jika politik adalah sesuatu yang abu-abu
yang menjadi senjata para penguasa
yang menjadi sindikat pengejar harta dunia
maka aku bukanlah itu
Namun jika politik adalah pembelaan & perjuangan
yang membangunkan keberanian retorika
dan lantang meneriakkan keadilan
maka aku adalah politikus itu

Jika demokrasi adalah belenggu penjajahan
diramaikan oleh tangan-tangan gila jabatan
disetir untuk mengubur kepribadian anak bangsa
maka itu bukan tempatnya
Namun jika demokrasi adalah sebuah peluru pembebas
yang pengusungnya adalah teladan sejati
dan ideologinya menembus keangkuhan parlemen
maka itu adalah kendaraannya..

Rabu, 05 November 2008

Mahasiswa UIN kuliah di PKS

PK-Sejahtera Online. "Sejak dulu PKS tidak merubah asas dan falsafah perjuangan. melainkan merubah pola komunikasi" jawab Mabruri, Ketua Badan Humas DPP PKS ketika ditanya tentang perubahan perubahan yang terjadi di tubuh PKS sejak masih bernama PK (Partai Keadilan).
Mabruri menambahkan bahwa PKS memang berubah karena hidup harus berubah. Karena kalau tidak berubah, kita akan mati. Namun perubahan itu harus ke arah yang lebih baik. Wacana ini muncul dalam diskusi PKS dengan mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah di Kantor DPP PKS Rabu Siang (5/11).
Sebanyak tiga puluh mahasiswa UIN hadir di kantor DPP PKS untuk berdiskusi dan menggali tentang peran PKS dalam membangun bangsa. Menurut Posen pengasuh mata kuliah politik Islam UIN Syarif Hidayatullah, Idris Thaha, kegiatan ini merupakan bagian dari pembelajaran mata kuliah partai politik Islam yang diambil mahasiswanya. PKS dikunjungi karena memiliki asas Islam sebagai falsafah dasar perjuangan partai.
"Menuntut ilmu adalah wajib untuk kita semua. kehadiran mahasiswa kami kesini (sekretariat PKS) adalah untuk menuntut ilmu" Ujar Idris. Dan ini terbukti dengan diskusi seru yang berlangsung selama acara berlangsung.

Habis Dikecam, PKS Bangkit Lagi

INILAH.COM, Jakarta. Kecaman dari berbagai ormas Islam terkait iklan politik PKS tak membuat parpol Islam itu terpuruk. Iklan yang kontroversial itu bahkan bisa dipandang sebagai bagian dari strategi PKS dalam menguji kondisi masyarakat pemilih demi keuntungan politis. Sebagai parpol yang sedang menjajaki koalisi dengan parpol lain, PKS memang perlu teru menguji pasar. "PKS harus terus membangun komunikasi politik dengan siapa pun. PKS harus melakukan testing voters untuk pencitraan," kata Bima Arya Sugiarto, pengamat politik dari Universitas Paramadina.
Seperti dimaklumi, PKS telah menggagas koalisi Islamis-Nasionalis demi menciptakan pemerintahan yang kuat. Keinginan Presiden PKS, Tifatul Sembiring, membangun koalisi ini juga dipandang sebagai isyarat bahwa sejatinya, kedua aliran tersebut saling membutuhkan dan melengkapi dalam membangun Indonesia ke depan. Dengan parpol mana pun akan berkoalisi, PKS berada di atas angin. Yang diperlukan adalah mutual trust agar terbentuk Indonesia yang adil, kuat, sejahtera, dan beradab.
Dalam komunikasi politiknya, kata Bima, PKS harus membuka opsi-opsi terhadap partai besar. Dengan modal mesin partai yang kuat, PKS dapat melirik Partai Golkar, Partai Demokrat dan PDIP untuk mewujudkan keinginan membentuk koalisi Islam-Nasionalis. Belajar dari pengalaman selama reformasi, dukungan politik yang kuat dari DPR terhadap kebijakan pemerintah (Presiden terpilih) sangatlah diperlukan. Sehingga koalisi Islamis-Nasionalis bisa saja dibangun.
Koalisi PKS-PDIP, misalnya, atau PKS, Partai Golkar dan Partai Demokrat. Dukungan politik yang kuat memberikan pesan kepada birokrasi bahwa pemerintah secara politik harus kuat. Hanya dengan begitulah birokrasi dapat lebih digerakkan untuk mencapai tujuan-tujuan yang telah ditetapkan. Memilih presiden tanpa dukungan kuat politik di DPR, kata pengamat ekonomi-politik dari Cides, Umar Juoro, akan kesulitan dalam menjalankan kebijakan yang efektif. "Demikian pula pesan kuat juga diberikan pemilih kepada parpol dan koalisi yang dibentuknya.
Jika pemilih tidak memilih presiden yang diajukannya, kemungkinan adalah bukan saja capres itu tidak populer, tetapi juga koalisi tersebut tidak efektif atau tidak dihargai tinggi oleh pemilih," tutur Umar Juoro. PKS perlu mencermati perkembangan situasi politik ke depan agar tak keliru dalam menjatuhkan pilihan. Di sini perlu pertimbangan matang dan bijak, termasuk menguji permukaan air dengan iklan politik.

