jika politik adalah sesuatu yang abu-abu
yang menjadi senjata para penguasa
yang menjadi sindikat pengejar harta dunia
maka aku bukanlah itu
Namun jika politik adalah pembelaan & perjuangan
yang membangunkan keberanian retorika
dan lantang meneriakkan keadilan
maka aku adalah politikus itu

Jika demokrasi adalah belenggu penjajahan
diramaikan oleh tangan-tangan gila jabatan
disetir untuk mengubur kepribadian anak bangsa
maka itu bukan tempatnya
Namun jika demokrasi adalah sebuah peluru pembebas
yang pengusungnya adalah teladan sejati
dan ideologinya menembus keangkuhan parlemen
maka itu adalah kendaraannya..

Rabu, 07 Oktober 2009

Melunak, PKS Bantah Dapat Kepastian Hidayat Jadi Menteri


Jakarta. Dalam sidang paripurna pemilihan pimpinan MPR, PKS abstain dan tidak mengajukan nama-nama calon pimpinan. Padahal, sebelumnya partai dakwah ini ngotot memajukan anggota majelis syuronya Hidayat Nur Wahid sebagai Ketua MPR.

Wasekjen PKS Zulkieflimansyah membantah melunaknya sikap tersebut dikarenakan PKS sudah mendapat kepastian dari Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bahwa Hidayat akan menjadi menteri dalam kabinet mendatang.

"Nggak, nggak (ada kepastian), biasa-biasa saja. Kita ingin memuliakan kebersamaan," kata Zulkieflimansyah saat dihubungi detikcom, Senin (5/10/2009).

Zul, sapaan akrabnya, juga menambahkan belum ada pembicaraan antara PKS dan SBY terkait menteri dan kabinet mendatang.

"Belum. Itu urusan SBY dan Tifatul (Presiden PKS-red)," ujarnya.

Dalam sidang paripurna pemilihan pimpinan MPR 3 Oktober malam, semua fraksi kecuali PKS mengusulkan 1 paket calon pimpinan dengan nama-nama yang sama. Mereka adalah Taufiq Kiemas (Ketua MPR), Hajriyanto Tohari (Wakil Ketua dari Golkar), Melani Lemeina Suharli (Wakil Ketua dari Demokrat) dan Lukman Hakim Saefuddin (Wakil Ketua dari PPP), dan Farhan Hamid (Wakil Ketua dari DPD).

"Kami memutuskan tidak mengusulkan calon pimpinan MPR 2009-2014. Meski demikan kami tetap menghormati persidangan ini," kata Zulkieflimansyah saat menyampaikan pandangan fraksinya.

Meski demikian, PKS berharap ke depan pimpinan MPR dapat menjaga ideologi Pancasila dan mengawal keutuhan bangsa dalam bingkai kebhinnekaan.


Sumber: DetikCom

Pemilihan Ketua MPR


PKS Abstain
PK-Sejahtera Online. Walaupun hampir seluruh fraksi MPR mengajukan calon paket tunggal dengan komposisi Taufik Kiemas (PDIP) sebagai Ketua, dan wakil yang terdiri dari Hj. Meilani Leimena, Hajrianto Tohari, Lukman Hakim Syaefuddin (PPP), dan Ahmad Farhan Hamid (DPD), namun PKS menyatakan diri "Abstain" tidak ikut mencalonkan.

Presiden PKS Tifatul Sembiring menyampaikan, setelah PKB mundur dari paket PKS, PKB dan tiga dari DPD, maka akhirnya paket kehilangan magnitudenya, sehingga diputuskan abstain. Namun Tifatul sangat menyayangkan, kurang terakomodasinya utusan dari DPD yang mencerminkan keterwakilan daerah secara seimbang.

"Pak Farhan Hamid memang dari DPD NAD, namun secara umum sdh diketahui bahwa ybs adalah politisi yg berasal dari PAN", ujar Tifatul.

Tifatul pun ikut mengucapkan selamat kepada Ketua MPR terpilih Taufik Kiemas, dan menegaskan bahwa paket Hidayat Nurwahid yang dirancang semula, tetap dalam komitmen NKRI.

