jika politik adalah sesuatu yang abu-abu
yang menjadi senjata para penguasa
yang menjadi sindikat pengejar harta dunia
maka aku bukanlah itu
Namun jika politik adalah pembelaan & perjuangan
yang membangunkan keberanian retorika
dan lantang meneriakkan keadilan
maka aku adalah politikus itu

Jika demokrasi adalah belenggu penjajahan
diramaikan oleh tangan-tangan gila jabatan
disetir untuk mengubur kepribadian anak bangsa
maka itu bukan tempatnya
Namun jika demokrasi adalah sebuah peluru pembebas
yang pengusungnya adalah teladan sejati
dan ideologinya menembus keangkuhan parlemen
maka itu adalah kendaraannya..

Tampilkan postingan dengan label Bekerja Untuk Indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bekerja Untuk Indonesia. Tampilkan semua postingan

Senin, 13 Juni 2011

DPC PKS Grogol adakan Muskercab


Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Keadilan Sejahtera Kecamatan Grogol Kabupaten Sukoharjo adakan Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) untuk merencanakan program kerja 2011-2012. Kegiatan yang dihadiri oleh seluruh pengurus DPC PKS Grogol yang berjumlah 30 orang tersebut dilaksanakan di kantor sekretariat DPC PKS Grogol, Ahad (05/06) lalu.

Dalam sambutannya, Ketua DPC PKS Kecamatan Grogol, Zainal Abidin, ST. menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan konsolidasi awal kepengurusan pasca Muscab DPC PKS Grogol bulan April lalu. Di dalam perencanaan program kerja ke depannya, DPC PKS Grogol akan membuat program-program yang langsung menyasar kepada masyarakat luas, seperti: peningkatan ekonomi masyarakat melalui berbagai program, program gaduhan ternak, pendampingan usaha kecil skala rumah tangga, peningkatan skill pemuda, Peningkatan Keterampilan Ibu-ibu melalui pemberdayaan Pos WK, dan lain sebagainya.

Selain itu, secara struktural (dari tingkat ranting sampai cabang) akan terus menggalakkan silaturahim ke tokoh-tokoh multistakeholder, untuk berdiskusi dan merumuskan program-program secara bersama-sama, yang mampu memberikan solusi terhadap permasalahan yang dihadapi masyarakat. Ini sejalan dengan komitmen yang dirumuskan pada saat pelaksanaan Muscab, yaitu ”Bekerja Nyata Menuju Sukoharjo Makmur” dan secara khusus di wilayah Kecamatan Grogol.

Sumber: Solopos

Rabu, 25 Mei 2011

Ada Apa di Balik Pujian Sidney Jones untuk PKS?

Oleh: Ust. Hatta Syamsuddin, Lc.

Sidney Jones memang dikenal peneliti dan pengamat keindonesiaan yang cukup kontroversial. Belum lama ini ia mengelurakan statement yang mengancam kelangsungan pendidikan moral para pelajar. Apa pasal? Ia menyampaikan sebuah warning untuk kegiatan rohis sekolah dengan asumsi tempat pengkaderan terorisme. Padahal sudah menjadi rahasia umum bahwa keberadaan rohis justru menjadi benteng pemikiran dan keyakinan para pelajar muslim selama ini.

Bahkan lebih jauh lagi, rohis pula lah yang banyak menyelamatkan pelajar muslim dari ancaman kebobrokan moral yang ada dimana-mana. Intinya, statement Sidney Joneys sering kali terdengar miring bagi sebagian aktifis dakwah dan pegiat kegiatan islami.

Namun yang terakhir ada keunikan lain dari statement Sidney Joneys hari ini Senin, 23 Mei 2011 di UIN Ciputat. PKS yang sering ‘dikuyo-kuyo’ dengan tuduhan hidden agenda, keterkaitan dengan NII, dan sebagainya, ternyata dalam pandangan Sidney Jones, justru tidak demikian. Menurutnya PKS justru paling siap dan memahami demokrasi. Lebih jelas tentang statement Sidney Jones, mari kita simak kutipan pemberitaannya dari rakyatmerdeka.com

Kamis, 28 April 2011

Milad PKS Ke 13, PKS Jateng Raih MURI "Cublak - Cublak Suweng Terbanyak"

Sekitar 7.500 kader Partai Keadilan Sejahtera menghadiri Milad PKS Jateng ke 13 yang digelar di Stadion Tri Lomba Juang Semarang. Tema yang diangkat adalah pelestarian permainan tradisional Jawa. Dalam kegiatan tersebut nampak terlihat permainan jawa 'Cublak Cublak Suweng' secara massal.

Menurut A.Fikri Faqih Ketua Dewan Pimpinan PKS Wilayah Jawa Tengah, Melalui tema ini, PKS Jateng ingin mengajak masyarakat mengingat berbagai permainan tradisional, untuk kemudian kembali mencintainya.

Tidak hanya "Cublak Cublak Suweng" yang dimainkan dalam gelaran tersebut, tetapi juga banyak lagi permainan tradisonal Jawa, seperti bakiak, "Gobak Sodor', naik Egrang dan sebagainya.

"Seni dan budaya merupakan sesuatu yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia,"
kata Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Jawa Tengah ini.