Selasa, 04 November 2008

Polri Cari Pemilik Situs foznawarabbilkakbah.com

Jakarta, myRMnews. Tim cyber crime Bareskrim Mabes Polri menelusuri siapa di balik situs internet yang memuat ‘Surat Wasiat’ trio bombes Bali I, Amrozi Cs.Kepala Bareskrim Mabes Polri Komjen Susno Duaji mengatakan bahwa tim cyber crime tengah meneliti pembuat website yang heboh tersebut.“Sedang diselidiki oleh cyber crime Polri, dari mana pembuatan situs tersebut,” papar Susno di Mabes Polri, Selasa sore (4/11).Bareskrim sendiri belum bisa mengungkap sejauh apa temuannya dalam menginvestigasi keberadaan website yang memuat ‘Surat Wasiat’ Imam Samudera, Amrozi dan Mukhlas tersebut.“Kalau sudah ditemukan, maka akan dilanjutkan ke proses berikutnya. Misalnya terhadap tersangka dan motifnya apa,” tandas mantan Kapolda Jawa Barat ini.

Yakin KarSa Menang

Meski hasil real count DPW PKS Jatim belum menunjukkan 100% namun sujud syukur sudah dilakukan pengurusnya. Mereka yakin pasangan KarSa akan unggul berdasar hasil penghitungan yang telah dan sedang mereka lakukan.
“Hasil sementara menunjukkan bahwa KarSa unggul di atas KaJi,” ujar Ketua Tim Pemenangan Pemilu Wilayah DPW PKS Jatim, Yusuf Rohana kepada detiksurabaya.com di kantor PKS Jalan Kartini No 50 Surabaya, Selasa (4/11/2008).
Dan sujud syukur itu sendiri, kata Yusuf, merupakan pemantapan hati bahwa KarSa nantinya bakal menang. Yusuf menambahkan bahwa rencananya sujud syukur memang akan dilakukan di luar ruangan dengan jumlah peserta yang cukup banyak. Namun hujan memaksa panitia untuk membatalkannya.Akhirnya sujud syukur hanya dilakukan di ruang depan kantor saja. Dengan peserta anggota yang ada, sujud syukur dilakukan dengan khidmat yang dipimpin sendiri oleh Yusuf. Hingga pukul 17.36 WIB, hasil penghitungan real count DPW PKS Jatim menunjukkan dari 897 TPS, pasangan KarSa masih unggul dengan 53,5% dari pasangan KaJi yang hanya memperoleh 46,5%.

Karsa Unggul 53,3 Persen

Surabaya (ANTARA News). Berdasarkan penghitungan cepat yang dilakukan DPW PKS Jawa Timur, pasangan Karsa meraih 53,3 persen suara, sedangkan lawannya pasangan Kaji yang meraih 46,5 persen suara, demikian Ketua Tim pemenangan Pemilu PKS Jatim Yusuf Rohana di Surabaya, Selasa."PKS Jatim masih yakin pasangan Karsa akan memenangkan Pilgub putaran kedua. Keyakinan itu didasarkan pada hasil `quick count` di 38 kabupaten/kota PKS seJawa Timur," kata Yusuf.Yusuf menyatakan, pihaknya akan menunggu hasil keputusan formal KPU Jatim dan menyerukan masyarakat untuk tetap tenang menunggu hasil keputusan KPU.

