REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA. "Lelucon terburuk tahun ini," demikian kata Daniel Sparringa, staf khusus presiden bidang komunikasi dan politik, menanggapi ide politikus Partai Demokrat, Ruhut Sitompul, agar jabatan SBY diperpanjang hingga tiga periode. Menurut Daniel Sparringa, usulan Ruhut Sitompul sama sekali tidak mencerminkan kehendak dan rencana SBY.
Istana menanggapi dengan terkejut ide Ruhut Sitompul. Mereka menganggap ini pandangan yang tidak saja tidak merepresentasikan pikiran Istana, tidak mencerminkan kehendak dan rencana presiden, melainkan juga membuat gaduh yang sebenarnya tidak perlu.
Presiden sendiri di dalam beberapa kesempatan mengatakan kepada publik komitmen kuatnya mematuhi konsitusi. Dalam periode jabatan kedua ini, seluruh program pemerintah berjalan dengan baik, ujar Daniel Sparinga. "Kalau harus ditanya pandangan presiden, jelas presiden sangat tidak happy. Tidak menyambut apa pun pernyataan itu dan bahkan mungkin menganggapnya sebagai lelucon politik."