"Tidak benar Pak Hidayat itu ancaman terhadap NKRI, justru dimasa kepemimpinan beliaulah, sosialisasi UUD intensif disampaikan", pungkas Tifatul.

Kedepan PKS berharap agar Pimpinan MPR terpilih tetap konsisten untuk membangun kemajuan dan kesatuan bangsa.


Sumber: http://www.pk-sejahtera.org/v2/index.php?op=isi&id=7998

Selasa, 06 Oktober 2009

Ketua MPR Kembalikan Mobil Dinas


PK-Sejahtera Online. Penyerahan ini dilakukan Hidayat seiring dengan telah selesainya masa tugas sebagai Pimpinan MPR.Penyerahan mobil dinas ini diikuti oleh seluruh Wakil Ketua MPR yang lainnya Aksa Mahmud, Ibu Mooryati Sudibyo dan AM Fatwa di depan gedung MPR/ DPR usai pelantikan. "Hari ini kami mengembalikan mobil dinas sehubungan telah berakhirnya masa tugas sebagai pejabat negara. Berati mobil ini bukan lagi hak kami dan harus dikembalikan ke negara melalui Sekjen MPR," kata Hidayat di depan mobil RI 5 nya.

Hidayat menyerahkan mobilnya langsung kepada Sekjen Rahimullah beserta kunci serta STNK. Masing masing mobil itu bernomor RI 5(Hidayat Nur Wahid), RI 49 (AM Fatwa), RI 50 (AKsa Mahmud), RI 51 (Ibu Mooryati). Hidayat mengharapkan agar seluruh pejabat yang sudah menyelesaikan tugasnya juga melakukan hal yang sama. "Semoga pejabat negara yang lain bisa melakukan hal yang sama," katanya.

Anggota DPR RI Dapil JAwa Tengah V itu juga berharap agar kedepannya, pemerintah tidak lagi memberikan fasilitas mobil mewah kepada pejabat negara. Apalagi Indonesia sekarang sedang banyak dilanda bencana."Kita tidak ingin pejabat negara disalahpersepsikan oleh masyarakat. Apalagi negara sedang banyak bencana," pungkasnya.

Siap Maju

Saat dikonfirmasi kesediaannya untuk kembali menjadi Ketua MPR, Hidayat mengatakan siap melaksanakan amanah yang ditugaskan partai. "Saat ini Saya sudah selesai melaksanakan tugas dengan baik. Dan partai pun sudah mengeluarkan keputusan mencalonkan Saya menjadi Ketua MPR. Sebagai Kader PKS, Saya siap melaksanakan keputusan partai," ujarnya. Namun demikian, lanjut Hidayat, untuk masalah koalisi masih menunggu lobi politik. "Kita lihat nanti saja, kan rapat paripurnanya saja belum," pungkas Hidayat.


Sumber: http://www.pk-sejahtera.org/v2/index.php?op=isi&id=7981

Rapat Pertama Fraksi PKS Dihadiri Presiden PKS

PK-Sejahtera Online. Usai dilantik, anggota DPRRI dari Partai Keadilan Sejahtera menlakukan pertemuan di ruang rapat Fraksi PKS di Nusantara I lantai 3 Komplek MPR/DPR/DPD RI, Kamis(1/10). Anggota FPKS berjumlah 57 orang yang terdiri dari 3 orang perempuan dan 54 laki-laki. 33 orang anggota baru dan 24 anggota sebelumnya.



Tifatul Sembiring (Dapil Sumatera Utara I) menyalami Abdul Hakim sebelum dimulai Rapat FPKS. Tifatul merupakan Anggota baru FPKS yang juga Presiden PKS, sementara Abdul Hakim (Lampung) merupakan anggota FPKS lama.



Tifatul Sembiring dan Mustafa Kamal (Ketua Fraksi PKS yang baru) memimpin Rapat Pertama.



Rapat dihadiri oleh seluruh anggota FPKS yang berjumlah 57 orang



Tampak Adang Daradjatun duduk bersama anggota FPKS lainnya.