Adegan seks TV Pengaruhi Hamil Di Luar Nikah

Kajian terbaru menunjukkan, adegan seks di televisi beresiko mempengaruhi kehamilan di luar nikah bagi kalangan remaja Hidayatullah.com--Hasil kajian terbaru ini menunjukkan, remaja lelaki yang menonton acara seperti Sex And The City, juga berkemungkinan besar terjerumus melakukan hubungan seks yang menyebabkan teman wanitanya hamil. Sementara remaja perempuan yang banyak menonton acara berbau seks dan diskusi-diskusi seputar seks berisiko dua kali mengandung di luar nikah dibanding kawan sebaya mereka. Kajian ini dilakukan dengan cara memantau lebih dari 700 remaja belasan taun berusia 12 hingga 17 tahun. Penelitian dilakukan selama tiga tahun. Hasilnya, yang paling sering menonton adegan seks di TV lebih memungkinkan membuat pacar mereka hamil. Studi ini dipimpin oleh Dr. Anita Chandra, seorang ilmuwan tentang perilaku dari RAND, sebuah organisasi penelitian mandiri. Temuan ini baru-baru ini diterbitkan sebuah jurnal Akademi Pediatric Amerika, Pediatrics. Dr Anita Chandra mengatakan bahwa pesan seksual di TV sudah berlipat dua kali tahun-tahun ini, serupa dengan laju kehamilan belasan tahun bergerak perlahan ke atas sesudah beberapa dasawarsa yang menurun. “Kami terkejut menemukan hubungan ini. Tetapi remaja belasan tahun melewatkan waktu baik mereka dengan menonton televisi —rata-rata sebanyak tiga jam sehari— dan kami tidak tahu banyak tentang dampak bagi keputusan kesehatan mereka,” katanya. "Ini termasuk siri kartun yang mengandungi bahan seks juga tidak terkecuali. Kandungan seks dalam siri televisyen meningkat berlipat kali ganda sejak beberapa tahun lalu, terutama ketika tempoh kajian ini. Kami menemui ada kaitan ketara antara bahan kandungan itu dengan penonton." Menurut kesimpulan Anita, menonton isi tayangan TV yang mengandung muatan seksual merupakan faktor sangat kuat dalam menambah kemungkinan remaja wanita mengalami kehamilan. Dalam kajian terbaru ini, Anita Chandra menguji 2003 remaja sebanyak tiga kali antara tahun 2001 dan 2004. Semua remaja itu diteliti sevara mendalam tentang tabiat tontonan, kegiatan seks dan kehamilan. Dalam temuan terakhir, didapati, 718 orang telah mengakui aktif melakukan kegiatan seks. Peneliti juga menemukan 23 program popular TV di kalangan remaja banyak mengandung muatan bebas seks . Untuk para orangtua, berhati-hatilah terhadap putra-putri Anda.

Obama Salip McCain, Kemenangan di Ambang Mata

Jakarta (ANTARA News). Senator Barack Obama kemungkinan besar akan memenangkan Pemilu 2008 setelah berbagai media memberitakan keunggulan suara dan "electoral vote" terhadap kandidat Partai Republik, John McCain.Laman electoral-vote.com menunjukkan, dalam kurun enam jam sejak komposisi suara "electoral vote" dirilis laman ini, Barack Obama membalikkan keadaan dengan mengungguli McCain.Kalau sekitar tiga jam lalu, McCain memimpin 10 suara di "electoral college", maka sekitar 10.30 WIIB, Obama menyalip McCain dengan 263 "electoral vote," sedangkan McCain tersendat di angka 168 atau berbeda 95 poin. Ini berarti Obama tinggal mengumpulkan 7 "electoral vote" saja.Situs juga memberitahukan bahwa Obama mendapat tambahan suara dari salah satu negara bagian kunci, Colorado, kemudian Minnesota, Iowa, Illinois dan yang paling mengejutkan adalah memukul McCain langsung di Arizona.Sementara McCain mendapat tambahan merah (pemilih mayoritas Republik) di Dakota Utara, Kansas, Oklahoma, Wyoming, Alaska, dan Utah.Masih sekitar enambelas negara bagian yang belum masuk dalam perhitungan, termasuk negara bagian yang menjadi kampung halaman Obama, Hawaii.Sampai pukul 10.30, Demokrat diproyeksikan merebut 45 kursi Senat dan 253 kursi DPR (House of Representatives), sementara Republik baru menangguk 33 kursi Senat dan 181 kursi DPR. Diperkirakan, Kongres AS pasca Pemilu 2008 akan dikuasai total oleh Partai Demokrat. (*

