jika politik adalah sesuatu yang abu-abu
yang menjadi senjata para penguasa
yang menjadi sindikat pengejar harta dunia
maka aku bukanlah itu
Namun jika politik adalah pembelaan & perjuangan
yang membangunkan keberanian retorika
dan lantang meneriakkan keadilan
maka aku adalah politikus itu

Jika demokrasi adalah belenggu penjajahan
diramaikan oleh tangan-tangan gila jabatan
disetir untuk mengubur kepribadian anak bangsa
maka itu bukan tempatnya
Namun jika demokrasi adalah sebuah peluru pembebas
yang pengusungnya adalah teladan sejati
dan ideologinya menembus keangkuhan parlemen
maka itu adalah kendaraannya..

Selasa, 04 November 2008

Polri Cari Pemilik Situs foznawarabbilkakbah.com

Jakarta, myRMnews. Tim cyber crime Bareskrim Mabes Polri menelusuri siapa di balik situs internet yang memuat ‘Surat Wasiat’ trio bombes Bali I, Amrozi Cs.Kepala Bareskrim Mabes Polri Komjen Susno Duaji mengatakan bahwa tim cyber crime tengah meneliti pembuat website yang heboh tersebut.“Sedang diselidiki oleh cyber crime Polri, dari mana pembuatan situs tersebut,” papar Susno di Mabes Polri, Selasa sore (4/11).Bareskrim sendiri belum bisa mengungkap sejauh apa temuannya dalam menginvestigasi keberadaan website yang memuat ‘Surat Wasiat’ Imam Samudera, Amrozi dan Mukhlas tersebut.“Kalau sudah ditemukan, maka akan dilanjutkan ke proses berikutnya. Misalnya terhadap tersangka dan motifnya apa,” tandas mantan Kapolda Jawa Barat ini.

Yakin KarSa Menang

Meski hasil real count DPW PKS Jatim belum menunjukkan 100% namun sujud syukur sudah dilakukan pengurusnya. Mereka yakin pasangan KarSa akan unggul berdasar hasil penghitungan yang telah dan sedang mereka lakukan.
“Hasil sementara menunjukkan bahwa KarSa unggul di atas KaJi,” ujar Ketua Tim Pemenangan Pemilu Wilayah DPW PKS Jatim, Yusuf Rohana kepada detiksurabaya.com di kantor PKS Jalan Kartini No 50 Surabaya, Selasa (4/11/2008).
Dan sujud syukur itu sendiri, kata Yusuf, merupakan pemantapan hati bahwa KarSa nantinya bakal menang. Yusuf menambahkan bahwa rencananya sujud syukur memang akan dilakukan di luar ruangan dengan jumlah peserta yang cukup banyak. Namun hujan memaksa panitia untuk membatalkannya.Akhirnya sujud syukur hanya dilakukan di ruang depan kantor saja. Dengan peserta anggota yang ada, sujud syukur dilakukan dengan khidmat yang dipimpin sendiri oleh Yusuf. Hingga pukul 17.36 WIB, hasil penghitungan real count DPW PKS Jatim menunjukkan dari 897 TPS, pasangan KarSa masih unggul dengan 53,5% dari pasangan KaJi yang hanya memperoleh 46,5%.

Karsa Unggul 53,3 Persen

Surabaya (ANTARA News). Berdasarkan penghitungan cepat yang dilakukan DPW PKS Jawa Timur, pasangan Karsa meraih 53,3 persen suara, sedangkan lawannya pasangan Kaji yang meraih 46,5 persen suara, demikian Ketua Tim pemenangan Pemilu PKS Jatim Yusuf Rohana di Surabaya, Selasa."PKS Jatim masih yakin pasangan Karsa akan memenangkan Pilgub putaran kedua. Keyakinan itu didasarkan pada hasil `quick count` di 38 kabupaten/kota PKS seJawa Timur," kata Yusuf.Yusuf menyatakan, pihaknya akan menunggu hasil keputusan formal KPU Jatim dan menyerukan masyarakat untuk tetap tenang menunggu hasil keputusan KPU.

