Boyolali (20/3) - Kata mentoring sudah tidak asing dalam dunia
pendidikan. Mentoring biasanya merupakan kegiatan asistensi agama Islam.
Namun bagi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Boyolali,
mentoring kali ini dibuat berbeda, yaitu mentoring petani.
Pada Minggu (20/3), bertempat di Aula Lt 2 kantor DPD PKS Boyolali,
berkumpullah 41 petani dari berbagai kecamatan di Kabupaten Boyolali.
Mereka datang dalam acara mentoring petani PKS Boyolali. Seperti halnya
mentoring, petani tersebut dikelompokkan dalam 4 jenis kelompok usaha
pertanian yaitu tanaman pangan, hortikultura, pengolahan hasil pertanian
dan peternakan. Masing-masing kelompok didampingi oleh pementor.
Pertemuan mentoring dilaksanakan minimal sebulan sekali.
"Mentoring
petani ini adalah program PKS untuk petani, target peserta mentoring
adalah meningkatkan kapasitas, kualitas dan level usaha Petani" Terang
Wawan selaku koordinator mentoring petani.
Salah satu peserta dari Ampel, Joko Purnomo menuturkan, "Saya di rumah
beternak sapi. Senang ikut mentoring ini karena membahas masalah teknis
petani" Petani merasa terbantu dengan program ini.
Bagi petani yang belum bergabung dengan mentoring petani dapat mendaftar
melalui kantor DPD PKS.
"Kami berkomitmen untuk memajukan pertanian di
Kabupaten Boyolali. Di tengah perhatian pemerintah yang kurang terhadap
petani maka PKS akan selalu bersama petani " Pungkas Nur Arifin selaku
Wakil Ketua DPD PKS Boyolali.
Sumber: PKS Boyolali Online

Tidak ada komentar:
Posting Komentar