Primus Inter Minus Malum

Suka atau tdk suka PKS tlh menjadi sebuah fenomena. Saat popularitas yg lain merosot dan macet, PKS menanjak fenomenal.Suka atau tidak suka, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) telah menjadi sebuah fenomena. Pada saat popularitas semua partai politik merosot dan mesin politiknya macet, PKS menanjak secara fenomenal.Setelah mampu mengimbangi koalisi (baca: keroyokan) semua partai politik yang mendukung Fauzi Bowo dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta dan kemudian tampil mengesankan dalam serangkaian pilkada di beberapa daerah lain, PKS kini membuktikan diri sebagai parpol yang solid, hidup, dan kuat. PKS tampaknya bukanlah parpol biasa yang konvensional. PKS adalah parpol dengan genre baru yang unik yang telah menjadi semacam komunitas.Apa yang disebut dengan "komunitas PKS" itu ada dan nyata. Salah satu karakteristik dari partai dengan genre ini adalah apa kata partai, itulah kata anggotanya! Sementara dalam parpol lain, apa kata partai tidak selalu paralel dengan apa kata anggota. Padahal paralelisme seperti itu sangatlah sentral dan signifikan dalam sebuah partai politik.Paralelisme ini bukan hanya menunjukkan soliditas dan solidaritas internal partai, tetapi juga merefleksikan adanya saling kepercayaan (mutual trust) antara anggota dan pimpinan yang juga menunjukkan berjalannya mesin politik sebuah partai. Manakala mesin politik tidak berjalan, sejatinya partai politik tersebut telah kehilangan raison d'etre-nya.Tan Malaka dalam bukunya Aksi Maksa(1926) menegaskan bahwa "keputusan yang setengah betul tetapi dengan gembira dikerjakan oleh seluruh barisan anggota lebih baik daripada keputusan yang bagus sekali tetapi dikhianati oleh setengah anggota".Frase dengan gembira dikerjakan oleh seluruh barisan anggota ini penting karena perasaan gembira inilah yang menjadi roh partai. Seluruh barisan anggota bersedia bekerja menjalankan keputusan partai dengan gembira-meski keputusannya hanya setengah betul-,ini menunjukkan mesin politik dalam partai tersebut berjalan.Inilah yang disebut dengan partai politik yang sebenarnya alias partai politik par excellence!Sangat sedikitDi Indonesia sangatlah sedikit parpol yang organisasinya hidup, solid, dan kuat seperti itu. Di antara yang sedikit itu,demikian menurut banyak studi, adalah-jangan terkejut-Partai Komunis Indonesia (PKI). Antonie CA Dake dalam In The Spirit of The Red Banteng: Indonesian Communists Between Moscow and Peking (2002) menggambarkan betapa hidup dan dinamisnya PKI di bawah kepemimpinan Aidit.Di samping berhasil menghela partai keluar dari isolasi politik,Aidit menerapkan disiplin partai serta membuka diri dengan menggandeng aliansi dengan kalangan borjuis nasional. Begitu pula, "The party was to increase its membership in six months from around 7,000 to 100,000. At the same time, a multitude of mass organizations were to be created or revamped, encompassing not only workers and peasents but also youth, women, poor people,ex-servicemen, and others.SementaraTempo(7 Oktober 2007) melukiskan dengan sangat baik sebagai berikut." Kantor PKI. adalah markas yang hidup dan bergerak. Organisasi tak hanya mengurus program partai tapi juga tetek bengek lainnya seperti anggota yang meninggal dan melahirkan.PKI tak hanya menjadi organisasi politik tapi juga menjadi komunitas. Ketika kantor pusat PKI dibangun di Jalan Kramat Raya, Jakarta, sebagian besar dananya diperoleh dari sumbangan anggota yang pengelolaannya dilaporkan secara transparan. Koran Harian Rakjatdigenjot oplahnya hingga mencapai 60 ribu eksemplar--jumlah yang fantastis untuk zaman itu!"Kini PKSTetapi benarkah hanya PKI yang berhasil membangun partai politik yang solid,hidup,dan dinamis seperti itu? Dake dan Tempo harus melakukan koreksi atas teorinya itu atau setidaknya menoleh ke PKS.Pasalnya, kini telah muncul partai seperti itu, yaitu PKS! Meski secara ideologi dan cita-cita berbeda secara diametral, PKS seperti halnya PKI memiliki mesin organisasi yang hidup, kuat, dan dinamis. Rapat-rapat massa dan rally PKS yang selalu rapi dan disiplin menambah bukti hidupnya partai ini. PKS mengurus anggotanya dan karena itu anggotanya juga menjalankan keputusan partainya, termasuk membayar iuran karena merasakan manfaat dari kehadiran partainya.Partai bukan hanya menguntungkan dan menjadi alat bagi elitenya, melainkan juga bagi anggotanya dan cita-citanya. Di PKS, presiden partai harus berkonsentrasi penuh untuk mengurus partai dengan segala tetek bengeknya. Ada konvensi yang unik dan menarik di sana: jika presiden partai terpilih menduduki jabatan publik, dia harus melepaskan jabatannya di partai.Walhasil,dengan tradisi ini,orang yang bersangkutan bukan hanya tidak dihadapkan pada situasi dilematis karena konflik kepentingan akibat perangkapan jabatan, melainkan juga waktu, energi, dan pikirannya tercurah untuk partai atau jabatan politik yang dipegangnya. Sementara partai-partai politik lain justru punya kelaziman yang sebaliknya: memilih orang yang sedang menduduki jabatan publik (berkuasa) untuk menjadi ketua.Di sisi lain, untuk mengamankan jabatan publik yang sudah diraihnya (menteri, gubernur, bupati, dan lain-lain), orang tersebut justru semakin memperkuat cengkeramannya dalam partainya.Rupanya ada psikologi ketakutan dalam diri orang-orang ini bahwa jika posisinya di partai lepas akan membahayakan jabatan politiknya itu.Walhasil, alih-alih membangun partai menjadi kuat, mereka justru memperalat partai! Dalam suasana kepartaian yang seperti itulah PKS dengan spirit yang merona menyeruak ke depan dalam pentas politik nasional. Primus inter minus malum! (*)
Hajriyanto Y Thohari Pengamat Kenegaraan dan Keagamaan