Adegan seks TV Pengaruhi Hamil Di Luar Nikah

Kajian terbaru menunjukkan, adegan seks di televisi beresiko mempengaruhi kehamilan di luar nikah bagi kalangan remaja Hidayatullah.com--Hasil kajian terbaru ini menunjukkan, remaja lelaki yang menonton acara seperti Sex And The City, juga berkemungkinan besar terjerumus melakukan hubungan seks yang menyebabkan teman wanitanya hamil. Sementara remaja perempuan yang banyak menonton acara berbau seks dan diskusi-diskusi seputar seks berisiko dua kali mengandung di luar nikah dibanding kawan sebaya mereka. Kajian ini dilakukan dengan cara memantau lebih dari 700 remaja belasan taun berusia 12 hingga 17 tahun. Penelitian dilakukan selama tiga tahun. Hasilnya, yang paling sering menonton adegan seks di TV lebih memungkinkan membuat pacar mereka hamil. Studi ini dipimpin oleh Dr. Anita Chandra, seorang ilmuwan tentang perilaku dari RAND, sebuah organisasi penelitian mandiri. Temuan ini baru-baru ini diterbitkan sebuah jurnal Akademi Pediatric Amerika, Pediatrics. Dr Anita Chandra mengatakan bahwa pesan seksual di TV sudah berlipat dua kali tahun-tahun ini, serupa dengan laju kehamilan belasan tahun bergerak perlahan ke atas sesudah beberapa dasawarsa yang menurun. “Kami terkejut menemukan hubungan ini. Tetapi remaja belasan tahun melewatkan waktu baik mereka dengan menonton televisi —rata-rata sebanyak tiga jam sehari— dan kami tidak tahu banyak tentang dampak bagi keputusan kesehatan mereka,” katanya. "Ini termasuk siri kartun yang mengandungi bahan seks juga tidak terkecuali. Kandungan seks dalam siri televisyen meningkat berlipat kali ganda sejak beberapa tahun lalu, terutama ketika tempoh kajian ini. Kami menemui ada kaitan ketara antara bahan kandungan itu dengan penonton." Menurut kesimpulan Anita, menonton isi tayangan TV yang mengandung muatan seksual merupakan faktor sangat kuat dalam menambah kemungkinan remaja wanita mengalami kehamilan. Dalam kajian terbaru ini, Anita Chandra menguji 2003 remaja sebanyak tiga kali antara tahun 2001 dan 2004. Semua remaja itu diteliti sevara mendalam tentang tabiat tontonan, kegiatan seks dan kehamilan. Dalam temuan terakhir, didapati, 718 orang telah mengakui aktif melakukan kegiatan seks. Peneliti juga menemukan 23 program popular TV di kalangan remaja banyak mengandung muatan bebas seks . Untuk para orangtua, berhati-hatilah terhadap putra-putri Anda.

Obama Salip McCain, Kemenangan di Ambang Mata

Jakarta (ANTARA News). Senator Barack Obama kemungkinan besar akan memenangkan Pemilu 2008 setelah berbagai media memberitakan keunggulan suara dan "electoral vote" terhadap kandidat Partai Republik, John McCain.Laman electoral-vote.com menunjukkan, dalam kurun enam jam sejak komposisi suara "electoral vote" dirilis laman ini, Barack Obama membalikkan keadaan dengan mengungguli McCain.Kalau sekitar tiga jam lalu, McCain memimpin 10 suara di "electoral college", maka sekitar 10.30 WIIB, Obama menyalip McCain dengan 263 "electoral vote," sedangkan McCain tersendat di angka 168 atau berbeda 95 poin. Ini berarti Obama tinggal mengumpulkan 7 "electoral vote" saja.Situs juga memberitahukan bahwa Obama mendapat tambahan suara dari salah satu negara bagian kunci, Colorado, kemudian Minnesota, Iowa, Illinois dan yang paling mengejutkan adalah memukul McCain langsung di Arizona.Sementara McCain mendapat tambahan merah (pemilih mayoritas Republik) di Dakota Utara, Kansas, Oklahoma, Wyoming, Alaska, dan Utah.Masih sekitar enambelas negara bagian yang belum masuk dalam perhitungan, termasuk negara bagian yang menjadi kampung halaman Obama, Hawaii.Sampai pukul 10.30, Demokrat diproyeksikan merebut 45 kursi Senat dan 253 kursi DPR (House of Representatives), sementara Republik baru menangguk 33 kursi Senat dan 181 kursi DPR. Diperkirakan, Kongres AS pasca Pemilu 2008 akan dikuasai total oleh Partai Demokrat. (*