Rapat dimulai dengan memperkenalkan diri dihadapan seluruh anggota



Aleg perempuan PKS berjumlah tiga orang yang terdiri dari (kanan-kiri),
Herlini Amran (Dapil Kepulauan Riau), Yoyoh Yusroh (Banten III) dan Ledia
Hanifa (Jawa Barat I)



Anggota FPKS berfoto bersama di tangga depan gedung kura-kura, dimana
tempat mereka dilantik.

Aktifitas Relawan PKS di Lokasi Bencana

Posko PKS yang beralamat di Kantor DPW PKS Sumatera Barat di Jl Batang Agam No.11 Padang Baru, Kodya Padang, (Telp 0751 – 7055 154), semakin padat dengan berbagai aktifitas selama 24 jam. Relawan dan bantuan juga terus berdatangan dan langsung diarahkan dan didistribusikan ke daerah-daerah yang membutuhkan.


Kondisi Kota Padang.

Tim Relawan Kepanduan PKS pagi ini (3/10) melaporkan bahwa kerusakan berat yg masif menyebar di Padang dan Pariaman. Kota Padang masih memerlukan alat berat untuk memperlancar rescue dan evakuasi yang masih terus dilakukan untuk mencari korban yang dikhawatirkan masih terdapat di bawah reruntuhan bangunan. Alat berat juga diperlukan untuk membersihkan jalan dan fasilitas umum lainnya agar dapat difungsikan seperti semula.

Pasokan listrik sudah ada di berapa lokasi, dalam 3 hari ke depan diharapkan akan terus bertambah. Sementara itu BBM / premium sudah disupply hampir di semua SPBU dengan antrian yang panjang dan terus menerus sepanjang malam. Beberapa SPBU tetap buka 24 jam, namun terkendala minimnya tenaga operator yg belum full karena beberapa di antaranya turut menjadi korban gempa. Antrian di SPBU juga diperparah oleh banyaknya masyarakat yang antri membeli bensin dengan jerigen kecil atau botol, yang kebanyakan akan dijual lagi. Sedangkan antrian motor dan mobil relatif terjadi karena kebutuhan masyarakat lokal dan arus mudik. Di beberapa SPBU juga sudah tidak terjadi pembatasan pembelian sehingga kendaraan dapat mengisis full tank.

Di kota Padang toko-toko yang biasa menjual kebutuhan sehari-hari belum buka sehingga ke depan berpotensi meningkatnya permintaan air bersih, makanan dan susu formula serta kebutuhan pokok lainnya.

Di kota Padang korban luka umum nya sudah dievakuasi dan dirawat intensif walaupun dengan fasilitas yang terbatas.


Tim Rescue dan Tim Medis PKS.

Proses Rescue diutamakan di daerah Pariaman dan daerah pedesaaan, yang saat ini masih bersifat sporadis mengingat keterbatasan tenaga rescue. Sehingga relawan PKS yang berasal dari berbagai wilayah sebagian besar diarahkan ke Pariaman dan sekitarnya.

Tim Medis PKS, bersama Tim Medis BSMI dan PKPU saat ini masih berada di Dusun Sungai Jilatang, Nagari Campago, Kec 5 Koto Kampung Dalam, Pariaman. Terdapat 101 pasien yang berasal dari 237 rumah/kk. Di wilayah ini hanya tinggal lima rumah yang masih layak dihuni. Masyarakat membutuhkan: tenda, terpal, selimut, dan sembako.


Komunikasi Radio.

Komunikasi telepon masih menjadi kendala, sehingga Tim Radio Komunikasi Kepanduan PKS terus mengupayakan agar jaringan radio komunikasi yang ada dapat dioptimalkan dan diperluas jangkauannya, agar memudahkan komunikasi dan koordinasi di lapangan.


