Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini sempat grogi.

"Innalillahi wa innaillaihi rojiun. Itu kata yang saya ucapkan pertama saat mendengar pengumuman kabinet ini," kata Tifatul Sembiring di kediamannya, Pondok Mandala II, Kelurahan Tugu, Cimanggis, Depok, Jawa Barat, Rabu, 21 Oktober 2009.

Mengapa mengucapkan kalimat itu? Tifatul beralasan, hal itu dikarenakan ini merupakan jabatan Menteri Komunikasi dan Informasi itu adalah amanat dan tugas berat. Maka itu harus dijalankan dengan baik.

Jabatan Presiden PKS Tifatul Dicopot



INILAH.COM, Jakarta. Tifatul Sembiring resmi menjadi Menteri Komunikasi dan Informatika. Alhasil, jabatannya sebagai Presiden PKS pun dicopot.
Hal itu diungkapkan ketua Dewan Pakar PKS, Soeripto kepada INILAH.COM di Jakarta, Jumat (23/10). Selain Tifatul, Sekjen PKS Anis Matta juga dilengserkan dari jabatan. Menurutnya, pencopotan Kedua pimpinan DPP PKS itu dilakukan karena keduanya kini tengah memangku jabatan publik.

"Sesuai aturan di PKS, kalau menjadi pejabat publik harus meninggalkan jabatannya. Siapa penggantinya, nanti Majelis Syura yang memutuskan," ujar mantan anggota Komisi III DPR itu.

Lima Agenda Tifatul Sembiring di Kominfo


VIVAnews. Sesaat setelah dilantik dan menerima jabatan dari Menkominfo sebelumnya, Tifatul Sembiring langsung memaparkan langkah-langkah kongkrit yang akan dikerjakan. Ada beberapa poin yang ditekankan oleh Presiden untuk Menkominfo selama 2009–2014 mendatang.

Yang pertama, ucap Tifatul, adalah penggalakkan IT untuk masuk ke lembaga pendidikan secara merata. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kompetensi SDM dan daya saing.

Kedua, ICT masuk ke bidang bisnis. Dengan dengan keterlibatannya IT di dunia bisnis, diharapkan kesenjangan digital bisa lebih ditekan.