Primus Inter Minus Malum

Suka atau tdk suka PKS tlh menjadi sebuah fenomena. Saat popularitas yg lain merosot dan macet, PKS menanjak fenomenal.Suka atau tidak suka, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) telah menjadi sebuah fenomena. Pada saat popularitas semua partai politik merosot dan mesin politiknya macet, PKS menanjak secara fenomenal.Setelah mampu mengimbangi koalisi (baca: keroyokan) semua partai politik yang mendukung Fauzi Bowo dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta dan kemudian tampil mengesankan dalam serangkaian pilkada di beberapa daerah lain, PKS kini membuktikan diri sebagai parpol yang solid, hidup, dan kuat. PKS tampaknya bukanlah parpol biasa yang konvensional. PKS adalah parpol dengan genre baru yang unik yang telah menjadi semacam komunitas.Apa yang disebut dengan "komunitas PKS" itu ada dan nyata. Salah satu karakteristik dari partai dengan genre ini adalah apa kata partai, itulah kata anggotanya! Sementara dalam parpol lain, apa kata partai tidak selalu paralel dengan apa kata anggota. Padahal paralelisme seperti itu sangatlah sentral dan signifikan dalam sebuah partai politik.Paralelisme ini bukan hanya menunjukkan soliditas dan solidaritas internal partai, tetapi juga merefleksikan adanya saling kepercayaan (mutual trust) antara anggota dan pimpinan yang juga menunjukkan berjalannya mesin politik sebuah partai. Manakala mesin politik tidak berjalan, sejatinya partai politik tersebut telah kehilangan raison d'etre-nya.Tan Malaka dalam bukunya Aksi Maksa(1926) menegaskan bahwa "keputusan yang setengah betul tetapi dengan gembira dikerjakan oleh seluruh barisan anggota lebih baik daripada keputusan yang bagus sekali tetapi dikhianati oleh setengah anggota".Frase dengan gembira dikerjakan oleh seluruh barisan anggota ini penting karena perasaan gembira inilah yang menjadi roh partai. Seluruh barisan anggota bersedia bekerja menjalankan keputusan partai dengan gembira-meski keputusannya hanya setengah betul-,ini menunjukkan mesin politik dalam partai tersebut berjalan.Inilah yang disebut dengan partai politik yang sebenarnya alias partai politik par excellence!Sangat sedikitDi Indonesia sangatlah sedikit parpol yang organisasinya hidup, solid, dan kuat seperti itu. Di antara yang sedikit itu,demikian menurut banyak studi, adalah-jangan terkejut-Partai Komunis Indonesia (PKI). Antonie CA Dake dalam In The Spirit of The Red Banteng: Indonesian Communists Between Moscow and Peking (2002) menggambarkan betapa hidup dan dinamisnya PKI di bawah kepemimpinan Aidit.Di samping berhasil menghela partai keluar dari isolasi politik,Aidit menerapkan disiplin partai serta membuka diri dengan menggandeng aliansi dengan kalangan borjuis nasional. Begitu pula, "The party was to increase its membership in six months from around 7,000 to 100,000. At the same