"Kami menghimpun dan menyalurkan bantuan untuk korban bencana melalui Posko-posko di wilayah di seluruh Indonesia, serta PIP PKS di Luar Negeri. Salurkan kepedulian Anda melalui Rekening BCA 7600 31 8181 atas nama PKS P2B serta Rekening Bank Mandiri 12700 1111 1117 atas nama PKS"


Sumber: http://www.pk-sejahtera.org/v2/index.php?op=isi&id=7995

Soal Ketua MPR, PKS Ditelikung Koalisi

INILAH.COM, Jakarta. Jalan mulus untuk menduduki kursi Ketua MPR, telah terbentang bagi Ketua Deperpu PDIP Taufiq Kiamas. Karena, hingga saat ini Partai Demokrat, PAN dan PPP meninggalkan PKS dan bulat mendukung suami Megawati Soekarnoputri itu.

"Kita sudah bicara dengan ketua FPD sepakat mendukung Pak Taufiq Kiemas. Ada arahan dari PD untuk itu kita PAN, PPP, PD sudah bulat," kata Sekjen PAN Zulkifli Hasan, di gedung DPR, Jakarta, Rabu (30/9).

Jadi, sambungnya, Taufiq Kiimas sudah tidak ada halangan lagi untuk menduduki kursi Ketua MPR. Sebab, hampir bisa dipastikan akan menang telak dari Hdayat Nur Wahid yang dijagokan PKS

Sebelumnya, PDIP mengklaim bahwa telah mendapat dukungan dari SBY untuk mengajukan nama TK menjadi Ketua MPR pada periode2009-2014. Namun PKS juga mengklaim bahwa antara PKS dan SBY telah ada kesepakatan untuk mengusung nama Hidayat Nurwahid maju kembali sebagai calon Ketua MPR. [win/mut]


Sumber: http://inilah.com/berita/politik/2009/09/30/161566/soal-ketua-mpr-pks-ditelikung-koalisi/

PKS Minta SBY Nyatakan Bencana Nasional


Konsekuensinya, Pemerintah diminta mengajukan APBN Perubahan ke DPR.

VIVAnews. Partai Keadilan Sejahtera meminta Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Wakil Presiden Jusuf Kalla menyatakan gempa di Sumatera Barat sebagai bencana nasional. Sebagai tindak lanjutnya, Presiden segera mengusulkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan kepada Dewan Perwakilan Rakyat.

"Kedua, DPR dan DPD yang baru dilantik untuk membantu saudara-saudara yang kena musibah dengan menyerahkan seluruh uang prestasi melalui fraksi masing-masing," kata Refrizal (PKS, Sumatera Barat II) dalam pernyataan tertulisnya usai dilantik sebagai anggota DPR, Kamis 1 Oktober 2009.

Kemudian, PKS juga mengimbau pimpinan DPR sementara dan anggota DPR dan DPD dari Sumatera Barat segera ke Sumbar untuk memberi bantuan.

Sebelumnya, Wakil Presiden Jusuf Kalla usai Rapat Kabinet Terbatas menyatakan tanggap darurat untuk pascagempa dilakukan selama dua bulan. Gempa Sumatera Barat ini diakui lebih kuat dampaknya daripada gempa Yogyakarta pada 2006 silam.

Namun Jusuf Kalla belum menyatakan gempa berkekuatan 7,6 Skala Richter yang berpusat di perairan Pariaman, Sumatera Barat, ini sebagai bencana nasional. Meski begitu, JK menyatakan pemerintah menyiapkan dana penanggulangan bencana tak terbatas.


Sumber: vivanews

*** INDAHNYA UKHUWAH ISLAMIYAH ***


Ayatullah Ali Khamenei menjadi imam shalat yang juga dimakmumi oleh jamaah Ahlus Sunnah


“Sesungguhnya (agama tauhid) ini adalah agama kamu semua; agama yang satu dan Aku adalah Tuhan kalian, maka beribadahlah.” (QS. Al-Anbiyâ` : 92)


Shalat Jumat bersama Syiah dan Sunni di Makkah



Almarhum Syaikh Ahmad Yassin ra (Penasihat Hamas) dan Sayyid Hassan Nasrallah ha (Sekjen Hizbullah)


Ismail Haniyah (Pemimpin Hamas) dan Ayatullah Khamenei (Pemimpin Spiritual Rep. Islam Iran)


Ramadhan Abdullah (Gerakan Jihad Islam Palestina) saat shalat bersama dengan Mahmoud Ahmadinejad (Presiden Rep. Islam Iran)



Ismail Haniyah (Pemimpin Hamas) setelah berziarah dari makam Imam Khomeini ra.