Prabowo Incar PKS

INILAH.COM - Makassar. Demi memperluas basis dukungan dan membahas kemungkinan koalisi dalam menghadapi Pemilu 2009, Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto mengungkapkan, dirinya akan segera menemui pimpinan PKS."Dalam waktu dekat kita akan ketemu dengan tokoh-tokoh PKS," tutur Prabowo di Makassar Selasa (4/11) malam, usai berorasi dalam Muktamar VI Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) di gedung Lembaga Administrasi Negara (LAN) Antang. Dengan UU Pilpres yang mensyaratkan 20 persen suara dan 25 persen kursi, Prabowo menyatakan kemungkinan berkoalisi dengan PKS sangat terbuka.Meski begitu, mantan Danjen Kopassus itu menambahkan tidak hanya PKS saja yang akan diajak bekerjasama. "Dalam demokrasi semua pihak adalah mitra sehingga komunikasi itu harus ada dan bekerja sama dengan baik untuk kepentingan rakyat, tapi tetap bersaing dalam program dan solusi," ujarnya.Ketika didesak, partai mana saja yang akan diajak berkoalisi oleh Gerindra, Prabowo menolak mengungkapkan. "Soal koalisi nantilah. Yang penting kita selalu berkomunikasi dengan baik," tandasnya.

Caleg PKS Bebas dari Complain

PK-Sejahtera Online. Masa pengumuman daftar calon sementara (DCS)calon legislative (Caleg) untuk DPRD Kota Pekanbaru telah di umumkan, hasilnya banyak masukan yang datang dari masyarakat terkait dengan para Caleg. Di mulai dari kasus korupsi, tindakan amoral, sampai di protes karena Caleg tidak di kenal didaerah pemilihannya.Hadid, SP ketua Tim Advokasi DPD PKS Pekanbaru menyebutkan, “Alhamdulillah pihak kami sudah langsung menghubungi KPU kota Pekanbaru, dan hasilnya tidak satupun Caleg dari PKS yang mendapatkan protes dari masyarakat, ini menunjukkan bahwa proses penyeleksian Caleg di partai kami berjalan dengan baik," ujarnya.
adid yang sehari-hari sebagai staf ahli Fraksi Keadilan Sejahtera Kota Pekanbaru menambahkan, kami berharap masyarakat cerdas dalam memilih pilihannya nanti di Pemilu Legislatif, dan kita di PKS Insya Allah memberikan figure-figur Caleg yang amanah dan mampu bekerja untuk kepentingan masyarakat. Jika ada Caleg yang mendapatkan complain dari masyarakat, itu menunjukkan bahwa bisa jadi partai lebih mengakomodir Caleg yang memiliki financial lebih besar, dari pada integritas dan kualitasnya. Dengan tidak adanya complain masyarakat ke Caleg PKS, pihaknya berharap PKS akan dapat menjadi partai yang paling banyak di pilih oleh masyarakat Pekanbaru di 2009 nanti.
(Sumber: PKS Pekanbaru)