time, a multitude of mass organizations were to be created or revamped, encompassing not only workers and peasents but also youth, women, poor people,ex-servicemen, and others.SementaraTempo(7 Oktober 2007) melukiskan dengan sangat baik sebagai berikut." Kantor PKI. adalah markas yang hidup dan bergerak. Organisasi tak hanya mengurus program partai tapi juga tetek bengek lainnya seperti anggota yang meninggal dan melahirkan.PKI tak hanya menjadi organisasi politik tapi juga menjadi komunitas. Ketika kantor pusat PKI dibangun di Jalan Kramat Raya, Jakarta, sebagian besar dananya diperoleh dari sumbangan anggota yang pengelolaannya dilaporkan secara transparan. Koran Harian Rakjatdigenjot oplahnya hingga mencapai 60 ribu eksemplar--jumlah yang fantastis untuk zaman itu!"Kini PKSTetapi benarkah hanya PKI yang berhasil membangun partai politik yang solid,hidup,dan dinamis seperti itu? Dake dan Tempo harus melakukan koreksi atas teorinya itu atau setidaknya menoleh ke PKS.Pasalnya, kini telah muncul partai seperti itu, yaitu PKS! Meski secara ideologi dan cita-cita berbeda secara diametral, PKS seperti halnya PKI memiliki mesin organisasi yang hidup, kuat, dan dinamis. Rapat-rapat massa dan rally PKS yang selalu rapi dan disiplin menambah bukti hidupnya partai ini. PKS mengurus anggotanya dan karena itu anggotanya juga menjalankan keputusan partainya, termasuk membayar iuran karena merasakan manfaat dari kehadiran partainya.Partai bukan hanya menguntungkan dan menjadi alat bagi elitenya, melainkan juga bagi anggotanya dan cita-citanya. Di PKS, presiden partai harus berkonsentrasi penuh untuk mengurus partai dengan segala tetek bengeknya. Ada konvensi yang unik dan menarik di sana: jika presiden partai terpilih menduduki jabatan publik, dia harus melepaskan jabatannya di partai.Walhasil,dengan tradisi ini,orang yang bersangkutan bukan hanya tidak dihadapkan pada situasi dilematis karena konflik kepentingan akibat perangkapan jabatan, melainkan juga waktu, energi, dan pikirannya tercurah untuk partai atau jabatan politik yang dipegangnya. Sementara partai-partai politik lain justru punya kelaziman yang sebaliknya: memilih orang yang sedang menduduki jabatan publik (berkuasa) untuk menjadi ketua.Di sisi lain, untuk mengamankan jabatan publik yang sudah diraihnya (menteri, gubernur, bupati, dan lain-lain), orang tersebut justru semakin memperkuat cengkeramannya dalam partainya.Rupanya ada psikologi ketakutan dalam diri orang-orang ini bahwa jika posisinya di partai lepas akan membahayakan jabatan politiknya itu.Walhasil, alih-alih membangun partai menjadi kuat, mereka justru memperalat partai! Dalam suasana kepartaian yang seperti itulah PKS dengan spirit yang merona menyeruak ke depan dalam pentas politik nasional. Primus inter minus malum! (*)
Hajriyanto Y Thohari Pengamat Kenegaraan dan Keagamaan