Sumber: http://ejajufri.wordpress.com/gambar/

Minggu, 04 Oktober 2009

Fraksi PKS Sumbang Gaji Pertama untuk Korban


PKS telah mengirim tim untuk bangun dapur umum dan enam dokter ke lokasi gempa.


VIVAnews. Anggota Dewan Perwakilan Rakyat dari Partai Keadilan Sejahtera menyumbangkan uang representasi pertama mereka untuk korban gempa di Sumatera Barat. Selain itu, Dewan Pimpinan Pusat PKS juga telah menyumbangkan dana awal Rp 50 juta.

"Para anggota Fraksi PKS akan menyumbangkan uang representasi pertamanya," kata Presiden PKS, Tifatul Sembiring, usai dilantik sebagai anggota DPR, di gedung parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis 1 Oktober 2009.

Sementara bantuan Rp 50 juta akan digunakan untuk kebutuhan sehari-hari korban gempa yang mengungsi. Selain itu, PKS juga telah mengirim tim turun ke lokasi gempa di Padang dan Padang Pariaman.

Tim tersebut melakukan pemetaan masalah, mendirikan tenda, membangun dapur umum, dan fasilitas kesehatan. PKS mengirim enam dokter bekerjasama dengan Tim Tanggap Darurat Program Penanggulangan Bencana PKS.

Sebelumnya, Amien Rais mengusulkan 20 persen gaji pertama anggota DPR disumbangkan untuk korban gempa berskala 7,6 Skala Richter kemarin. Menurut Amien, inilah bentuk simpati yang paling tepat dari para anggota DPR.


Sumber: vivanews

PKS: SBY yang Minta Hidayat Tetap Ketua MPR

VIVAnews. Partai Keadilan Sejahtera sebenarnya sudah lapang dada tak mendapat posisi Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat. Kadernya yang Ketua MPR periode 2004-2009, Hidayat Nur Wahid, lalu disodorkan sebagai calon menteri ke Presiden terpilih, Susilo Bambang Yudhoyono. Lalu apa respons SBY?

"Sewaktu PKS menyodorkan Hidayat sebagai kandidat menteri, Pak SBY menyatakan, sebaiknya beliau tetap menjadi Ketua MPR dan saya (SBY-red) tetap mendukung beliau," kata Wakil Sekretaris Jenderal PKS, Fahri Hamzah, di gedung parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu 30 September 2009.

Karena itu, PKS pun kembali mencalonkan Hidayat memimpin lembaga yang berwenang mengamandemen konstitusi itu. PKS yakin, SBY akan kembali mendukung Hidayat.

"Logikanya, ketika PDIP menjadi musuh kita dalam pertempuran memenangkan kursi presiden, Pak SBY sudah mengatakan bahwa Pak Hidayat saya senang kalau Bapak tetap duduk sebagai Ketua MPR," kata Fahri. Belum lagi masalah kenyamanan. "Tentu SBY lebih nyaman dengan Hidayat."

Dan keyakinan itu masih ada. Selaku Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat, SBY bisa saja memerintahkan jajaran partainya mendukung Hidayat kembali jadi Ketua MPR. "Masalahnya keputusan ada di tangan SBY dan Demokrat pasti akan mendengar SBY," kata Fahri. "Demokrat ya SBY."

Politisi-politisi Partai Demokrat, meski belum resmi, berulang kali menyatakan mendukung Taufiq Kiemas sebagai Ketua MPR. Bahkan semalam, tiga partai yakni Demokrat, Partai Persatuan Pembangunan dan Partai Amanat Nasional berkumpul dengan Taufiq Kiemas.


Sumber: http://politik.vivanews.com/news/read/93235-pks__sby_yang_minta_hidayat_tetap_ketua_mpr