Prabowo Incar PKS

INILAH.COM - Makassar. Demi memperluas basis dukungan dan membahas kemungkinan koalisi dalam menghadapi Pemilu 2009, Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto mengungkapkan, dirinya akan segera menemui pimpinan PKS."Dalam waktu dekat kita akan ketemu dengan tokoh-tokoh PKS," tutur Prabowo di Makassar Selasa (4/11) malam, usai berorasi dalam Muktamar VI Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) di gedung Lembaga Administrasi Negara (LAN) Antang. Dengan UU Pilpres yang mensyaratkan 20 persen suara dan 25 persen kursi, Prabowo menyatakan kemungkinan berkoalisi dengan PKS sangat terbuka.Meski begitu, mantan Danjen Kopassus itu menambahkan tidak hanya PKS saja yang akan diajak bekerjasama. "Dalam demokrasi semua pihak adalah mitra sehingga komunikasi itu harus ada dan bekerja sama dengan baik untuk kepentingan rakyat, tapi tetap bersaing dalam program dan solusi," ujarnya.Ketika didesak, partai mana saja yang akan diajak berkoalisi oleh Gerindra, Prabowo menolak mengungkapkan. "Soal koalisi nantilah. Yang penting kita selalu berkomunikasi dengan baik," tandasnya.

Caleg PKS Bebas dari Complain

PK-Sejahtera Online. Masa pengumuman daftar calon sementara (DCS)calon legislative (Caleg) untuk DPRD Kota Pekanbaru telah di umumkan, hasilnya banyak masukan yang datang dari masyarakat terkait dengan para Caleg. Di mulai dari kasus korupsi, tindakan amoral, sampai di protes karena Caleg tidak di kenal didaerah pemilihannya.Hadid, SP ketua Tim Advokasi DPD PKS Pekanbaru menyebutkan, “Alhamdulillah pihak kami sudah langsung menghubungi KPU kota Pekanbaru, dan hasilnya tidak satupun Caleg dari PKS yang mendapatkan protes dari masyarakat, ini menunjukkan bahwa proses penyeleksian Caleg di partai kami berjalan dengan baik," ujarnya.
adid yang sehari-hari sebagai staf ahli Fraksi Keadilan Sejahtera Kota Pekanbaru menambahkan, kami berharap masyarakat cerdas dalam memilih pilihannya nanti di Pemilu Legislatif, dan kita di PKS Insya Allah memberikan figure-figur Caleg yang amanah dan mampu bekerja untuk kepentingan masyarakat. Jika ada Caleg yang mendapatkan complain dari masyarakat, itu menunjukkan bahwa bisa jadi partai lebih mengakomodir Caleg yang memiliki financial lebih besar, dari pada integritas dan kualitasnya. Dengan tidak adanya complain masyarakat ke Caleg PKS, pihaknya berharap PKS akan dapat menjadi partai yang paling banyak di pilih oleh masyarakat Pekanbaru di 2009 nanti.
(Sumber: PKS Pekanbaru)

PKS Siapkan Calegnya Berkiprah di Parlemen

PK-Sejahtera Online. PKS Kalbar menggelar pelatihan dan workshop bagi para calon anggota legeslatif DPR RI, DPRD Propinsi , serta DPRD Kab/Kota Kegiatan, di Aula Balai Pelatihan Koperasi Pontianak, (1-2).
Kegiatan yang bertajuk Kokohkan Kebersamaan Raih Kemenangan ini diikuti seluruh caleg PKS se-Kalimantan Barat dari calon DPR RI,DPRD Propinsi dan DPRD Kab/Kota.Ketua DPW PKS Kalbar Fatahillah Abrar dalam sambutannya menyampaikan bahwa workshop ini sangat bermanfaat bagi para Caleg PKS untuk lebih cepat beradaptasi dalam dakwah parlemen. Selain itu, pelatihah ini sebagai bekal bagi para caleg untuk mengetahui bagaimana sesungguhnya PKS bergerak sebagai sebuah partai dakwah yang berdakwah di parlemen.“PKS menginginkan Indonesia yang adil, sejahtera dan bermartabat. Untuk itu, para caleg yang nantinya akan menjadi anggota dewan harus memahami bagaimana langkah – langkah PKS mewujudkan cita-citanya tersebut,” ungkap Fatahillah.Muslih,SP selaku ketua panitia pelatihan ini mengungkapkan bahwa selama dua hari, para caleg mendapatkan beragam materi yang sangat pentng untuk mendukung pemahaman mereka tentang dunia kedewanan. “Diantara materi-materi yang para caleg dapatkan adalah urgensi dakwah parlemen, penyusunan APBD berbasis kinerja, Tupoksi kedewanan, public speaking dan personal communication serta workshop pemenangan pemilu 2009 yang disampaikan langsung oleh Badan Pemenangan Pemilu dari DPP,” jelas Muslih.Ikrar Anti KorupsiPuncak dari workshop dan pelatihan caleg ini adalah ikrar bersama para caleg untuk menjadi anggota dewan yang siap berdakwah dan berjuang di parlemen atau di internal PKS dinamakan baiat amal. Dipimpin langsung Ketua Dewan Syariah Wilayah PKS Kalbar, seluruh peserta pelatihan mengucapkan janji mereka untuk siap berjuang dan berdakwah memenangkan PKS pada Pemilu 2009 maupun ketika nanti terpilih menjadi anggota dewan.Butir – butir komitmen yang di ikrarkan para caleg PKS tersebut diantaranya adalah komitmen untuk menolak penghasilan syubhat bahkan haram, komitmen untuk anti korupsi, siap berjuang untuk kepentingan rakyat, dan siap untuk berperilaku hidup sederhana.“Dengan adanya baiat amal ini, maka seluruh caleg PKS akan terikat oleh janjinya. Sehingga apabila nantinya terpilih menjadi anggota dewan, ia akan terpantau oleh para kader, pengurus bahkan yang lebih utama pantauan dari Allah. Sehingga akan bekerja dengan maksimal menjalankan amanah partai. Dan bila nantinya melakukan penyimpangan harus siap dan ikhlas untuk diberhentikan oleh partai,” ungkap Fatahillah.
(Sumber: PKS Kalbar)

Nonton Laskar Pelangi Bareng PKS

PK-Sejahtera Online. Tidak kurang dari 30 anak-anak dari SD Kelas Khusus ’Pengupas Bawang’, menonton film ’Laskar Pelangi’ bersama anggota Dewan Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Kota Banjarmasin, di Studio 21 Duta Mall, 20 Oktober lal. Kuatnya pesan dan motivasi untuk menuntut ilmu yang terdapat dalam film besutan sutradara ternama, Riri Reza, itu rupanya membangkitkan semangat para siswa SD, yang sehari-harinya berstatus sebagai pekerja pengupas bawang, di Pasar Lima tersebut, dalam menggapai masa depan.
Sebagaimana yang diungkapkan oleh Masrani, yang saat ini duduk di bangku kelas IV sekolah khusus tersebut, sebelum menonton film, siswa bertubuh mungil itu mengungkapkan belum memiliki cita-cita menjadi apa kelak dirinya.
Namun setelah menonton Film ’Laskar Pelangi’, Masruni dengan mantap mengungkapkan bahwa dirinya ingin terus bersekolah. ”tuntung sekolah di SD ini ulun handak manarusakan sekolah ke SMP, walaupun itu sekolah Paket B. Jadi kalau ulun lulus kena nyaman bacari gawian.” ujarnya mantap.
Film ’Laskar Pelangi’ yang menceritakan perjuangan salah seorang dari sebelas anak SD Muhammadiyah Gantong, Kota Belitung, Provinsi Sumatera Selatan, dalam menggapai cita-cita hingga mampu mendapatkan beasiswa untuk belajar di kota cantik, Paris, Prancis.
Nonton bersama 30 siswa SD ’Pengupas Bawang’ (sebutan yang biasa diberikan kepada sekolah tersebut) digelar PKS, dengan tujuan untuk menghibur anak-anak yang sejak kecil telah terbiasa bekerja, untuk membantu orangtua mereka.
”Kami ingin menghibur anak-anak, yang bagi mereka masuk bioskop adalah hal sangat langka, di samping memberikan motivasi dalam mencari ilmu, karena materi tidak sepenuhnya menjadi tembok penghalang dalam menggapai cita-cita,” ujar anggota DPRD Banjarmasin, Akhmad Jazuli M.Ap, yang pada pemilu 2009 nanti dicalonkan oleh PKS untuk menduduki kursi DPRD Provinsi Kalsel, dengan Daerah Pemilihan Kota Banjarmasin, dengan nomor urut 1.
Ungkapan senada juga diungkapkan oleh calon anggota Legislatif DPRD Provinsi Kalsel juga dari PKS dengan nomor urut 3, Siti Sarro, yang dalam kesempatan itu ikut serta menonton bersama anak-anak SD ’Pengupas Bawang’.
”Film ini sangat cocok untuk memotivasi anak-anak yang kurang mampu dalam hal materi, sehingga motivasi untuk terus menuntut ilmu terus tumbuh di hati mereka,” tuturnya.
Ketika disinggung apakah tujuan nonton Film ’Laskar Pelangi’ ini hanya ikut-ikutan sebagaimana yang dilakukan sejumlah tokoh partai lainnya, Jazuli dengan tegas menampik hal itu.
”Sebelumnya kami sudah melaksanakan berbagai program pembinaan dengan objek SD ’Pengupas Bawang’, ini mulai dari kegiatan out bound yang membangun kepribadian anak, hingga berbagai pelatihan skill, dengan hadirnya film ini kami berharap dapat menjadi pelengkap dari berbagai program kami sebelumnya,” terang Jazuli.
Kepala SD Kelas Khusus, Muhammad Zaini, menyambut baik program peduli PKS, ini dan berharap anak didiknya, yang kesehariannya bekerja sebagai mengupas bawang, tidak menyerah dalam menggapai cita-cita, karena terbentur kondisi keseharian mereka.

(Sumber: PKS Banjarmasin)